Tag Line Fino "Fashionable Matic" Mengesankan bahwa Scoopy Retro Matic atau Bahkan Katro

Bagi penggemar Scoopy sabar dulu, ini bukan pembunuhan karakter Scoopy, karena James Bon

1013101620X310
1013101620X310

s sendri adalah FBS aka fans berat Sccoopy. Ya ini adalah sebuah analisa tag line yang diluncurkan Yamaha dalam memasarkan Produknya. Analisa ini diusulkan oleh bro Blade-in, thanks for idenya.

Sebagai pendahuluan menurut bro Blade-in bahwa untuk menarik pasar baru, Yamaha kayaknya tidak ingin pake istilah retro (yang segmented tentunya). Tapi memakai istilah “fashionable”

 (matikgaya, yang lebih luas). Bahasa promosinya: “Yang mau retro, pake Scoopy, Tapi yang mau gaya, pake Fino !”Kita liat seberapa ampuh jurus “diferensiasi” istilah ini menghipnotis konsumen !

01_classic20white1-300x273
01_classic20white1-300×273

Ini bisa dikatakan dengan bahasa iklan yamaha terdahulu bahwa “Yamaha semakin di depan, yang lain makin ketinggalan” lalu menjadi “Fino matik gaya, yang lain katro”. Satu bahasa iklan dengan nada sidiran yang tentunya masih sati nada dan cukup menyentil alias nylekit. Sah-sah saja melanjutkan tag line ini bahwa yang makek Fino makin gaya dan yang makek Scoopy makin retro dan kemudian dikembangkan menjadi ejekan katro.

Nah setidaknya ada dua hal yang perlu dicermati. Pertama anggaplah ini hanya bahasa Iklan untuk meraih simpati konsumen. Lalu ke dua justru statmen ini harus disesuaikan data fakta yang ada, mengatakan bahwa Scoopy itu retro berdasarkan tolak ukur apa, lalu mengatakan Fino fashionable matik juga ukurannya apa. Kalau hanya sebagai sentilan bahasa iklan, sah-sah saja bahwa Fino ini memang datangnya belakangan dan boleh jadi akan laku karena mengatasi kejenuhan pasar terhadap Scoopy yang sudah lama, dan dengan bahasa ini orang akan tersipu dan terpesona untuk meminangnya. Namun sebaliknya bagi sebagian orang yang tau otomotif dan gaya, tentu dia akan berpikir rasional dan melihat data yang ada. Konsumen model ini pasti mempertanyakan, apa sih keunggulan Fino dibanding Soopy? Nah kini saatnya tugas Yamaha membuktikan bahasa iklannya bahwa Fino Lebih gaya daripada Scoopy. Kalau tidak? Ya jangan berharap bisa memikat golongan ini. Atau malah slogan “Matik Gaya” berubah jadi “Mati Gaya”. Selamat berjuang Fino!!!!!

54 komentar pada “Tag Line Fino "Fashionable Matic" Mengesankan bahwa Scoopy Retro Matic atau Bahkan Katro

  • 20 Januari 2012 pada 04:41
    Permalink

    fino bakal nemuin jalan terjal..
    tapi ini bagus buat kompetisi yg sehat… 🙂

    Balas
    • 20 Januari 2012 pada 09:51
      Permalink

      lexy nya kang taufik aja dianggap scoopy…apalgi fino yg mirip scooopy…efek first mover

      Balas
    • 21 Januari 2012 pada 15:48
      Permalink

      hmm,,, iya juga.. emang sih kerenan mio fino ini,,, jadi nantinya yamaha membuat mindset di masyarakat bahwa matic scoopy itu jadul dan orang yg telanjur beli scoopy akan merasa kecewa karna dah terlanjur beli scoopy dan berpikiran matik keren fashionable banyak pilihan itu fino.. scoopy harus membuat gebrakan nih,,

      Balas
  • 20 Januari 2012 pada 05:01
    Permalink

    lidah tak bertulang mbah, biar ga dibilang jilat ludah sendiri

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 05:18
    Permalink

    Hahaha
    Mantap

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 08:14
    Permalink

    Emang slogan “Fino matik gaya, yang lain katro” udah dipakai Yamaha ya?

    Balas
    • 20 Januari 2012 pada 08:43
      Permalink

      FIno Fashionable mattic kan memang didengungkan Yamaha dengan tidak memakai istilah retro,nah dari sinilah kesan yang akan dibangun adalah saingannya retro dan bisajadi menjurus ke katro.

      Balas
  • 20 Januari 2012 pada 09:48
    Permalink

    taglinenya nyerang banget.. kita liat hasinya nanti mau Fino atau Scopy ane pilih zuma..

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 10:00
    Permalink

    Baik fino maupn sekupi aku ra seneng….
    Mending model Filano

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 10:34
    Permalink

    menurut q masih manisan scoopy

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 11:00
    Permalink

    Fino (mio clasik) terlahir/datang dengan wajah jadul “melengkapi” keluarga besar Mio, posisinya pun sejajar dengan Mio. Berbeda dengan Xeon, terlahir dari/sebagai kasta sekutik tapi terlepas dari keluarga Mio, tak hayal nasibnya seperti anak jalanan yang ingin meraih sukses secara mandiri tanpa adanya dukungan dari keluarga.

    Balas
    • 20 Januari 2012 pada 19:23
      Permalink

      dengan kata lain memang paling nyleneh gitu ya mas bro

      Balas
  • 20 Januari 2012 pada 11:24
    Permalink

    Bons…
    kalender motoGPné gantien sing 2012 dong
    mosok sik 2011…KADAL..LUWARSA :mrgreen:

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 13:57
    Permalink

    Dah lama denger motor ini , baru kali ini msk di mari . . . Banyak mio spek drag yg comot cdi fino . . . Berarti fino ini retro kencang sepertinya “

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 14:45
    Permalink

    eh mbah bons, bukannya taglinenya scoopy itu “retro modern” ya?
    CMIIW

    di websitenya ahm, katanya scoopy tuh matic retro modern pertama di indonesia. Trus katanya untuk yg ingin berjiwa retro dgn tampilan modern. Cmiiw lagi :mrgreen:

    Balas
    • 20 Januari 2012 pada 19:13
      Permalink

      ya betul mas bro, tapi kan yang ditonjolkan adalah kesan setelah Fino disebut Fashionable Matick, bukan retro modern matik, jadinya menganngap retro=katro, hanya kesan yang timbul

      Balas
  • 20 Januari 2012 pada 15:47
    Permalink

    ah jangan sensitif gitu ah…itu hanya perasaan mas Bonsai saja… 😀

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 16:13
    Permalink

    Wuiiih… usul ane di tanggapi rupanya. Thanks Bro sudah diulas. Saya gak bilang retro lho. Yang mlesetin jadi “katro” tu Mas Bonsai ya !!! Kita berharap pergeseran istilah retro ke fashionable membuat ms matic-retro ini semakin besar. Apalagi denger-denger Yamaha langsung gelontorin 20 ribu unit Fino di bulan pertamanya …

    Balas
    • 20 Januari 2012 pada 19:05
      Permalink

      hehehe, ada bumbunya to mas bro wekekekek thanks usulnya

      Balas
  • 20 Januari 2012 pada 17:34
    Permalink

    Kalo gw terjemahin sih di kamus Fashionable = sesuai dengan mode terakhir,modern
    bukannya motor bergeenre retro itu ya nuansanya balik ke masa lalu…udah jelas jelas fino brojolnya retro di thailand juga….kenapa orang yamaha indonesia nggak pake bahasa indonesia aja buat tagline…daripada pake bahasa inggris tapi blepotan.

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 19:29
    Permalink

    ana sing nesu dilok-ke katrok… memeng ana sik nguneni katrok mbah?
    mringis… 😀

    Balas
  • 20 Januari 2012 pada 21:40
    Permalink

    “fashionable matic” masih dalam konteks kompetisi yg benar…mantaap

    Balas
  • 21 Januari 2012 pada 17:20
    Permalink

    mungkin maksud “Fashionable” itu, biar kate retro/jyadul tapi masih disukai zaman. Atau lebih pas begini: “Biarin telat nongol, tapi bisa bikin lebih heboh…..” he he he

    Balas
  • 4 Oktober 2014 pada 22:04
    Permalink

    Today, I went to the beach front with my children. I found a sea shell and gave it to my 4 year old daughter and
    said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She put the shell to her ear and
    screamed. There was a hermit crab inside and it pinched her ear.
    She never wants to go back! LoL I know this is completely off topic but I had to tell someone!

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: