Komparasi Berbagai Aspek Honda Vario 125 vs Yamaha GT 125 Eagle Eye

Menarik juga untuk mengkomparasikan spek di atas kertas antara Vario 125 dilawan oleh Yamaha GT 125 angle eye, dimana dua motor matik ini sama-sama di kisaran 125 cc dengan harga antara 15-16 juta. Lebih menarik lagi Yamaha langsung membandingkannya dengan kompatitor ya mungkin yang dimaksud adalah Vario 125 dalam acara launching mereka. Nah kita coba lihat data-datanya gan kita komapre biat gamblang!

Vario 125 vs GT 125
Vario 125 vs GT 125

A.      Harga

YAMAHA GT125 secara resmi dijual dengan bandrol 15,9 juta rupiah kalau kita bandingkan dengan kompatitor maka berada diantara Vario CBS Techno 125 dan Vario ISS, diamana HARGA Vario Techno 125: Rp 15,550,000 dan HARGA Vario ISS: Rp 16,450,000

B.      Power

Power matik Yamaha ini diklai paling tinggi di kelasnya, dimana powernya menyentuh angka 11,8 PS/9500 RPM sementara pesaing yang telah merajalela di pasaran yakni Varioa hanya 11.3 PS / 8.500 rpm.

C.     Bobot

Berat Vario adalah 112 kg sementara GT 125 14 kg lebih ringan dibanding Honda Vario Techno 125

D.     Fitur

Mesin Yamaha 125 ini mengandalkan teknologi YMJet-FI berpendingin cairan 125 cc. Fitur keamanan terdiri dari smart key shutter, smart stand switch, hingga smart lock system. Ditambah juga volume bagasi makin lapang sehingga bisa digunakan menyimpan helm half face.

Sementara itu Fitur Vario 125 adalah:

  • Mesin ESP (performa terbaik dengan efisiensi bahan bakar tinggi)
  • Helm-In – Bagasi luas dengan kapasitas 18 liter
  • Tangki bahan bakar yang jauh lebih besar dan mampu menyimpan BBM 5.5 liter.
  • Teknologi ACG Starter ( proses start menjadi sangat halus tanpa menimbulkan suara tumbukan dan pergesekan mekanis yang biasa ditemui pada motor starter konvensional dan kerap dikeluhkan konsumen. Teknologi ini pertama hadir di Indonesia diusung oleh skutik premium Honda PCX. )
  • Pengereman combi brake system (hanya pada variant Vario Techno 125 CBS ISS)
  • Sistem Idling Stop System (hanya pada variant Vario Techno 125 CBS ISS)
  • Fuel injection PGM-FI
  • Side stand switch
  • Brake lock

E.       Konsumsi BBM

Vario 125 diklaim mampu menempuh jarak 52 kilometer untuk 1 liter BBM dengan berbagai kondisi, sementara Yamaha GT 125 menurut kali Yamaha sebagai berikut:

  • Gaya berkendaraan bebas sesuai kebiasaan pengendara (rata-rata 30 km/jam), New GT125 Eagle Eye lebih irit dibandingkan kompetitor dengan hasil GT 125 dapet 14,72 km/liter kompetitor (yamaha nulisnya HVT) 14,43 jadi perbedaan keduanya hanya 0,29 km/liter.
  • Eco Riding (rata-rata 30 km/jam), New GT125 Eagle Eye lebih irit dibandingkan kompetitor dengan hasil 20,82 km/liter.
  • Kecepatan konstan 40 km/jam, New GT125 Eagle Eye lebih irit dibandingkan kompetitor dengan hasil 78,98 km/liter.
  • Kecepatan konstan 60 km/jam, New GT125 Eagle Eye lebih irit dibandingkan kompetitor dengan hasil 78,59 km/liter.

Boleh jadi secara power leih gede Yamaha namun secara Fitur masih banyakan Honda. Monggo kalu kurang ditambah kalau ada yang tidak tepat dikritisi!

192 thoughts on “Komparasi Berbagai Aspek Honda Vario 125 vs Yamaha GT 125 Eagle Eye

    • 11 Januari 2014 pada 09:17
      Permalink

      Jelas lebih irit yamaha dibanding honda, karna injection yamaha mnggunakan YMZ FI, sdangkan honda PGM FI
      injection yamaha mnggunakan 33 sensor injection, yg artinya lebih cerdas dan pintar dibanding injection honda..
      injection yamaha mnyemprotkan BBM sperti kabut, sdangkan honda mnyemprotkan BBM sperti ttesan air ujan…
      yamaha mngeluarkan speda injeksi mulai thun 2007 yaitu vixion, sdangkan honda hnya mngikut”i yamaha sja..
      dealer resmi honda msih blum siap utk mngluarkan prodak injeksi..
      sdangkan yamaha dealer resmi sudah bnyak beredar dislruh indonesiaa… 🙂
      dari pihak honda jngan mrah ya, karna mmang itu sudah trbukti, dan kmi dari pihak yamaha BERANI diaduh keunggulan prodak kami.. 😉

      SEMOGA INFO INI BERMANFAAT BUAT KALIAN SEMUA..

      Balas
      • 12 Januari 2014 pada 04:46
        Permalink

        perasaan honda duluan deh yg ngeluarin motor injeksi
        Supra x 125 pgm-fi 2006 ga diitung tuh?

        Balas
      • 5 Februari 2014 pada 13:14
        Permalink

        bahasa sales..

        bagiku honda n yamaha 1 kelas

        Balas
      • 18 Mei 2014 pada 11:17
        Permalink

        hsx kayaknya 2005 deh,,, n iklanya ngomong gini ” suatu saat semua teknologi motor akan seperti ini” dan terbukti hampir semua motor make injeksi sekarang,,,,sekarang siapa yang ngikutin

        Balas
      • 12 Juni 2014 pada 14:56
        Permalink

        Yamaha masih blajar buat teknologi injeksi dari honda, wong honda deluan yg memakai injeksi. sebelum coment, blajar dulu BOOSSS, biar jangan BODOHHHHH.
        1 agi, semua fitur keselamatan metic hobda masa di CONTEK, YAMAHA = PLAGIAT

        Balas
  • 8 Januari 2014 pada 08:54
    Permalink

    Kalo pengen gaya,lincah,sruntal-sruntul pilih GT. Pengen serbaguna,santai nyaman pilih WTF…sesuaikan dg selera msg2

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 08:59
    Permalink

    masih kalah telak ama WTF
    harga aja lebih murah vario 125 yg standar fitur masih lebih…

    ane aja masih ngimpi pengen vario 125

    walau selama ini ane pengguna Yamaha turun temurun 😀
    udah mulai selingkuh ke honda nih

    Balas
    • 11 Mei 2014 pada 21:38
      Permalink

      Dari dulu mana ad motor Honda yg body’nya gk kayax ADE NAMNUNG.
      Emangnya mo pentas BARONG SAI ya kox motor’nya lebar” & gk punya body gitu…??? Hahahaaaa…

      Balas
  • 8 Januari 2014 pada 09:06
    Permalink

    Tambahan bro…WTF udah double swing arm, GT single arm. Pasti WTF lbh stabil dong. Trus double keen..kan kata nya double lbh asik dibanding single..

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 09:11
    Permalink

    Gk pke tanda bintang tuh wkwkwk

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 09:33
    Permalink

    dan jika disuruh memilih saya lebih memilih vario…cuma milih doang gak beli… :mrgreen:

    Balas
    • 8 Januari 2014 pada 09:49
      Permalink

      iya wak, yang di AHM 16, sekian, sementara cengkareng tembus 17 jetian, lalu di situs honda yg lain juga gitu naik

      Balas
      • 8 Januari 2014 pada 10:10
        Permalink

        kemarin dikasih brosur Vario ISS sekitar 17,5, scoopy juga pricle list baru 2014 sekitar 14,55.cmmiw

        Balas
  • 8 Januari 2014 pada 09:56
    Permalink

    Shocknya GT masih atos ngga mbah?
    matic kan buat jalan nyaman, selo, santai, ndak peduli sama akselerasi atau top speed 😀

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 10:03
    Permalink

    wtf jarak sumbu lebih panjang, ban lebih besar, bobot lebih berat, swing arm doube, acg stater dll, honda kok dilawan

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 10:05
    Permalink

    masih bantet 🙁

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 10:56
    Permalink

    GT= GenTong
    liat aja bentuknya buntet kayak gentong.
    Tanpa fitur apapun jelas harga gentong125 sangat operpret.

    Gentong= lampu senter buat nyari kodok
    vario= lampu doubel keen elegan, acg starter, rem cbs, eps, doubel arm, bagasi luas, etc

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 11:17
    Permalink

    jelas segment gt 125 kalah

    otomatis penjualan juga kemungkinana akan kalah.

    kalu segment setara, yach jualana juga setara

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 11:25
    Permalink

    eagle eye => angle eye => angel eye

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 11:26
    Permalink

    komparasi yg tidak seimbang
    fitur vario125 ditulis lengkap , berurut
    sementara gt cuma sekenanya ( atau pura-pura tidak tahu )
    lebih baik jangan buru2 bikin artikel komparasi , sampai spec. GT keluar.
    kelihatan banget
    daripada dibilang condong sebelah sama fans-nya

    sekedar koreksi

    Balas
    • 8 Januari 2014 pada 13:04
      Permalink

      masalahnya FITUR yg ada cm it doanx kyake mas bro, cb tambahin deh fitur gt-na klo ada….selain forged piston gepeh…

      Balas
    • 8 Januari 2014 pada 14:05
      Permalink

      emang adanya segitu ya mau diapain

      Balas
      • 8 Januari 2014 pada 15:50
        Permalink

        DI BARIS terbaawah saya tulis kalau kirang monggo ditambah, kalau salah silakan dikoreksi, monggo!

        Balas
    • 9 Januari 2014 pada 19:06
      Permalink

      gt 125 lebih enteng 14 kg

      Balas
  • 8 Januari 2014 pada 11:42
    Permalink

    dibandingkan, ditimbang2, dibeli, dipake, dijual lagi.. ganti yg lain.. 😀

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 12:50
    Permalink

    Sabar saja lihat angka akhir tahun

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 13:03
    Permalink

    nunggu matic yang 150cc aja deh..biar tenaganya makin jozz

    Balas
    • 23 Januari 2014 pada 18:55
      Permalink

      kan udah ada honda pcx matic premium

      Balas
  • 8 Januari 2014 pada 13:56
    Permalink

    Ga adil..msa lwan vario…

    Balas
  • 8 Januari 2014 pada 14:53
    Permalink

    fitur :mesin ESP…?
    maksudnya apa ya…??
    apa kelebihan mesin ESP ini dibandingkan mesin GT 125 sehingga dianggap point fitur…??

    mohon pencerahannya……

    Balas
    • 8 Januari 2014 pada 16:06
      Permalink

      atanya sih fitur warisan PCX yang disematkan ke matik ini, klaimnya lebih powerfull,melihat dari namanya (enhanced Smart Power). Kabarnya paket fitur ini meliputi:

      ACG Starter
      Roller Type Rocker Arm
      Ruang bakar yang kompak & Lubang intake
      Offset Cylinder dan Spiny Sleeve
      Piston yang ringan
      Crankshaft yang tinggi kekakuannya
      Struktur Pernafasan Mesin
      Transmission chamber dan Continuously variable transmission (V-Matic). Dengan pendingin Build-in liquid-cooling system…

      Monggo dikoreksi kalau salah!

      Balas
      • 8 Januari 2014 pada 18:26
        Permalink

        lebih powerful….?
        berarti bro mungkin salah tulis spek power diatas…. 🙂

        selain acg starter.., apakah point2 tsb merupakan kelebihan mesin wtf dibanding mesin xeon gt 125..?
        contohnya seperti piston yang ringan, apakah lebih ringan dibanding piston tempa milik gt 125..?

        Balas
      • 8 Januari 2014 pada 19:07
        Permalink

        lbih banyak fitur kan bleum tentu lebih powerfull meski fiturnya untuk mendukung power

        Balas
      • 10 Januari 2014 pada 08:48
        Permalink

        utk GT 125 katanya hampir sm speck Xeon&Xeon RC. klu pernah baca tabloid motorplus, byk fitur yg ada pd motor tsb, tp mmg krg diespos diblog2. smua punya kelebihan msg2. ntar klu sm persis dikira njiplak..

        Balas
    • 8 Januari 2014 pada 20:35
      Permalink

      Kalo di matic..g ngbrolin cuepet gak cuepeeet..nyaman..n nyueesnyaa..malu dong msa mau ngebut belinya matic..ap kta dunia???wkwkwk

      Balas
      • 8 Januari 2014 pada 20:37
        Permalink

        Kalo di matic..g ngbrolin cuepet gak cuepeeetnya..but nyaman..n maknyueesnyaa..malu dong msa mau ngebut belinya matic..ap kta dunia???wkwkwk

        Balas
      • 10 Januari 2014 pada 05:27
        Permalink

        Tuuul..slh 1 matic bsa dikategorikan nyamanitu bagasi ploong..sgt brguna n helpfull aplg pas musim ujan.. Arsip2, brang blanjaan bsa bw bnyak.. N ga ribet klo bwa helm mahal.wkwkwk

        Balas
  • 8 Januari 2014 pada 21:17
    Permalink

    sayang WTF gembrot n kopong

    Balas
  • 9 Januari 2014 pada 08:59
    Permalink

    WTF apaan sih ??

    Balas
  • 9 Januari 2014 pada 14:21
    Permalink

    gw pengen beli vario dah naksir yg model lama.. kirain yg injeksi lebih bagus,,eh begitu keluar yg new.. aduh.. kenapa mesinnya jd lurus gan ada lekuk2.. trus filter udara segede bagong nongol ga manis.. trus jeroan kelihatan dr luar…hadew,,, ga banget dech… jadi ane nunggu yg 150 moga2 lebih sexi bodynya.. kalau gak ya udah maafkan aku kelain hati…

    Balas
  • 10 Januari 2014 pada 03:42
    Permalink

    Honda banyak “TAPI” gak berfungsi maksima masih kalah dengan konvesional YAMAHA, contoh yang paling mudah fitur CBS di produk Honda mana tuh fungsinya “katanya CBS tapi ternyata gak PAKEM seperti produk honda lainya he3……………
    jadilah konsumen yang gak hanya ikut tren

    Balas
    • 10 Januari 2014 pada 08:57
      Permalink

      iya tuh. malah fitur CBS bikin org jd kepleset. itu byk terjadi di dealer HONDA sendiri. pdhl hbs diservis n diseting tuh remnya oleh mekanik. MUBAZIER tuh fitur. g pakem krn utk ngatur rem belakang dan depan hrs pas setingan bengkel. kampas belakang sm depan beda karakter. satu cakram,belakang kampas biasa. masa hbs berbeda, dan jika g tepat setingannya mlh bs bikin celaka. enak rem manual yg bisa kita atur prosentasi rem belakang dan depan sesuai kondisi jalan. hehehe…. kebanyakan fitur, perawatan jg byk biaya. hahahaha….

      Balas
      • 25 Januari 2014 pada 12:39
        Permalink

        kyknya enakk gt y ngmg bsa atur sndri dll, tp sy mengalami sndri nihh, keadaan panik rem dadakan justru teknologi cbs sgt2 mmbantu..dmn ckup tekan satu tuas 2rem lgs bkrja.. krn lgs 2 rem dg proporsi tdk jwh brbeda mka tdk mnimbulkan gerakan motor liar
        intinya qt manusia tdk sll smpurna dlm smw keadaan, maka teknologi ad utk membantu qt,he

        Balas
  • 10 Januari 2014 pada 08:00
    Permalink

    dari kualitas dan dan penjualan jelas menang honda.
    fakta.:D

    Balas
  • 11 Januari 2014 pada 07:32
    Permalink

    pada dibayar berapa sih nulis2 komen sampah sama honda dan yamaha? –a ga mutu

    Balas
  • 13 Januari 2014 pada 14:10
    Permalink

    Semua itu mau vario125 atau GT125 tergantung kebutuhan, toh smua barang pasti ada lebih dan kurangnya… klo pengen lebih kenceng sedikit pas tarikan atas pilih GT125, klo pengen vitur yang lengkap tinggal pilih vario125. gitu aja qo diributin…!! yang disalahin itu yang ga beli, cuma berisik doank. wkwkwk

    Balas
  • 13 Januari 2014 pada 23:30
    Permalink

    Mas, kok keunggulan mesin yamaha gak dibahas. Diasy silinder, forget piston, 4valve, honda gak punya. Aku dahcoba comby break ah ga pakem kok, tetep aj betot 2rem

    Balas
    • 15 Januari 2014 pada 14:39
      Permalink

      katup apanya nih yang 4?

      Balas
  • 15 Januari 2014 pada 09:01
    Permalink

    Ini berdasarkan pengalaman sy krn pemakai keduanya:
    Kebut2an bethot 2 gas =YAMAHA
    Kalem2an nyante2an =HONDA
    Sama2 kebut2an=
    YAMAHA lebih tahan dr HONDA
    Sama2 kalem2an=
    YAMAHA lebih awet dr HONDA

    Balas
    • 28 Januari 2014 pada 12:43
      Permalink

      ane juga makek 2nya,
      menurut ane tinggal produknya apa? ndak bisa bandingin global yamaha vs honda,…
      ane pemakai mio&beat, pendapat ane
      1. mio lebih irit dari beat buat kota2
      2. beat lebih irit ketika jarak jauh dengan gas konstan,.
      3. mio lebih lincah, jok empuk suspensi keras
      4. beat lebih empuk suspensi aja, jok keras
      5. ketahanan jalan jauh + nanjak lebih prefer ke beat
      6. ketahanan mesin ane milih beat,..

      beat2010 mio 2009,..

      orang beli motor karena pengalaman masing2, bukan karena penilaian orang lain,..setelah ane pikir2 jangan milih berdasarkan pabrikan,.pilih produknya saja,..pilih yang bagus n cocok aja,..
      (lagi pengen WTF),…

      Balas
      • 9 Agustus 2014 pada 18:48
        Permalink

        Gak rugi ga pake WTF,starter super merduuuu gak kayak yg laen kraaaakkkkkkkkk…..standar samping super aman klo turu lngsung msin mati,gak kayak yg laen…standar turun malah krrrrakkkkk gubrak,jatuh deh….masih pilih yg lain….????

        Balas
  • 16 Januari 2014 pada 13:36
    Permalink

    semua tergantung kebutuhan.. badan agak besar pake WTF (wan two five…:)), badan agak kecil pake gt125, gitu aja kok revot???

    Balas
  • 16 Januari 2014 pada 16:42
    Permalink

    lorenzo k ‘o ama bocah taun depan juga k o lagi ..

    Balas
  • 20 Januari 2014 pada 15:16
    Permalink

    Tunggu Angka Akhir Tahun Aja, mana yg menang ……………..???

    Balas
  • 21 Januari 2014 pada 11:22
    Permalink

    segmen pemasaran yamaha cenderung kearah anak muda,yang berjiwa dinamis dan gaul,and buat yang suka ngebut dan bla.bla.bla…liat aja dari tampilanya.sedangkan honda lebih cenderung kearah elegan, kenyamanan dalam berkendara, dan yang paling penting lebih safety liat aja fitur fitur nya…!!!
    jadi semua kembali ke diri masing masing aja,mana yang lebih di suka….?

    Balas
    • 29 Januari 2014 pada 08:50
      Permalink

      Memang Jargon Honda memprioritaskan safety tp faktanya fitur2 tersebut tidak maksimal ya bisa dikatakan tdk berfungsi…………

      Balas
      • 9 Agustus 2014 pada 18:57
        Permalink

        Sapa bilang ga berfungsi Gan…???gak pernah pake matic honda ya..????klo agan pengen kluar malem2 klo starter motor berisik pasti dilempar ma batako,klo pake WTF starter super merduuuu…gak sampek bangunin pak RT……hehe…

        Balas
  • 29 Januari 2014 pada 22:43
    Permalink

    Yaaah, kita kembalikan ke pilihan masing masing aja, yg suka vario silahkan, yg suka gt 125 silahkan, gitu aja kok repot, kalo gue mah pengen dua duanya, tapiiii….. pengen tok. Belon beli.

    Balas
  • 29 Januari 2014 pada 23:05
    Permalink

    Tul mas, balek ka awak dhewek, nggak usah saling jatuhin, suka suka aja, ane pribadi sjak zaman 2T udah jatuh cinta ama Garputala, muncul generasi 4T tetep milih Garputala, klo ditanya alesnnya, ya suka aja, nggak mikirin ini itu ini itu, yg penting lancar jaya mendukung aktifitas kita.

    Balas
  • 1 Februari 2014 pada 16:02
    Permalink

    satu lg fitur ringtone “rintihan babi hutan” (kata mbah darmo) masih ada di vario wtf iss kalo stater e adem ayem

    kalo GT 125 blum nyobain

    Balas
  • 2 Februari 2014 pada 09:18
    Permalink

    gw lbihmilih gt125 krn krn gw pnginnya motor yg keren,macho,dn gaul

    Balas
  • 2 Februari 2014 pada 17:40
    Permalink

    ane pake vario125, yang pasti banyak lebihnya, salah satunya lebih ngorok dan ngepos, klo yang lain gak tau.

    Balas
  • 9 Februari 2014 pada 21:07
    Permalink

    sy plilh vario techno 125 karena teknolgi ACG (Alternating Current Generator) dan ISS (Idle Stop System), kalo Injection sudah sama

    Balas
  • 10 Februari 2014 pada 10:26
    Permalink

    harga jual kembalinya tinggian mana….ane sih paling penting yang ini…coz hidup itu harus move on terus kalo ada yang lebih bagus lagi ya tinggal ganti yang lama jadiin tambahan.

    Balas
    • 10 Februari 2014 pada 10:34
      Permalink

      gak abis-abis dong bro?
      kayak hape aja hehe

      Balas
  • 10 Februari 2014 pada 20:25
    Permalink

    ke 2 nya bagus,and mantap,kalo punya dana,ya mending beli 2 nya,bini kasi mio yang misua ngantor pke vario,vario besar dan bertenaga,sekilas mirip matic gede kymco down town 200cc,atawa kawazaki matic j300.ane demen suara nalpotnya,nendang,kalao diganti yoshimura kecil atawa nobby ,kayak a,lbh nendang,

    Balas
  • 15 Februari 2014 pada 16:20
    Permalink

    kynya sumua fitur ok tuhh YMH tapi ko mendekati ke HND tuhh fitur YMH yg standart samping d trunkan mesin mati,,,,wahhhhh

    Balas
    • 9 Agustus 2014 pada 19:05
      Permalink

      Nyonteeeeek abiiiiiiiis……gak bisa ya cari tehnologi sendiri….???contoh:bensin abis mesin mati kek…..menciptakan tehnologi tu gak gampang,asal nyontek aja….

      Balas
  • 3 Maret 2014 pada 09:40
    Permalink

    duit udah siap tapi bingunggggg mau beli yang mana

    Balas
  • 7 Maret 2014 pada 15:56
    Permalink

    Yang punya duit lebih pilih lah vario motor segudang fitur, sebaliknya yang duit cekak pilihlah GT dgn fitur secukupnya.

    Balas
  • 11 Maret 2014 pada 22:58
    Permalink

    O… wan tu five
    Dr td pengen naxa’. Tp malu… untug ada yg naxain dluan… he…he….

    Balas
    • 11 Maret 2014 pada 23:15
      Permalink

      Tp ttp pengen gt gt-anx yamaha. Lunasin mio sol yg lm dlu lg 2 kli agsuran.

      Balas
  • 12 Maret 2014 pada 06:23
    Permalink

    semua matik sama mas bro….sama ngerem di lampu merah….coba lu trobos di depan pak polisi pasti lu ditilang…..

    Balas
  • 13 Maret 2014 pada 21:44
    Permalink

    diatas kertas wario boleh mengungguli xeon(lbh kurang jg dgn gt125),tetapi kenyataan dijalan yg pnh q alami dan bkn cuma sekali,ternyata wario selalu ter-berak berak ngejar xeon jadul q yg masih standard(karbu),jjr q jg heran….awal sempat minder tp lama2 dlm hati q…ternyata yg katanya wario is the best diantara para matik2 kelas 125cc….yg buanternya kek alap2 hanyalah gombal amoh….

    Balas
  • 28 Maret 2014 pada 16:22
    Permalink

    Sebaiknya GT diganti GR aja ……..

    Balas
  • 6 April 2014 pada 23:27
    Permalink

    Ane juga udh beli vario techno CBS…. 😛

    Balas
  • 10 April 2014 pada 23:41
    Permalink

    Saya disini tdk membela siapa-siapa walaupun sya sdh trgabung dgn club vario. Dirumah saya jg bru dtgkan si GT 125. Ini perbandingannya gan :
    1. PERFORMA
    Utk performa, si vario lbh gembot dr pda si GT, byk faktor yg pengaruh antra lain, brt piston, ukuran klep, berat bdan, tangki bhn bakar, roller, dn bnyk lg. Buat smuanya jgn komentar smph klo g prnh bngkar / lht faktanya.
    2. FITUR
    Fitur CBS ini byk jd perdebatan, buat agan yg blm trbiasa, mngkin akan jd msalah, cman cara kerja rem ini ga jauh beda dgn mobil. Kalo pngereman kejut/dadakan, tarik tuas belakang tambah dkit dgn tuas rem depan, pasti akan lbh pakem gan. Fitur ISS ini, jg msh diusut dan di jawarai olh Honda karena sistem listrik yg kompleks dan tdk mdh di tiru, otomatis lbh maju ketimbang GT 125. Namun jgn slh, fitur iss jg pnya minus, bkin aki cpt tekor. Fitur yg lain, kalo di modif biar lamu gajadi AHO, yamaha jauh lbh simpel, sesuai dgn aliran anak muda.
    3. TAMPILAN
    Kalo ini sesuai selera gan, kalo sya sih lbh plih si WTF, krna klo di ksh projie, lbh keliatan grang krn cmn 1, yg satu di kasi Crei 5 mata cuma buat dim/nembak aja, tapi tetep aja keliatan lebih racing si GT125. cmn kalo body blkg, sy lbh suka si GT 125, keliatan lbh ramping & sporty, nggk trlalu gede. Pilih terlihat ELEGAN + MEWAH = VARIO. SPORTY + GARANG = GT 125
    4. KENYAMANAN
    Kalo ini jg tergantung postur tbh ente gan. NILAI PLUS VARIO = jarak anatara dudukan dgn tgan terasa pas, lebar stang juga lebih oke. NILAI MINUS = jok keras, suspensi juga sdkit lbh keras, berat, buat macet jg capek. NILAI PLUS GT 125 = suspensi empuk, jok empuk, ringan. MINUS = getar masih kerasa, body terlalu pendek, setang setir model semi racing jdi terlalu nikuk (perasaan saya sih).

    Sedikit info, monggo kalo mau koreksi, itu pengalaman sy punya 2 kuda matic 125, irit jg nggk beda jauh. Mau canggih tapi melow ya Vario, Mau simpel sporty, kawula muda ya GT 125. Milikin dulu baru komentar gan 🙂

    Balas
    • 9 Agustus 2014 pada 18:27
      Permalink

      Siiiiip,empat jempol untuk Agan…..mau keren pake Vario,mau yg serba nyontek ya pilih yg lain…….

      Balas
    • 31 Oktober 2014 pada 10:59
      Permalink

      gw lgi bingung mo beli pilih yg mana sebaikx bro….dlm hati pengen GT cos lebih kecil dn sporty (sesuai dg postur gw)…

      yg penting buat gw kenyamanan, kestabilan dn perawatan lebih baik yg mna bro?….kalau WTF gw pernah nyoba tarikan joss, anteng, tapi berat buat manuver…
      mohon saranx bro 🙂

      Balas
  • 14 April 2014 pada 08:04
    Permalink

    akhir bulan ini sy pasti beli vario 125 cbs…
    secara daya tahan mesin honda 1 kelas diatas produk merek lain…

    Balas
  • 14 April 2014 pada 08:46
    Permalink

    Yamaha kebingungan, Xeon kalah telak sama Vario 125. Eh, masih ngotot bikin GT 125. Kalo cuman ngandalin power gede buat apa Bro, emangnya mau balapan ? Powernya vario udah lbh dr cukup buat harian. Di ajang GP Yamaha juga diasapin Honda lho …

    Balas
    • 9 Agustus 2014 pada 18:17
      Permalink

      Mantap mas brow,diitung di jalan aja…..banyakan mana yg pake vario ma yg oake xeon….????jauuuuuuuuuuuh,Honda dilawan………

      Balas
    • 9 Agustus 2014 pada 18:18
      Permalink

      Mantap mas brow,diitung di jalan aja…..banyakan mana yg pake vario ma yg pake xeon….????jauuuuuuuuuuuh,Honda dilawan………

      Balas
  • 17 April 2014 pada 23:06
    Permalink

    Oh, , jelas Yamaha GT 125 donk, gue ga suka modelnya vario kaya ibu2 kena obesitas. Haha….. beda ma GT125 top lah no.1 di tanah air

    Balas
  • 20 April 2014 pada 08:44
    Permalink

    senin bru bsa nubnggangin GT125…
    hmmmm penasaran au compare sama WTF nya tmen 😀

    Balas
  • 23 April 2014 pada 11:19
    Permalink

    TABEL UJI BBM DARI MOTORPLUS ITU DATANYA NGAWUR!!! ATO SLAH CETAK. Mosok gaya bebas 14 km/ liter, eco riding 20 km/liter, kebawah 78 km/liter. padahal diuji di ITB, pekok tenan. 😀

    Balas
  • 25 April 2014 pada 02:51
    Permalink

    Vario 125 maupun xeon GT 125 masing2 ada plus dan minus. Matic itu motor yg mengutamakan kemudahan berkendara, kenyamanan dan fungsional di saat membawa barang2. Vario 125 lbh mengutamakan kenyamanan dgn karakter mesin yg halus ditambah fitur2 yg mengusung nilai teknologi. Xeon GT 125 lebih mengutamakan performa mesin dan handling. Untuk kenyamanan, meskipun tdk sebaik vario 125 tp suspensi xeon GT sudah lbh baik dr produk matic yamaha sebelum2nya. Hanya saja suara mesin xeon GT saat berakselerasi terdengar suara krak krak, kalau vario bunyinya krok krok saat buka gas, tek tek saat tutup gas ( terutama saat mesin masih dingin ) dan tentunya masih bnyk perbedaan lainnya.

    Balas
  • 3 Mei 2014 pada 11:17
    Permalink

    kalo memudahkan berkendara jd heran jg sih. si Honda WTF itu depannya segede bagong. mudah berkendara, sulit buat parkir.kelebihan fitur jg akan berakibat semakin mahal ongkos perawatannya.kalo baru mungkin masih belum terasa.tp kalo udah pada aus 3-4 th lagi ngga tau jd kaya apa secara org Indonesia pada umumnya masih lemah soal perawatan.

    Balas
  • 11 Mei 2014 pada 21:46
    Permalink

    Coba motor Honda mana yg body’nya keren…???
    Dr dulu body’nya ya gitu” aj, Persis Ade Namnung choy… Hahahaaaa…
    Motor kox lebar kayax Reog Ponorogo. Wkwkkwkkkk…

    Balas
  • 27 Mei 2014 pada 07:42
    Permalink

    kalian semua ini taik ya.,
    berak semua ya.,
    membela produk yang gak ada untungnya.,
    vario maupun xeon dll.,. gak ada yang sempurna
    Hari gini Masih naik Motor” KAMPUNGAN ”

    Balas
    • 27 Mei 2014 pada 07:55
      Permalink

      SETUJU MAS YUDIII.,.
      NGAPAIN KOMEN HAL YANG UDAH JELAS,
      KOMEN SEPERTI APAPUNUN TETAP HONDA DAN YAMAHA YANG MERAUP UNTUNG.,
      TAPI GUE MILIH GT 125 TERBUKTI IRIT ., DAN UDAH PAKAI 2 BULAN., PP JATINEGARA – TANGERANG CIMONE CUKUP 15 RIBU BELI BENSIN DAN MASIH ADA SISA BENSIN.,
      TERBUKTI IRIT
      salam super by Yulia Wulandari

      Balas
      • 1 Juni 2014 pada 16:26
        Permalink

        sory…apakah para komentator sudah MEMILIKI atau minimal mencoba kedua motor ini?
        Atau jangan” cuma bisa memberikan komentar saja?

        Balas
  • 5 Juni 2014 pada 10:03
    Permalink

    Hi there, the whole thing is going sound here and ofcourse every one is
    sharing information, that’s truly good, keep up writing.

    Balas
  • 6 Juni 2014 pada 16:41
    Permalink

    Hello there, I believe your site could possibly be having internet
    browser compatibility issues. Whenever I take a look at
    your web site in Safari, it looks fine but when opening
    in I.E., it has some overlapping issues. I simply
    wanted to provide you with a quick heads up!

    Aside from that, great website!

    Balas
  • 8 Juni 2014 pada 16:46
    Permalink

    Now I am going to do my breakfast, later than having my breakfast coming again to read more news.

    Balas
  • 16 Juni 2014 pada 03:40
    Permalink

    Hey there, You have done an excellent job. I’ll certainly digg it
    and personally recommend to my friends. I am confident they’ll be benefited from this website.

    Balas
  • 17 Juni 2014 pada 19:49
    Permalink

    motor sampah semua itu, hanya suzuki shogun 2001.. rajanya motor.

    Balas
  • 27 Juni 2014 pada 06:35
    Permalink

    top speed gps vario kisaran 107 km/jam dan gt cm 102 km/jam. kena gronjalan msh anteng vario sdgkan gt 125 muncal muncal

    Balas
  • 28 Juni 2014 pada 15:37
    Permalink

    Kalo saya sii yes!!…..
    saya lagi pilih mau vario125 apa gt 125….. pendapat gan di atass semua cukup membantu thanks.. ada tanggapan dari pihak honda atau yamaha,,,???

    Balas
  • 12 Juli 2014 pada 14:54
    Permalink

    Terrific post however , I was wanting to know if you could write a litte more on this topic?

    I’d be very grateful if you could elaborate
    a little bit more. Appreciate it!

    Balas
  • 19 Juli 2014 pada 16:20
    Permalink

    Hey would you mind letting me know which web host you’re working with?

    I’ve loaded your blog in 3 different internet browsers and
    I must say this blog loads a lot quicker then most. Can you suggest a good hosting
    provider at a reasonable price? Kudos, I appreciate
    it!

    Balas
  • 28 Juli 2014 pada 11:08
    Permalink

    I used to be recommended this web site by means of my cousin. I’m now
    not positive whether this submit is written through him as no one else realize such precise about my problem.
    You are amazing! Thanks!

    Balas
  • 5 Agustus 2014 pada 21:06
    Permalink

    Great items from you, man. I’ve consider your stuff previous to and you are simply too
    magnificent. I really like what you have received right here,
    certainly like what you are stating and the way during
    which you say it. You are making it enjoyable and you continue to take care of to keep it smart.
    I can not wait to learn far more from you. That
    is actually a great website.

    Balas
  • 9 Agustus 2014 pada 18:11
    Permalink

    Tehnologi Honda jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh lebih unggul,banyak niru juga tuh Yamaha….mau bukti..???

    Balas
  • 13 Agustus 2014 pada 21:45
    Permalink

    1.body GT 125 win (penting buat yg laki bgt)
    2.irit GT 125 win (iss lebih irit klo macet bro,ini cocok buat yg ga tau jalan,bru punya mator matic,& yang baru belajar naek motor,klo udah pro pasti pilih yamaha GT 125,Emangnya naek motor pilih macet yg banyak berhentinya,smua orang pasti pilih cepat sampai,lari ok,tampang cowo banget yg siap ngedepin pake EAGLE EYESnya Bro,buktikan jgn coment2 pasaran yg di pake itu smuanya lagu lama alias jaman jadul ini 2014 bro teknologi yg menentukan bkan budaya ICON BRAND2an.)
    3.dah cobain ke2nya blum,yg blum ‘coment’s yg lain aja OKE

    Balas
  • 19 Agustus 2014 pada 21:42
    Permalink

    Besok mau beli yamaha gt 125 garuda.semoga tdk salah pilih.selamaini ana pake honda.amin.

    Balas
  • 20 Agustus 2014 pada 11:08
    Permalink

    ane udh nyobain keduanya.. berikut perbandingan yg ane rasakan:
    1. Kalo WTF memang lebih banyak fitur, tapi ane rasa setelah pake 6 bulan motor temen, tarikan gas pertama kurang makan, lalu pas tanjakan mesin teriak minta tolong, yg orng2 bilang CBS itu kayanya ga guna deh, ane make biasa2 aja kaya matic yg laen. trus yg ISS ane jarang make, wong ga macet. Lagipula bodynya juga trlalu gendut, berat pulak :3. Intinya mah WTF harus sering2 keluar masuk bengkel.
    2 Kalo GT 125 walaupun fitur masih kalah jauh sm WTF, tarikan bagus, awet, performa stabil, lebih irit pulaa. body khalayak muda banget dah, lebih ringan dan tidak gendut, jadi cocok bgt sm anak2 muda skrng yg mengutamakan penampilan. Lalu jarang kluar masuk bengkel, itulah kelebihan yamaha, LOW COST, kualitas BINTANG 5.

    Sedikit tambahan, semua temen2 ane pake yamaha, ga ada honda 1 pun, udah pake 2-3 tahunan masih awet, jarang ada keluhan. termasih keluarga ane jg lebih prefer ke yamaha. soalnya gitu AWET.

    Jadi, ane cuman ngasih pandangan ane aja, sok agan2 yg nentukan. Kalo agan2 sekalian punya pandangan soal WTF sok mangga.. beri masukan.

    Balas
  • 30 Agustus 2014 pada 13:21
    Permalink

    My brother suggested I may like this website. He was once entirely right.

    This post truly made my day. You cann’t believe just how much time
    I had spent for this information! Thanks!

    Balas
  • 4 September 2014 pada 16:44
    Permalink

    14 km per liter? Trs 78 km per liter? Motorplus emg ajaib, pekok mangsude. Wkwkwk

    Balas
  • 5 September 2014 pada 22:47
    Permalink

    Hello there I am so grateful I found your website, I really found you by error, while I
    was looking on Yahoo for something else, Anyways I am here
    now and would just like to say thank you
    for a incredible post and a all round thrilling blog (I also love the
    theme/design), I don’t have time to read through it all
    at the minute but I have saved it and also added your RSS
    feeds, so when I have time I will be back to read much
    more, Please do keep up the awesome work.

    Balas
  • 5 September 2014 pada 23:34
    Permalink

    The cartridges which are present in it is the combination of the KCYM(Black, Cyan, Yellow, Magenta).
    ‘Take your #0 Phillips-head screwdriver and remove the small
    silver screw. The $3 reward can help stretch already tight budgets for the average consumer, particularly
    when you know that you are going to need a bunch of school supplies in just a few short months.

    Balas
  • 10 September 2014 pada 23:39
    Permalink

    Very good information. Lucky me I found your website by chance (stumbleupon).
    I have saved as a favorite for later!

    Balas
  • 21 September 2014 pada 12:01
    Permalink

    Highly energetic post, I loved that a lot. Will there be a part 2?

    Balas
  • 13 November 2014 pada 12:46
    Permalink

    TEMBELEK KABEH..

    Balas
  • 13 November 2014 pada 14:31
    Permalink

    q beli vario 125 iss uda 18,400 seminggu yg lalu mantep banget klo yamaha si ok tapi kalo lgi butuh duit harganya itu loh yg bikin kapok pakek yamaha

    Balas
  • 21 November 2014 pada 11:31
    Permalink

    coba perhatikan body honda beat yang baru kok kayak niru-niru yamaha mio soul yang dikecilin, lampu depan, lampu belakang. trus yang lampu belakang beat ikut-ikutan pake strip kayak soul GT walaupun stripnya di rating…hehehehe………….ini cuma iseng merhatiin tidak ada maksud yang lain

    Balas
  • 21 November 2014 pada 11:34
    Permalink

    kalau menurut saya model product honda paling sempurna adalah scoopy. dilihat dari manapun bagus. kalau mesin saya tidak tahu seperti apa..

    Balas
  • 10 Februari 2015 pada 19:38
    Permalink

    Hello Dear, are you genuinely visiting this site regularly,
    if so afterward you will definitely obtain good know-how.

    Balas
  • 26 Maret 2015 pada 00:14
    Permalink

    Yamaha dundh LEBIH unggulan dibandingkan Honda . Yamaha Gaya lebih WOW udha ggTu Body na gag bunyi kretek” dibandingkan Honda yg serba GETER . Udha ggTu honda track awal na enteng diatas kempos . SalLam GT Mania

    Balas
  • 2 April 2015 pada 17:38
    Permalink

    yamaha no1 . honda cuman mennag irit bodi selalu bikin gemrot

    Balas
  • 2 April 2015 pada 17:42
    Permalink

    WOY BAGI PENGEMAR YAMAHA JANGAN LUPA TANCAP TERRUS GAS NYA HAHAHAHAHAHA

    Balas
  • 13 April 2015 pada 15:31
    Permalink

    kalo irit honda : bawa motor nya pelan pelan kayak emak 2x
    pake kecepatan tinggi dan stop and go sama aja dgn tetangga.
    onderdil di bengkel murah : ada kw 1 sampai kw 3
    yang ori indent lama di dealer.
    service ahas bagus dan terlatih : motor ane sudah diservis baut body tdk di kencengin,busi longgar.waktu servis biasanya 45 menit,jadi 25 menit.benar terampil mekanik nya.
    byk pemilik honda masuk service dealer tetangga.lho kok ada apa.jawaban nya ya begitu.

    Balas
  • 20 Mei 2015 pada 17:05
    Permalink

    aku pengen beli motor metik yg paling irit. bingung antara vario 125 VS mio GT.. iklan’ny si lebih irit GT tp dr bodi kok minat vario cz bodi besar jd aman biarpun hujan gk kecipratan dr depan.. kira2 irit mn yg bnr.. bg yg tau silahkan komen dan trims atas bantuan’ny..

    Balas
  • 30 Juni 2015 pada 01:04
    Permalink

    Hello there! I know this is somewhat off topic but I was wondering which blog platform
    are you using for this site? I’m getting sick and tired of WordPress
    because I’ve had problems with hackers and I’m looking at alternatives for another
    platform. I would be great if you could point me in the direction of a good platform.

    Balas
  • 18 September 2015 pada 12:17
    Permalink

    Xeon gt lebih bertenaga.vario’bodinya z yg gede tenaganya gk ada…

    Balas
  • 18 Desember 2018 pada 12:51
    Permalink

    motor ane sudah diservis baut body tdk di kencengin,busi longgar.waktu servis biasanya 45 menit,jadi 25 menit.benar terampil mekanik nya.

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: