All About Berburu Rondo Daihatsu Taft GT

Sebuah artikel reques tentang Daihtasu Taft GT dari bro Alif Ramadhani  yang katanya ingin nebus si badak bermesin Diesel ini. Yup, dalam bahasan kini monggo kita ulas tentang sejarah Taft, kekurangan-kelebihannya, kisaran harga rondonya, dan tips berburunya.

Sejarah Taft
Taft di Indonesia terdiri dari 2 gen, gen I yang merupakan generasi awal, dan Gen II yang merupakan generasi Taft GT ini yang dikenal dengan Taft F 70. Taft F70 terlahir sebagai pekerja keras yang mampu berkompromi dengan kondisi alam yang ganas dan bahan bakar berkualitas rendah. Pertama muncul pada 1985, menjadi primadona baru bagi penggemar off-road dan pelaku pertambangan. Selama 10 tahun kiprahnya, Taft F70 mengalami penyesuaian-penyesuaian dengan kebutuhan zaman -sebagaimana dilansir otomotifnet-sebagai berikut:

  • 1985    : Menjadi tahun kelahiran bagi Taft F70. Dilengkapi dengan mesin diesel inline DL 41 berkapasitas 2.765cc.
  • 1986    : F70 LWB pick-up diperkenalkan. Keluarga besar F69 diperkenalkan mulai dari tipe GTS(SWB), GTX(MWB) dan GTL(LWB)
  • 1988    : Terjadi facelift, di mana lampu bundar diganti dengan lampu kotak dengan gril kecil sekaligus menjadi kiprah pertama F75 Rocky. Bersamaan dengan itu mesin pun diganti dengan tipe DL42.
  • 1991    : Girboks 4 percepatan manual dipensiunkan. Girboks 5 percepatan manual pun didaulat sebagai penggantinya dan F70 pun bisa dipacu dengan lebih lega di jalanan aspal.
  • 1992    : Facelift kembali terjadi, lampu kotak tetap dipertahankan, namun gril diganti dengan bentuk yang lebih besar.
  • 1995    : Menjadi tahun pamungkas bagi F70 dan F75. Posisisnya digantikan oleh Taft F73 atau yang dikenal sebagai Taft Independent dan F78 Rocky Independent pada tahun 1996.

Kelebeihan-kekurangan
Kelebihan:

  • Modelnya yg belum ketinggalan jaman (model jeep relatif tahan lama),
  • Mesin lumayan bandel,
  • Body kuat
  • Harga sparepart murah dan bisa subtitusi dgn mbl daihatsu lainnya,
  • Interior lebih lumayan manteb, sporty
  • Posisi mengemudi lumayan nyaman.
  • Resale value lumayan.
  • Tenaga badak

Kekurangan:

  • Suspensi masih peke per daun, shg bantingan lumayan kerasa, terutama penumpang belakang.
  • Lumayan boros, tapi krn berjenis jeep gapapalah (msh tergolong iritlah).
  • Kemproh karena mobil diesel dan harus sering dibersihkan.
  • Karbu/injektor suka rewel.

Tips Berburu
Ketik berburu rondo Taft monggo diperhatikan faktor utama seperti mesin, bodi dan drivetrain.
Bodi sasis
Sekedar Share saja bagian ini yang bakal menyedot biaya besar bila terjadi perbaikan, makanya harus teliti betuldalam memilih. Perlu diperhatikan penggunaan pelat tipis (0,9 mm) dan bodi panel mulus dan lebar membuat bodi Taft tergolong mudah penyok dan jadi santapan karat. Pelat tipis bak kaleng krupuk ini juga kerap pecah ataupun retak karena getaran mesin dieselnya. Secara umum karat banyak bersemi di areal lantai, terutama lantai depan di bagian sopir dan penumpang sampingnya. Saat memilih, usahakan karpet yang menutupi lantai disibak. Selain itu bagian lisplang dan areal fender khususnya yang menggunakan overfender merupakan lokasi pembiakan karat lainnya. Beberapa bagian mudah karat seperti depan sampai dengan setelan pintu depan, merupakan bagian asli bikinan pabrik, sehingga memiliki konsekuensi yang sama dengan F70 ataupun F75. Sedangkan bodi bagian belakang memiliki kasus karat yang berbeda-beda sesuai dengan karoserinya. Bagian crossmember depan bagian dalam atau yang menghadap mesin biasanya diteror oleh korosi. Selain itu periksa juga bagian braket per depan yang menghadap ke dalam, yang merupakan areal lain yang sering terserang karat.

Mesin
Ada 2 mesin untuk taft ini :

  • Mesin DL41 2.765 cc dengan dilengkapi dengan timing gear untuk menggerakkan camshaftnya sehingga suara mesinnya kasar. Mesin ini menjadi jantung bagi generasi awal dari Taft Gen II. Keuntungan penggunaan timing gear ini ada pada perawatan yang ringan dan umurnya yang relatif panjang. Mesin ini dilengkapi dengan pompa injeksi inline yang mengkontribusi torsi besar.
  • Mesin DL42 yang merupakan mesin generasi setelahnya dengan kapasitas sama dengan DL41, namun mesin ini relatif lebih halus karena sudah menggunakan timing belt untuk menggerakkan camshaftnya. Pompa model rotari yang menyebabkan mesin ini lebih berjaya di jalanan raya namun harus rela kehilangan sedikit torsinya jika dibanding pendahulunya.

Yang harus diperhatikan adalah jika mesin terdengar lebih kasar dan muncul suara-suara yang tidak lazim, meski pada dasarnya suara mesin diesel kasar, yang biasanya terdengar seperti logam yang bergesekan. Selain itu perhatikan pula slang breather yang biasanya menjulur dari mesin. Jika slang tadi mengeluarkan asap, maka bisa dipastikan bahwa ring piston sudah lemah.

Drivetrain
Bagian ini terdiri atas gardan, girboks dan transfercase (bagi Taft 4×4).  Untuk mengeceknya mesti mencobanya dan perhatikan apakah ada suara mengaung pada bagian gardan belakang. Suara ini merupakan indikasi terjadi keausan gir gardan dan juga gardan depan. Ingat posisikan tongkat transfercase pada posisi 4H atau 4L! Cermati bunyi-bunyian yang ada saat roda berputar dan berbelok! Jika terdengar suara kletek-kletek, maka bisa dipastikan bahwa as roda telah memasuki masa peremajaan. Untuk girboks, cobalah untuk melakukan perpindahan gigi dengan cepat pada posisi gigi tinggi ke rendah, atau sebaliknya. Jika gigi perpindahan terasa berat dan seringkali gigi meloncat sendiri ke posisi netral, bisa dipastikan sinkromes bermasalah.

Kisaran Harga Rondo
Untuk harga sebenarnya tak ada patokan pasti, karena mobilini banyak penghobinya sehinga terkadang bisa murah,namun juga bisa sangat mahal meski telah tahun tua. Nah berikut ini perkiraan harganya !

GT biasa
Lansiran 85-88 : 40-an Juta
Lansiran 89-92 : 50-an Juta
Lansiran 92-95 : 60 jt keatas

Typ e4x4

Taft GT 4×4 Independent 1996 90.0 0.0
Taft GT 4×4 Independent 1997 95.0 0.0
Taft GT 4×4 Independent 1998 100.0 0.0
Taft Rocky 4×4 Independent 1996 100.0 0.0
Taft Rocky 4×4 Independent 1997 105.0 0.0
Taft Rocky 4×4 Independent 1998 110.0 0.0

Monggo dikunyah-kunyah kalau ada yang salah mohon dikoreksi!
Sumber
-Otomotif, Pos Kota, autocarprice, Yahoo, Kaskus, seraya.

36 thoughts on “All About Berburu Rondo Daihatsu Taft GT

  • 23 Maret 2012 pada 06:13
    Permalink

    Pada bagian kekurangan kok ditulis karbu juragan … ???
    Bukannya Diesel tidak memakai karbu.
    terus pompa injeksi seharusnya boss pump aka pompa nossel .
    overall tanks banget dah infonya .
    meski baru mampunya beli motor .
    tapi gak ada salahnya dunk ikut nimbrung .
    ben ketularan bisa beli mobil 🙂

    Balas
    • 23 Maret 2012 pada 06:31
      Permalink

      sip, semacem panther yang suka masuk angin itu lo gan pada injektornya, baiknya kita bahasakan karbu atau injektor aja ya!/

      Balas
  • 23 Maret 2012 pada 07:28
    Permalink

    Matur nuwun artikelnya pak bons 😀

    Balas
    • 1 November 2012 pada 16:46
      Permalink

      rocky wheelbase lebih panjang dari Gt maka tunggangan lebih nyaman

      Balas
  • 23 Maret 2012 pada 07:58
    Permalink

    wah baru ketemu blog ini…luas dan beragam bahasannya R4-R2 kumplit…hehe
    Salam kenal mas..
    Mengenai taft…iya mas, sy merasa F70 ( DL41/ 1984-85) torsinya dahsyat banget…sentak dikit, dalam posisi gear 4×4 low gigi satu, mobil langsung keluar dari kubangan (pengalaman tak terlupakan hehe)..generasi sesudahnya badak jg, dan sempat dijadikan kendaraan lapangan perusahaan minyak nasional, menggantikan landcruiser FJ 40..nice share :mrgreen:

    Balas
    • 13 Mei 2012 pada 01:46
      Permalink

      kalau mau kenceng pakai DL 62, kasih ban 32 di tol asal berani saja nyalinya (mobil serasa mau terbang):D

      Balas
      • 1 November 2012 pada 16:50
        Permalink

        Kalo masih kurang nonjok torsi panjat2nya tinggal kasih Final Gear 10:37 nya toyota blizzard

        Balas
  • 23 Maret 2012 pada 15:20
    Permalink

    kekurangan radius putr terlalu lebar,,

    Balas
    • 13 Mei 2012 pada 01:43
      Permalink

      ga juga, taft gt radiusnya 5.1m yang ifs malah 4.9, yang bikin radiusnya lebar karena rodanya tidak standart/pakai lebar 10″, makanya harus pakai spacer biar nongol/ga mentok kena per

      Balas
      • 1 November 2012 pada 16:47
        Permalink

        Tak perlu pake spacer jika velgnya 10″ keatas….

        Balas
    • 13 Mei 2012 pada 01:37
      Permalink

      kan bisa pakai hiline 4×4, 13 orang juga bisa masuk 🙂

      Balas
    • 13 Mei 2012 pada 01:39
      Permalink

      troper bensin borosnya minta ampun, yang disel cuma 2300cc kalau diisi prabotan lenong tar cape sendiri, tenaganya ngos-ngosan

      Balas
  • 25 Maret 2012 pada 15:05
    Permalink

    Mantafff….ndan

    Balas
  • 13 Mei 2012 pada 01:36
    Permalink

    Lansiran 92-95 : 60 jt keatas <- mbah ini si harga buat 4×2, kalau 4×4 silahkan tambahkan 15 juta saja. jadi lansiran 92-95 = 75 jt keatas, kalau berasa mahal, silahkan kebengkel buat cangkok 4×4 tar kena biaya 19 juta 🙂

    Balas
  • 13 Mei 2012 pada 02:01
    Permalink

    kalau ga salah daihatsu jual taft di indonesia sampai tahun 2006
    harganya: New Taft GT Rp 281,8jt Rocky 288,6 jt seharga Nissan Xtrail baru 🙂

    Balas
  • 13 Mei 2012 pada 02:07
    Permalink

    taft gt saya dalem kota 1:9 luar kota 1:11-12 ban 31″ padahal mesin 2800cc, bandingin sama vitara 1600cc dalem kota cuma 1:6

    Balas
  • 13 Mei 2012 pada 03:59
    Permalink

    Bonsaaaaiiiii….Independen wis nggawe per spiraaaaall……….
    Jare sopo spare part taft murah?Kandungan lokalnya cuman sepersekian persen ae.
    Sing aku eruh Taft CT,Rocky n Hiline iku mobil larang sing gak kentoro.

    Balas
  • 17 Mei 2012 pada 06:57
    Permalink

    Bos saya punya Taft F70 sdah tak body Independent warna silver Ban 31 kira2 harga mobilq berapa ya Bos,and mau tanya lg harga gardan depan berpa ya sdah pake or baru..punyaku patah buat Munggah Gunung he2…thks Bos…

    Balas
  • 9 Oktober 2012 pada 00:33
    Permalink

    wuah muakasih Gan Bonsai atas pencerahannya nambah wawasan ni, aq baru dpt taft 85 baru prtama pake mbl diesel bawaanya laen, asa enya jd lalaki na teh haha..

    Balas
  • 1 November 2012 pada 16:49
    Permalink

    TS saya ingin konfirmasi bahwa untuk dipake offroad lebih baek pakai per daun daripada per keong , system rigid per daun josss untuk offroad ….. cuman untuk jalan raya memang lebih enak per keong

    Balas
  • 1 November 2012 pada 16:52
    Permalink

    Karbu itu untuk daihatsu feroza ( bensin ) ,diesel pake bospom injektor…harga taft sekarang kabur , tapi biasanya GT taon 90an keatas mencapai 80 juta + , rocky 95 mulus mencapai 85+ tergantung mood si penjual

    Balas
  • 1 November 2012 pada 16:54
    Permalink

    Satu lagi..ada type GTS masih 4×2

    Balas
  • 8 April 2013 pada 22:59
    Permalink

    Auk punya Taft gt long th 86 4×2, Kailua mau dijadikan 4×4 an bah verapamil dust ya ? Moron info nya

    Balas
  • 11 Agustus 2013 pada 22:51
    Permalink

    mau tanya pada pintu belakang taft 89 ada kipas pembersih kaca apa merupakan bawaan pabrik

    Balas
    • 17 Agustus 2013 pada 19:59
      Permalink

      betul itu bawaan pabrik tapi untuk tipe luar negri (rocky / fortrack /rugger) malah ada washer lampu, shock breaker bisa distel pakai tombol dan ada sun roof, canggih jauh dibanding mpv indonesia

      Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: