debt-collector-yang-diamuk-massa-di-bekasi
debt-collector-yang-diamuk-massa-di-bekas

Dua orang debt collector babak belur dan bisa dikatakan sekarat dengan luka disekujur tubuh setelah dihajar masa, karena narik motor leasing dijalan. Si empunya motor mengiranya begal lalu menriaki maling dan kemudian massa datang menggebuki mereka. Nah cara ini sering digunakan debt collector untuk menarik motor leasing bermasalah. Merampas motor saat ditemukan di jalan yang sedang dipake pemiliknya. Ya risikonya seperti itu, tak jarrang dibilang maling dan digebukin.

Kronologisnya menurut Pos Kota, kedua debt collector tersebut adalah Riyanto, 30 dan Mus Mulyadi, 32. Keduanya datang ke perempatan Jakasetia untuk memantau sejumlah kendaraan roda dua yang kreditnya bermasalah. Saat Vario hitam  melintas dan masuk daftar motor bermasalah, langsung keduanya mengejar untuk menghentikan vario yang dikemudikan Rakas. SI Rakas 20 tahun itu malah tancap gas. Dua debt collector makin nafsu ngejar dan menabrak sepeda motor Vario hingga jatuh. Rakas langsung meneriaki keduanya sebagai maling. Kontan, warga langsung mengeroyok Riyanto dan Mus Mulyadi. Buagh bugh, hinga luka disekujur tubuh keduanya, massapun tak dengar penjelasan korban yang menyebut dirinya bukan maling. Bahkan, ada yang berteriak untuk membakarnya. Untungnya ada petugas datang dan menyelamatkan dua debt collector itu.

Nah, disini nampaknya musti ada aturan sedemikian rupa untuk mengatur bahwa krerdit bermasalah kan bisa diselesaikan dengan cara lebih baik, entah itu dirumah, atau dengan jaminan atau dengan cara lain. Kalau begini kan banyak pihak yang berpeluang dirugikan. Si empunya bisa saja memang mengira motornya bakal dirampas begal. Si debt collector kan bisa juga mati kalau dikeroyok massa, mereka debt collector pula yang dirugikan.

Lalu siapa salah? Sulit juga menilai ini, faktanya kalau udah ditagih debtcolletor pasti cicilan nunggak beberapa bulan, di sisi lain memang cara merampas motornya juga sangar!?