Motor India Adalah Pengontrol Harga Motor Jepang

Secara jujur James Bons berharap Motor India bisa terus survive dan bekembang. Misalkan P 180 digusur cepat,semoga saja pertnya tetap teredia dengan baik dan murah sehingga para pengguna brand Bajaj tetap setiapada brand ini. Pasalnya jelas motor India mengusung moto dan konsep motor murah, sedangkan motor jepang tidak. Sada ratau tidak sebenarnya motor India bisa mengontrol kenaikan harga motor Jepang,bayangkan jika tak ada P 180, P200, P220maka bisa jadi harga Tiger aka naik terus. Megarpo akan selangit.

Dulu harga motor begitu mahal lalu datanglah motor Cina yang super murah, maka produsen Jepangpun mendatangkan motor murah, lihatlah barisan Smash, Legenda, dan sebainya. Sayangnya motor cina tak dibekali dengan durabilitas yangbagus, maka motor murah jepangpun juga hanya sedikit lebih bagus dari motor cina. Nah kalau yang mengkontrol adalah motor India yang murah harganya dan beerkualita bagus, maka mau tak mau motor Jepang akan mengeluarkan produk bekualitas tapi denan harga murah.

Nah sebenarnya pengontrol harga harusnya bukan oleh motor India namun oleh motor nasional, namun karena mlempemnya permotoran Nasional maka pembadingnya juga pengontrolnya adalah motor India. Lumayan lhowww. DI India seniri juga berlaku demikian, ketika harga R 15 dan CBR 150 ahir dengan harga tinggi makan R 15 bikinan lokal datang dengan spek lebih tnggi namun harga lebih murah, makanya belakangan CBR 150 murunkan sedikit harganya. Setuju monggo, kalau nggak ya oleh saja, ini sekedar wacana. Kalau kurang monggoditambah, salah monggo dikoreksi.

29 thoughts on “Motor India Adalah Pengontrol Harga Motor Jepang

  • 11 Maret 2012 pada 17:01
    Permalink

    nasib mbah kita ini cuma konsumen…. mobnas sm motnas di solo ada cm keliatannya gaungnya kurang… daaaaan kita sudah terlanjur dininaboboken jepang=kualitas… laennya abal2… 👿

    Balas
    • 11 Maret 2012 pada 19:18
      Permalink

      tidur gak bangun-bangun kita ini

      Balas
  • 11 Maret 2012 pada 18:01
    Permalink

    pabrikan jepang sangat paham karakter orang indonesia,dikasih harga brapapun orang kita,pasti beli……karena apa?
    karena ego&gengsinya tinggi dan sudah mengkultuskan brand pabrikan jepang 🙁
    untunglah sekarang banyak pabrikan india yang menawarkan harga kompetitif….cmiiw

    Balas
  • 11 Maret 2012 pada 18:37
    Permalink

    Nah sebenarnya pengontrol harga harusnya bukan oleh motor India namun oleh motor nasional
    _______________________________________________________
    setuju ma poin ini masbro…di india sana yang menjadi tampuk pimpinan penjualan ya motor2 india sendiri,dan suksesnya mereka terutama karena rasa nasionalis rakyat sana yang besar,terlepas dari kualitasnya yang memang bagus.
    maka dari itu pabrikan2 jepang yang notabene bukan penguasa pasar ngga bisa main harga seenaknya seperti disini.
    Berharap suatu saat kita pun punya motor nasional yang canggih,berkualitas,dan juga ngga over pricing.

    Balas
    • 11 Maret 2012 pada 19:17
      Permalink

      semoga kita bisa cepat memulainya

      Balas
  • 11 Maret 2012 pada 18:38
    Permalink

    motnas oh motnas kapan bisa jadi pengontrol … bawaannya suudzon mulu sama oknum pemerintah terkait, lha pemerintah kok oknum 😀 opo tumonn :mrgreen:

    Balas
    • 11 Maret 2012 pada 18:40
      Permalink

      motnas yang kelas bebek dimarjinalkan, nanti ada yang dielukan, tapi kelasnya premium, motnas ratusan juta #agakserius

      Balas
      • 11 Maret 2012 pada 19:16
        Permalink

        harus segera direformasi Sep

        Balas
      • 11 Maret 2012 pada 20:10
        Permalink

        wekekeke, sistem

        Balas
  • 11 Maret 2012 pada 19:37
    Permalink

    motor jepang ngeluarin produk berkualitas dengan harga murah aminnn,..,.motor nasional ngeluarin produk berkualitas untuk mengatur harga aminn .,,., india bisa kenapa bangsa ini ga ,..,,.

    Balas
    • 11 Maret 2012 pada 20:12
      Permalink

      harus bisa gan, weheheh

      Balas
  • 11 Maret 2012 pada 19:44
    Permalink

    bentoel :p

    Balas
    • 11 Maret 2012 pada 20:14
      Permalink

      nggih gan!

      Balas
    • 11 Maret 2012 pada 20:15
      Permalink

      woh!!!

      Balas
      • 11 Maret 2012 pada 20:19
        Permalink

        wekeke.. logikanya kan jepun yg lebih superior..
        lha ini kok logikanya terbalik 🙂

        Balas
      • 11 Maret 2012 pada 20:52
        Permalink

        wkaka tapi yakin itulah yang terjadi bila strategi bisnis dimainkan dengan trik yang jitu, wehehemenurut ilmu kiralogi JamesBons

        Balas
  • 11 Maret 2012 pada 23:54
    Permalink

    Setuju sama pandangan mas bons

    Balas
  • 12 Maret 2012 pada 09:59
    Permalink

    syg bgt, coba produk nasional kt bs ikut perang.. Jepang masih ‘memblingsuti’ pasar otomotif kta..

    Balas
  • 12 Maret 2012 pada 12:21
    Permalink

    dengan persaingan yg sehat maka konsumen yg diuntungkn.
    《♥p200ns♥》

    Balas
  • 12 Maret 2012 pada 21:51
    Permalink

    Azas manfaat gan’ biar india yg mengatrol dulu harga pasaran dsini’ ambil ilmux orang india trus mulai dh indonesia bkn motor n mobil sendiri dgn syarat tentux bkn pabrikan dsini jga’ dgn bahan baku dsini n kualitas tinggi harga kurang lbh india. Trus untuk desain n perakitan kn’ bsa menggunakan anak SMK yg dipuxa diindonesia n diadakan pembelajaran serta training2. Ane yakin pelan tpi pasti semua akan berhasil gan’ menurut ane ga ada kata terlambat’ haxa dbutuhkan dukungan n kesabaran yg akan membuahkan hasil yg manis tentux,,,,,,,,,bravo indonesia, maju terus pantang menyerah, n semangat seperti pejuang qt,,,,,,,

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: