Di Indonesia Toyota Merajalela lewat "Duet maut Yang Sering Membawa Maut", di India No Way, Suzuki Gan Rajanya Segmen Mobil

Unik memang market share dan demand tiap negara tentu beda-beda. LIhat saj di india Toyota ternyata hanya di peringkat 6 segmen Mobil, setelah, maruti Suzuki, Hyundai, Mahindra,Honda, Tata, dan baru Toyota. Yang cukup aneh adalah ternyata mobil Korea si Hyundai sanggup berada di tempat ke dua wew. Bandingkan dengan Indonesia dimana penguasamobil adalah Toyota, siapa tak kenal dengan “Duet maut yang tak jarang sungguh membawa maut” ahhaha Xenia-Avanza. Lalu mobilmobil Korea macem Hyindai dan KIA tampil merangkak untuk bersaing dengan Jepun.Market share India

Di segmen mobil tertentu saja misalkan pasaran Honda, justru Jazz disana malah kembangkempis bahkan stop produksi, dan jutru Bio merajalela dan menjadi primadona, nah di Indonesia malah beda, meski murah Brio terbilang kurang sukses, dan belum mampu menyaingi kesuksesan Jazz.

Dan uniknya lagi di India, Tata motor yang menggelontorkan Tata Nano eee ternyata bangkrut akibat menjual mobil terlalu murah dan dianggap murahan, hemmm, ada-ada sajaa.

19 komentar pada “Di Indonesia Toyota Merajalela lewat "Duet maut Yang Sering Membawa Maut", di India No Way, Suzuki Gan Rajanya Segmen Mobil

  • 10 Juni 2013 pada 20:47
    Permalink

    Hahaha… Lha wong di India itu Katana 92 reyot aja biarpun knalpot udh berasap msh tetap dipakai koq.. Intinya, ‘prinsip pasar’ berlaku alias terjangkau.. 😆

    Balas
  • 10 Juni 2013 pada 21:13
    Permalink

    di india mobil suzuki sering dipake buat film india
    yg paling sering masuk film itu suzuki yg model Jip biasanya buat mobil inspector vijay :mrgreen:

    Balas
  • 10 Juni 2013 pada 22:14
    Permalink

    Masalahnya Indonesia gak pernah dijajah sama Jepang. jadi gak ada ikatan emosional. Lain dengan Jepang ….. kita punya ikatan lahir dan batin …wk wk wk wk wk (Biar kata ngejajahnya sebentar, Jepun cukup berhasil mencuci otak para inlander untuk terus mengatakan “Jepang Cahaya Asia !!!”)

    Balas
    • 10 Juni 2013 pada 22:15
      Permalink

      Maksudnya gak pernah dijajah KOREA, Soray !!!

      Balas
  • 10 Juni 2013 pada 23:27
    Permalink

    Masalahnya jelas. Tingkat kemakmuran Indonesia lebih tinggi drpd India.

    Balas
    • 11 Juni 2013 pada 13:30
      Permalink

      yakin? mosook?

      Balas
  • 11 Juni 2013 pada 06:50
    Permalink

    nilai tukar rupiah dgn laks tinggi mana sih? maaf oot

    Balas
  • 11 Juni 2013 pada 07:14
    Permalink

    kalau diindonesia image nya mengarah ke kendaraan jepang

    Balas
  • 11 Juni 2013 pada 08:32
    Permalink

    Mungkin karena bensin mahal di india,who knows…?

    Balas
  • 11 Juni 2013 pada 09:09
    Permalink

    kata juragan demit TOYOTA adlh DEWA
    koplak tuh ningrat

    Balas
  • 11 Juni 2013 pada 10:51
    Permalink

    Kalo tata motors bangkrut jaguar mau dikemanain?

    Balas
  • 11 Juni 2013 pada 12:39
    Permalink

    “suzuki mau ngelawan DEWA TOYOTA…???”
    mana mungkin…!!!
    begitulah kira2 jawabannya.

    Balas
  • 11 Juni 2013 pada 13:45
    Permalink

    konsumen india lebih rasional.
    bisa dibilang orang india lebih perhitungan.

    suzuki harga murah tapi valuenya tinggi.
    mirip2 bajaj lah

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: