Di India Kawasaki Lebih Murah Dari Hyosung, Di Indonesia Boleh Jadi Sebaliknya

Seperti James Bons tulis kmarin dari Motorids bahwa Bajaj dan Kawasaki melaunch Ninja 650 atau ER 6 Sarungan dengan harga 4,57 Lakh atau sekitar 86 juta Rupiah. Murah to, hehehe lah kok bisa! Ya iya wong Kawasaki India mendatangkan mongtor ini ke India ia CKD aka dirakit oleh Bajaj. Sementara itu kompatitornya, Hyosung menujual jagoanyya agak mahal yakni di kisaran 4,75 -5,69 Lakhatau sekitar 90-107 juta Rupiah.

Nah Kondosi ini boleh jadi berbalik di Indonesia, ketika Kawasaki mendatankan ER 6 N aka tak pakek sarung yang kabarnya dibandrol 180 jeti ya muhal karena didatangkan dalam bentuk utuh, belum lagi kena pajak barang mewah, ya uwis muhal. Nah Hyosung yang 650 cc kan dirakit oleh PT Honley Semarang  jadi sistemnya CKD maka akan ada potongan harga cukup signifikan. Nah siapa tahu si Hyosung 650 ini bisa dijokul dibawah 100 jeti, wah klepek-klepek nih kawasaki kalau sampai ini terjadi.

18 komentar pada “Di India Kawasaki Lebih Murah Dari Hyosung, Di Indonesia Boleh Jadi Sebaliknya

  • 10 Juni 2011 pada 11:02
    Permalink

    Horeeee pertamaxxxx

    Balas
  • 10 Juni 2011 pada 11:03
    Permalink

    Pertamaxxx cuy..
    *gaya 4lay yg ga pernah dpet permamaxxxxxx
    Mosoookkkk

    Balas
  • 10 Juni 2011 pada 11:04
    Permalink

    Semakin banyak pilihan untuk naik kelas…
    Bagus

    Balas
  • 10 Juni 2011 pada 13:03
    Permalink

    kasian hyosung di india…. Baru aja masuk india sudah mau dibunuh bajaj dg perang harga…. Kalo di indonesia hyosung aman keliatannya…

    Balas
  • 10 Juni 2011 pada 14:20
    Permalink

    tetep aja hyosung 650 kena pajak barang mewah . . .
    mo CKD mo CBU bedanya cuma ‘beberapa’ juta doang kok . . .
    —-
    emangnya motor > 600cc di indonesia mahal gara2 CBU? gara2 pajak lah, orang bijak bayar pajak, orang cerdik punya temen orang pajak . . .

    Balas
    • 10 Juni 2011 pada 16:17
      Permalink

      yup, asalkan nggak diembat gayus yang lain takpapalah bayar pajak juga

      Balas
  • 10 Juni 2011 pada 16:14
    Permalink

    pajakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk bikin mumettttttttttttttttttttttttttt,,,,,,,,
    lama2 bikin anak juga pajekkkkk

    Balas
  • 10 Juni 2011 pada 16:20
    Permalink

    sarung wae kena pajak…

    Balas
    • 10 Juni 2011 pada 21:05
      Permalink

      nganggo godhong gedhang ae wes mesthi gak keno pajek!

      Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: