Per 1 Oktober, Pelajar Merokok Ga Naik Kelas! Di Purwakarta

pelajar merokok
pelajar-merokok

Beberapa gebrakan dibuat oleh Bupati Purwakarta belakangan ini, setelah menerbitkan perda bakal nikahin pemuda yang pacaran lewat jam 9 malam, kini Pemkab Purwakarta telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 71 Tahun 2015 Tentang Larangan Merokok Bagi Pelajar. Peraturan ini bakal diberlakukan serentak di seluruh Purwakarta per 1 Oktober 2015.

Ya, per 1 Oktober mendatang di daerah Purwakarta Pelajar dilarang merokok, di sisi lain warung, toko, minimarket serta supermarket dilarang menjual rokok kepada pelajar dan anak dibawah umur, sementara di rumah orang tua dilarang  menyuruh anaknya membelikan rokok.

Sanksi berat menanti bagi setiap pelajar yang kedapatan merokok. Di sisi lain sanksi juga diberikan berupa penutupan usaha warung dan sejenisnya yang kedapatan menjual rokok.

 

9 thoughts on “Per 1 Oktober, Pelajar Merokok Ga Naik Kelas! Di Purwakarta

  • 27 September 2015 pada 09:37
    Permalink

    siip apresiasi niat baiknya semoga lancar

    Balas
  • 27 September 2015 pada 09:37
    Permalink

    trusmi rame mbah, nonton ora??

    Balas
  • 27 September 2015 pada 09:58
    Permalink

    rokok adalah awal dari narkoba…dimana mana ada rokok, hanya 1 meter dari sekolah SD ada warung jual rokok,miriiisss…iklan paling bagus layar digital ya rokok hampir dsetiap persimpangan kota besar pula…para pengusaha rokok pada tertawa rokoknya laris manis sementara itu para generus bangsa hancur dan bobrok gara” berawal dari rokok.

    Balas
  • 27 September 2015 pada 10:07
    Permalink

    mantap neh bupati nya.

    Balas
  • 27 September 2015 pada 10:37
    Permalink

    setujuh deh .. masih anak2 jangan coba2 belajar merokok, belajar cari ilmu yg benar .. kalo udah gak nyusahin orang tua boleh tuh terserah lu, tp lbh baik lagi tu duit rokok dipake bwt hal yg bener

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: