Ketua Geng Motor Ganas Ditangkap Pasca Tusuk Tentara

pelaku penusukan tentara
ib-alias-dw-26-seorang-pelaku-penikaman-anggota-tni-ad

Ngeri nian nama geng motor yang diketuai Ibrahim alias Dewa 26 tahun ini. Ganesa disingkat ganas nekat sadis, woh ngeri. Sang ketua ini memiliki sejarah catatan kriminal yang cukup banyak. Dan salah satunya adala menusuk tentara atau lebih tepatnya anggota TNI AD di kawasan Jodoh Square belakang bank BCA, Jodoh, Minggu (22/3) lalu. Ia kini ditangkap Satreskrim Polresta Barelang di Bukit Senyum, Batam, Kepri, pada Jumat (19/6).

Berikut ini kasus yang pernah didalangi sang ketua geng motor menurut batam post!

Kerap melakukan aksi begal, jambret, ranmor dan sejumlah aksi kriminal tawuran lain sebelum di tangkap polisi, hal ini dijelaskan penyidik di Mapolresta Barelang. Kasus terakhir adalah penikaman di belakang bank BCA Jodoh dengan korban adalah anggota TNI. Kasus lain masih didalami polisi.

Geng motor ini pernah memakan korban yakni seorang siswi SMK yang dirampok hingga tewas di kawasan Lubukbaja tahun 2014 lalu. Atas kejadian itu polisi sudah menangkap dua pelaku anak dibawa umur yang tak lain adalah anggota kelompoknya Dewa.

6 thoughts on “Ketua Geng Motor Ganas Ditangkap Pasca Tusuk Tentara

  • 21 Juni 2015 pada 12:21
    Permalink

    amputasi aje tangan n kaki nya, biar gak ganas lagi …

    Balas
  • 21 Juni 2015 pada 13:28
    Permalink

    dipecah ae prejilane..

    Balas
  • 21 Juni 2015 pada 15:01
    Permalink

    dibuat cacat aja pak pol biar gak berulah lagi

    Balas
  • 21 Juni 2015 pada 19:17
    Permalink

    Tembak aja tempurung lututnya biar lumpuh sekalian….
    Klau cm di penjara aja nanti setelah bebas pasti di ulangi lg perbuatannya…

    Balas
  • 19 Juni 2016 pada 05:57
    Permalink

    yg begini udh . matiin kalo gak cacatin . kelar urusan . udah kambuhan

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

%d blogger menyukai ini: