Diskusi Seputar Kualat: ISIS Hancurkan Makam Nabi Yunus Gak Kualat?

isis hancurkan makam Nabi Yunus
isis-hancurkan-makam-Nabi-Yunus

Mas bro sekalian, topik ini boleh jadi agak sensitif, tapi ya monggo urun rembug diskusi seputar kualat. Bahwa di Indonesia ini sangat kental dengan istilah kualat, misalnya ada makam kuno, entah apapun agamanya katanya bisa kualat, orang jawa bilang bisa sawanen, lalu ada yang bilang bisa kesurupan, bisa sakit dan sebagainya seandainya kita datang tanpa permisi atau bahkan merusak tempat tersebut. Nah sekarang misalkan kita menengok sebuah peristia di luar negeri bahwa ternyata makam Nabi Yunus dihancurkan ISIS. Apa nggak kualat ya?

Pertama tentu kita tidak setuju perusakan daerah bersejarah bagi beberapa agama, terlepas itu dbatable atau tidak ya teteplah menghormati tempat-tempat bersejarah.

Ke dua, kok gak ada kabar bahwa ISIS kualat, padahal itu makam Nabi. Nah belum kualat atau tidak kualat, atatupun kualat itu semua juga tidak terekspos media hingga kini. Ataupun bentuk kualatnya juga debatable juga msih perlu penelusuran lebih lanjut.

Ke tiga, apakah memang kualat itu dipengaruhi kepercayaan, atau kemampuan orang terhindar dari kualat atau hanya kebetulan, pasalnya di Indonesia banyak yang bilang kualat, tap ISIS ini lebih dari kurang ajar tapi belum terdengar kabar kualat.

Ke empat, bagaimana dengan bule misalkan zaman penjajah Belanda ada yang dikabarkan kualat?

Nha monggo bagaimana menurut pendapat agan sekalian sesuai keyakinan masing-masing. Mohon maaf ini hanya diskusi tanpa mengurangi respek terhadap semua keyaknian. Hanya melihat faka yang ada di lapangan saja. Salam hormat selalu buat agan sekalian.

16 thoughts on “Diskusi Seputar Kualat: ISIS Hancurkan Makam Nabi Yunus Gak Kualat?

  • 21 Juni 2015 pada 21:30
    Permalink

    ISIS biadab! #fuckISIS #shameonyouISIS

    Balas
  • 21 Juni 2015 pada 22:39
    Permalink

    Kualat itu ada hanya jika Alloh yg menghendaki,dan kita tidak prnh tau kapan kualat itu akan datang terhadap orang yg melakukan perbuatan terkutuk atau bahkan tidak sama sekali…
    Yang pasti setiap perbuatan akan ada balasan dari Alloh… bisa di dunia atau di akherat kelak….

    Balas
  • 21 Juni 2015 pada 23:08
    Permalink

    orang naik motor knalpot racing ngebut dikampung,tibo jongos raine,,kualat yg nyata,,,,,hahaha

    Balas
  • 21 Juni 2015 pada 23:37
    Permalink

    saya kira tidak, cari tahu tentang ratakan kuburan dengan tanah, tentang penghormatan terhadap nabi banyak caranya dengan mengikuti ajarannya, seperti ajaran Nabi Ibrahim tentang membersihkan badan, menggunting kuku, memotong rambut, bersunat dan lain-lain. Masalahnya banyak orang-orang di jaman sekarang ini lebih mengagungkan sosok nabi ketimbang sang pencipta.

    Balas
    • 22 Juni 2015 pada 04:58
      Permalink

      betul bro. tapi. tapinya itu loh. itu kan perbuatan yang terlanjur. seperti makam nabi terakhir. ga ada tuntutan dari agama islam buat meratakan jika sudah lama terjadi. akibat ketidak tahuan orang2 dulu. atau kebodohan orang2 dulu.

      beda kasus jikalau makam itu disakralkan buat mencari berkah. maka makam itu gimana caranya baiknya dijauhkan dari potensi orang2 berbuat syirik.

      bisa diratakan (biasanya mayat dipindah tuh), tapi tindakan memindah juga melecehkan.

      membangun gedung perkantoran atau jalan di atas juga melecehkan.

      tapi jika nabi kita dan para sahabatnya dulu pernah mengabarkan tentang hal ini dan ada solusinya, ya pakai saja itu.

      yang jelas jangan jauh dari syariat lah. apa kata tuhan dan nabinya ikutin. tanya dengan ulama hadis biar ga tertipu hadis palsu/lemah.

      Balas
  • 22 Juni 2015 pada 04:48
    Permalink

    ga usah bahas ISIS nya kalo gitu. kalo bahas kualat berarti tuhan menimpanya dengan balasan di dunia. kalo mereka anteng2 saja maka namanya istidroj (tuhan membiar mereka sesat dan akan tewas dalam keadaan kafir). karena pada prinsipnya jangan melecehkan makam seseorang apalagi nabi. maka dari itu nabi kita melarang duduk di atas kuburan. sebab perbuatan itu dilaknat tuhan.

    Balas
  • 22 Juni 2015 pada 09:50
    Permalink

    Selama ini dapat info dari media barat. Lgi cari tau berita objektifitas ISIS dr sumber netral

    Balas
    • 22 Juni 2015 pada 09:51
      Permalink

      Dan sebenarnya ada yg lebih biadab lagi yaitu SYIAH

      Balas
      • 22 Juni 2015 pada 09:58
        Permalink

        monggo dilihat siaran berita dari iraq, suriah, dsb kan tiap hari ada tu gan di TV parabola

        Balas
  • 22 Juni 2015 pada 10:57
    Permalink

    Lebih parah lagi faham TAKFIRI si WAHABI laknatulloh. Persis kelakuan ISIS

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

%d blogger menyukai ini: