Penjualan CBR 150 Sudah Ngalahin R 15 Kenapa Cepat-cepat di Face Lift? Ini Alasannya!

cbr150lokal
cbr150lokal

Kedatangan CBR 150 Lokal perlahan tapi pasti ternyata mampu mengalahkan dominasi R 15 di segmen sport fairing 150 cc. Tengok saja penjualan Honda CBR150R untuk bulan September 2015, motor ini laku 6205 unit, sementara Yamaha  R15 terjual 4.263 unit. Masih kalah dari CR 150 Lokal. Nah sekarang ini ramai dirumorkan dan hampir pasti “wong dah keluar TPTnya”  bahwa CBR 150 bakal di Facelift. Pertanyaannya kenapa, kok buru-buru amat, kenapa gak CBR 250 dulu? Nah pertanyaan ini banyak di lontarkan di berbagai group FB.

Tentunya tak mudah menjawab pertanyaan ini, harus mengkaji berbagai sisi, mulai dari kebiasaan AHM dalam menggelontorkan motor, strategi AHM, gejala yang terlihat di lapangan, dan sebagainya. Nah setelah merenung lama di kamar mandi, James Bons mencoba untuk meraba dari dua sisi sudut pandang pembahasan, pertama strategi penetrasi AHM terhadap pasar, dan yang ke dua adalah kondisi real lapangan.

Strategi Penetrasi Honda

Kalau dilihat secara keseluruhan atau dengan menengok kiprah Honda dalam 10 tahun ini, bisa kebaca bahwa strategi AHM adalah luluh lantak per sektor. Artinya Honda terkonsentrasi pada satu sektor, digarap serius lalu ditumbangkan, baru merambah ke sektor lain. Honda tidak melakukan strategi sapu jagad dengan menyerang semua sektor, malah tidak fokus mungkin menurut Honda.

Contoh kasus di tahun 2005-2009 dimana Yamaha sedang kuat di segmen skutik dengan hadirnya Mio, lalu menyusul menggulingkan Honda di Segmen sport dengan hadirnya V-ixion hingga ketika itu Yamaha mampu menyamai penjualan Honda, Honda tak langsung membalas membabibuta di semua sektor. Honda lebih berpikir kalem dan mengidentifikasi per sektor, mempelajari kelemahan lawan dan peluang yang bisa diraih, lalu menggebrak dan menjatuhkan lawan per sektor.

Pertama yang digarap adalah segmen skutik dulu, dengan menelurkan Beat, lallu Vario, kemudian Scoopy, dan Spacy. Nah setelah sukses menggulingkan Yamaha di segmen skutik ini dengan telak, baru Honda pindah ke segmen sport. Segmen inipun dimulai dari kelas 150 cc naked, kemudian menluncurkan Fairing. Nah Honda serius menggarap ini hingga betul-betul memenangkan pertempuran. Hadirnya CB 150 R lalu disusul dengan face lift, dan kemudian hadirnya CBR 150 lokal, jelas menambah daya dobrak Honda.

Nah, dari sini terlihat setelah CB 150 R facelift mendobrak merongrog V-ixion, giliran dong deCBR 150 facelift. Honda belum akan mengurusi sport 250 cc sebelum kelas 150 cc dikuasi secara mutlak. Ya itu gan, per sektor. Ibarat perang, gerilya per sektor lebih efektif dan efisian, layaknya game-game macem Counter Strike.

Kebutuhan Lapangan

CB 150 R telh diface lift, mulai dari tampilan, hingga jerohan mesin. Nah ketika agan sekalian mencoba All New CB 150 R, jelas banget nendang enteng dan bertenaga. Nah, saat nyoba CB 150 R, pasti agan sekalian akan merasakan sesuatu yang beda. Berat, dan harus nunggu untuk bisa nyampek ke top speed. Sementara kebutuhan lapangan di Indonesia banyak yang lebih fungional mengandalkan torsi, artinya hentakan awal kudu dikuatin.

Selanjutnya kalau melihat kelas, tentu klas CB 150 R di bawah CBR 150, dari sisi hargnya lho gan. Nah disini bisa komplen dong kalau mesin dan tampilang CB 150 R lebih keren dari CBR 150 R.

Makanya dari dua sisi ini yakni kebutuhan perkotaan akan torsi dan kelayakan kelas bahwa CBR 150 ebih tinggi dari CB 150, maka sudah menjadi lazim ketika Honda akhirnya memface lift CBR 150 lokal. So, ya sangat wajar ketika CBR nanti selain upggrade tampilan, juga upgrade masalah mesin.

Lha Sonic kok bisa Bareng CB 150 R Face Lift?

Kalau kasus ini boleh jadi karena Honda sedang punya bidikan dengan Suzuki gan. Selain itu bahwa mesin CB 150 R baru dan mesin Sonic bisa dikatakan sejenis, sehingga pengerjaannya bisa sekali desain, atau bisa dikatakan sekali desain dua mesin tercetak.Oleh karenanya dua sektor langsung dikrjakan Honda.

So, ini hanya analisa kamar mandi James Bons gan, bisa salah bisa benar.

24 komentar pada “Penjualan CBR 150 Sudah Ngalahin R 15 Kenapa Cepat-cepat di Face Lift? Ini Alasannya!

  • 6 Januari 2016 pada 08:58
    Permalink

    honda mah kerjaannya niru mulu.., selalu nunggu kompetitor ngeluarin jenis apa…. ya dia jg bakal ngeluarin yg sejenis jg.. bahkan dari segi bentuk sangat menirukan kompetitor.. semua pabrikan ditiru sama honda, seolah honda tuh pgn jd penguasa tp honda tidak memikirkan dari sektor material, keditelan design, & ergonomis nya, masyarakat sudah terdoktrin dengan slogan HONDA IRIT, ok apakah benar DOHC itu irit ?? apakah sekarang motor 4 tak cuma honda saja ?? apakah motor irit itu dalam jangka 1 bulan water coolennya cepat habis ?? sedangkan si kompetitor nya sampai 2th pun tidak berkurang..so..?? mana yg mesinnya lbh efisien ??? DOHC or SOHC ??…belom lagi pernyataan pak margono petinggi honda yg menyatakan KALAUPUN PCX DILOKALKAN NMAX TIDAK BISA MENYAINGI VITUR VITUR KELEBIHAN PCX …What ???? fitur yang mana ????? justru Nmax lah yg lbh bnyk fitur nya , Mesin VVA PCX Belum, Mesin Blue Core PCX masih karbu, sistem pengereman ABS PCX belum, ban gambot PCX belum.. hadeuhhhh…tp sekarang mah pikirin dulu lah kwalitas materialnya…

    Balas
    • 6 Januari 2016 pada 09:58
      Permalink

      strategi marketing
      gak perlu ngelantur, santa saza laaagh
      masyarakat beli pasti udah berpikir mateeeeng, yang terbaik bagi dirinya, kalo dia gak nyaman dia bakal pindah ke pabrikan lain kok
      kalo market makin naik artinya makin disukai, market turun artinya???
      time will tell laaaaagh

      Balas
    • 6 Januari 2016 pada 10:10
      Permalink

      Mas malu2in aja ..ud orasi panjang2 salah lagi ..pcx dbilang karbu
      Mesin parut kelapa ane aja ud injek sih .. *eh

      Balas
      • 6 Januari 2016 pada 17:29
        Permalink

        Beli dimana mesin parut kelapanya mas?? Ane pengen genset ane di injeksiin jg deee…

        Balas
    • 6 Januari 2016 pada 10:25
      Permalink

      Sebenernya ini simbiosis mutualisme, membiarkan Y berjaya dulu baru si H mulai main. Karena kalau si H mulai main duluan si Y nanti ga kebagian apa2. Ini adalah kerjasama market. Lihat lah produk S, si H membiarkan si S itu lalulalang sendirian lama, padahal si H bisa aja ngedobrak dari awal ngeluarin Sosis tapi yaitu nanti si S bangkrut. H lebih kalem dalam strategi bisnisnya karena sudah mempunyai nama yg besar dan model yg banyak dan sudah melegenda seperti CBR series, CB series, NSR Series, Sonic, dll.. Belum lagi di dalem negeri seperti Tiger, Supra, Vario, dll..
      Untuk tiru meniru coba pikirkan kembali mana yg ditiru? Saya rasa ga deh mas.. Jadi kalem ae lah ya mas.. Semua itu menguntungkan jadi banyak model yg bagus dan fitur serta performa yg mantap, setiap pabrilan jadi berlomba-lomba. Tinggal tunggu pabrikan lokal kita untuk ikutan maju. Viar sepertinya lagi ngedobrak di segi motor penggaruk tanah.

      Balas
    • 6 Januari 2016 pada 11:02
      Permalink

      Jdi orang jgn kelewat bego bin dongo, kasian gue liat komen u… Lebih banyak baca lagi biar ilmunya tambah…jgn kaya babon dongo tingkat dewa.

      Balas
    • 6 Januari 2016 pada 13:57
      Permalink

      mas, itu ilernya dilap dulu …

      Balas
    • 6 Januari 2016 pada 18:20
      Permalink

      Malah curhat, dowo men. Keseriusen

      Balas
  • 6 Januari 2016 pada 09:55
    Permalink

    wanjrit PCX karbu.. ganti PE28 bisa kali ya.. :v

    Balas
  • 6 Januari 2016 pada 10:23
    Permalink

    bener ko pcx gw pake karbu,
    udah ganti pake karbu pe28 malah,
    tapi sebelumnya udah engine swap sama mbit lawas :v

    Balas
  • 6 Januari 2016 pada 11:50
    Permalink

    pakdhe, sampeyan yen soko cedhak asli ngganteng …

    Balas
  • 6 Januari 2016 pada 12:32
    Permalink

    renungannya sedaph gan…

    bluecore itu apa sih sebenernya ?… jelaskan detailnya ?… (pasti niru honda)

    Balas
  • 6 Januari 2016 pada 13:42
    Permalink

    Atas sendiri sales kurang minum susu…
    Lucu. Wakakakaa

    Balas
  • 6 Januari 2016 pada 14:31
    Permalink

    Bisa jadi buat ngehadang xabre, selisih harga gak jauh jd org bakal mikir klo bner xabre dibandrol diatas vixi skitar 26/27 jutaan, tambahin 3-4 juta gue udah dapet sport full fairing dohc..

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: