Mengukur Kekuatan Militer Indonesia VS Asutralia

Copas dari FB TNI, yang melihat data dariGlobalfirepower (13/6/2013) kekuatan militer Indonesia saat ini tidak hanya didesain untuk sanggup menghadapi aksi terorisme, melainkan mampu melawan serangan dari invasi negara lain. Untuk membandingkan kekuatan militer Indonesia dan Australia dapat dilihat dalam perbandingan beriku berikut:

tentara Australia
tentara Australia

NEGARA PERSONIL TANK KAPAL PERANG PESAWAT MILITER

*INDONESIA
personil
438.410 orang

tank
400

kapal perang
139

pesawat tempur
444

dan 187 helikopter

**AUSTRALIA
personil
59.023 orang

tank
59

kapal perang
94

pesawat tempur
379

dan 104 helikopter

Berdasarkan perbandingan diatas, Indonesia unggul baik dari segi personil militer maupun dari alat tempur. Perbandingan tersebut juga menunjukkan bahwa Indonesia, bilamana terancam oleh aksi militer, maka Indonesia mampu menangkal aksi militer tersebut dengan
kekuatan militer yang dipunyai.

Rudal Yakhont Indonesia

Disamping itu, meskipun Australia didukung oleh 20.000 orang prajurit
Amerika Serikat yang saat sekarang ini menetap di Darwin, Australia
(sumber: prestv.com), belum tentu mampu menandingi jumlah personil
militer Indonesia, yang notabene terbesar di Asia Tenggara.

Sementara, kondisi geografis
Indonesia yang berbukit juga tidak
memungkinkan pihak asing dengan
mudah menerobos Indonesia. Selain
menghadapi posisi geografis
demikian, Indonesia juga memilik
jumlah penduduk yang banyak, yang
setiap saat dapat dijadikan prajurit
aktif.

Oleh karena itu, setiap Negara,
termasuk Australia mungkin berpikir
ulang jika ingin menganggu
kedaulatan Indonesia. Disamping
itu, perbuatan Australia yang
melakukan aksi penyadapan
berpotensi mencondongkan
Indonesia ke Rusia.

Jika Indonesia condong ke Rusia,
maka Australia harus siap menerima
konsekuensinya. Tentu kita masih
ingat ketika rencana Indonesia
membeli Kapal Selam kelas kilo dari
rusia pada tahun 2007, Australia
langsung โ€œberangโ€ dan memprotes
pembelian kapal selam tersebut.
Rencana pembelian tersebut saja
membuat Australia panik, apalagi
jika Indonesia jadi membelinya?

Penyadapan oleh suatu Negara ke
Negara lain adalah pelanggaran
konvensi Vienna tahun 1961, dimana
Indonesia dan Australia adalah
anggota Konvensi tersebut. Jika
pelanggaran tersebut terjadi,
kemungkinan potensi konflik pasti
ada. Cara-cara militer memang tidak
sepenuhnya menjadi pilihan dalam
memecah konflik tersebut, namun
dapat dicegah manakala setiap
Negara mau saling hormat-
menghormati dan tidak melakukan
aksi spionase, seperti yang terjadi
pada masa perang dingin dulu.

 

 

30 thoughts on “Mengukur Kekuatan Militer Indonesia VS Asutralia

  • 25 November 2013 pada 11:45
    Permalink

    malaysia yang udah sering kurang ajar sama kita pun sampe sekarang masih bisa bernafas dengan tenang

    Balas
  • 25 November 2013 pada 12:24
    Permalink

    Jgn bangga dulu, musuh terbesar kita adlh kejahatan korporasi alias koruptor. Mereka itulah kaki-tangan asing para penjahat sesungguhnya ( msh ingat kan kasus century, freeport, skk migas ? ) Itu faktor ekonomi. Contoh lainnya regulasi impor bahan pangan. Ingat, IMPOR beras, kedele, sampai garam pun Impor !! Gampang kan menjajah negri RI ini ๐Ÿ˜‰

    Balas
  • 25 November 2013 pada 12:39
    Permalink

    Hahaha.. judule mantep pak bons “Mengukur Kekuatan Militer Indonesia vs ASUTRALIA”…

    Balas
  • 25 November 2013 pada 12:42
    Permalink

    biasanya bekas jajahan inggris klo main gini keroyokan, yg ujung2nya inggris dan sekutunya ikut turun tangan….perlu dipertimbangkan ulang untuk indonesia juga….hati2 mbendol mburi…

    Balas
  • 25 November 2013 pada 13:02
    Permalink

    waduh,biarapun indonesia unggul.. tp jangan lupa kalo aussie itu masih persemakmuran inggris.. jadi inggris siap bantu.. hati2,harusnya kita kaya dulu,dekat dengan soviet aka rusia,tp dalam hal militer,.bukan ideologinya..

    Balas
  • 25 November 2013 pada 13:41
    Permalink

    walah sumbere gombal powel. 444 psawat tmpur? 80% nya di museum semua tuh ya. wkwkwk

    Balas
  • 25 November 2013 pada 13:47
    Permalink

    lha yg disadap apa dulu..kalo ternyata isinya soal kongkalingkong hambalang atau century apa ya harus perang?

    Balas
  • 25 November 2013 pada 14:31
    Permalink

    liat fotonya para TNI yang diatas sangarrr tenannnn.. apalagi yang nomor 5 dari depan kayak yang udah mau makan orang..hihihii ajibbb kah TNI.. (jangan ribut sama brimob lagi yaaa) hehehe

    Balas
  • 25 November 2013 pada 14:46
    Permalink

    Jangan lupa diitung juga alokasi dana untuk militer, Aus lebih gedhe. n dulu juga pernah ada artikel kalo cadangan bahan bakar negara kita untuk keperluan perang hanya cukup untuk sehari saja.

    Balas
  • 25 November 2013 pada 16:24
    Permalink

    hajaarrr aja bleh….
    masa diremehin mulu sih???
    dimana martabatmu wahai presiden???
    indonesia udah diinjak2

    Balas
  • 25 November 2013 pada 17:14
    Permalink

    globalfire jangan jadi acuan,coba analisa sendiri,kita punya sukhoi cuma 16 biji dan minim persenjataan dan australi 24 f-18 hornet dengan full armament itu cuma soal pesawat tempur satu jenis saja, belum lainnya,,,, kapal selam kita punya 2 u-209 class saja dan australi punya 6 colins class dan ini jelas kapal selam kita gak seimbang dan kelasnya jauh lebih hebat australi

    Balas
  • 25 November 2013 pada 19:14
    Permalink

    asutralia punya banyak pasukan jin dan setan.

    Balas
    • 12 Januari 2014 pada 09:50
      Permalink

      masalah jin dan setan, dukun2 indonesia siap nangkal dan balikin ke asutralia

      Balas
  • 25 November 2013 pada 20:17
    Permalink

    jangan lupa pasukan dukun santet banyak lho mbah bons..belum ditambah pasukan penghuni tempat-tempat wingit.. #eh

    Balas
  • 25 November 2013 pada 20:39
    Permalink

    JIKA TERJADI PERANG.
    .
    menurut saya soal alutsista masih menangan ostrali. boleh saja jumlah alutsista mereka sedikit, tapi kualitasnya yg lebih unggul. yup persenjataan armada mereka lengkap.
    sementara rudal di sukhoi kita masih dikit.
    oleh karena itu ane yakin ostrali bakal mampu melawan Indonesia di lautan atau udara.
    .
    tapi…..
    .setelah mereka memenangkan pertempuran laut dan udara trus mereka mau ngapain?
    yup tujuan sejanjutnya adalah ke darat.
    mungkin ini yg bisa jadi efek penggentar untuk ostrali.
    .
    kops AD kita ane yakin bakal lebih unggul. jauh.
    dan ane bisa pastiin tuh ostrali hanya nyampe pinggiran pantai saja. sulit untuk masuk ke daratan INA.

    Balas
  • 25 November 2013 pada 20:42
    Permalink

    satu lagi.
    ane sadur dari sebuah sumber.
    .
    doktrin militer mereka mengatakan ada musuh dari utara (Indonesia).
    nah… ini membuat mereka harus tau segala hal tentang Indonesia. termasuk penyadapan.
    dan sialnya lagi Mereka mengajarkan BAHASA INDONESIA di 79 sekolah.
    untuk mengalahkan musuhmu kamu harus tau tentang musuhmu, ya termasuk dari bahasa juga ๐Ÿ˜€

    Balas
  • 25 November 2013 pada 20:43
    Permalink

    untuk mengatasi penyadapan sebenarnya gak perlu LEMSANEG.
    cukup gunakan bahasa 4L4Y, itu udah cukup bikin yg baca tulisan pusing, wkwkwkwk…
    # yg ini gausah dipeduliin

    Balas
  • 26 November 2013 pada 00:54
    Permalink

    Semua komen masbro2 diatas mewakili pemikiran bangsa kita saat ini. Kalian semua cerdas kawan.

    Lebih baik telat mengambil langkah ataupun keputusan daripada nanti harus mengulangi semuanya dari nol lagi.

    Balas
  • 30 November 2013 pada 23:14
    Permalink

    tambah lagi senjatane

    mercon bumbung…..siap dioperasionalkan….
    tunggu perintah!!!!……….

    Balas
  • 3 Desember 2013 pada 08:51
    Permalink

    Buat bapak sby sekaLigus bapak tedjo. .
    terus terang saya malu hidup di indonesia . . Saya Lebih suka bung karno yang memimpin. .
    beLiau duLu biLang waktu mwu perang sama maLaysia dya biLang ‘GANYANG MALAYSIA’
    tpi knapa skrng negeri ini jadi pengecut. ???
    Apa gunanya tentara miLiter kLo tidak berperang. .
    Kenapa kita tidak hapuskan saja tentara miLiter indonesia untuk menambah anggaran negara. . ???
    .
    saya Lebih ReLa mati dari pada di biLang pengecut 0Leh negara Lain. .
    .
    #MERDEKA

    Balas
  • 12 Januari 2014 pada 09:37
    Permalink

    law amerika dan inggris ikut campur, dukun-dukun santet di indonesia siap menyantet mereka

    Balas
  • 12 Januari 2014 pada 09:43
    Permalink

    amerika itu negara banci bro, tidak berani serang negara yang memiliki kekuatan militer memadai dan tidak berani perang 1 lawan 1 menghadapi indonesia dan parahnya lagi hanya berani menyerang pake pesawat canggihnya…….

    law mereka berani lewat darat siap2 saja di dor oleh sniper2 dari TNI…

    Balas
  • 28 Februari 2014 pada 15:26
    Permalink

    manfaatkan dukun2 di indonesia untuk menyantet negara yg berani mengganggu kedaulatan NKRI.

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: