Rossi Terlibat Insiden Panas dengan Lorenzo di Fp4, Lihat Vidionya!

Rossi-Terlibat-Insiden-Panas-dengan-Lorenzo-di-Fp4
Rossi Terlibat Insiden Panas dengan Lorenzo di Fp4

Rossi terlibat insiden panas dengan Lorenzo di FP4 gan, lihat saja vidionya gan di bawah ini! Ya, dalam vidio tersebut Rossi terlihat kesal sambil mengayunkan tangan pada rekan satu teamnya tersebut. Rossi merasa jalurnya terhalang oleh Lorenzo yang berjalan perlahan di jalur cepat. Terlihat di video di akun twitter MotoGP, Rossi melewati tikungan ke kanan, tapi ada Lorenzo di sisi dalam tikungan (jalur cepat). Rossi harus memperlambat laju Jmotornya karena ada Lorenzo, dan hal ini nampak sekali membuatnya kesal.

Berikut Vidionya:

 

Wew, berikut statmen Rossi:

“Bayangin mas bro, ia keluar dari pit tanpa melihat trek dan ketika ia tiba di tikungan pertama ia mencoba untuk memperlambat, masalahnya dia berada di line, (menghambat laju Inyong lah) Inyong bilang ‘ mengapa ? ‘ dan Inyong berharap ‘ maaf dari ia ‘ , tapi ia seperti mengatakan ‘ WTF ..anda inginkan’?

Dan ini jawaban Lorenzo:

“Menurut saya dia tidak punya alasan untuk mengeluh. Semua orang tahu bila Anda keluar dari pit Anda tidak bisa berhenti [ sepenuhnya ] untuk membiarkan yang lain lewat. Satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah tetap pada garis putih. Jelaslah Aku tidak maulah minggir ke gravel. Lalu Apa bisa saya lakukan? Maka jika ia masih marah dengan saya, saya tidak tahu alasannya, Tanyalah sendiri pada rumput yang bergoyang, eh, padanya. “

Yup, dalam kasus ini kenapa Rossi begitu geram, karena Rossi masih jelas ingat ketika kondisi ini berbalik di Misano musim lalu. Bahwa saat itu Rossilah yang di posisi Lorenzo dan Lorenzo di posisi Rossi, Rossi kena hukuman. Berikut statmen Rossi;

“Masalahnya adalah bahwa situasi ini terjadi persis sama di kualifikasi Misano (tahun lalu), di mana inyong melakukan kesalahan yang sama seperti yang dia lakukan sekarang. Eee ia sangat marah dengan saya, hingga akhirnya race director memberi saya satu [ penalti ]. Tapi kok kini mereka tidak memberikan kepadanya satu hukumanpun?”

“Memang Inyong gak ngadep ke Race Direction untuk minta ‘satu point penalty’ buat Lorenzo, tapi aku melihat [ race director] Mike Webb di sini [di paddock] jadi aku berkata , ‘ mengapa saya dikasih satu penaalty tapi dia tidak! ‘ Aku tidak tahu mengapa, tapi yawislah itu bukan masalah besar.”

Yup, boleh jadi hal ini memang nyesek buat Rossi, karena penalty yang ia dapat musim lalu tersebut memiliki implikasi besar bagi kegagalan Rossi meraih juara dunia 2015, karena setelah itu ia kemudian menerima tiga poin hukuman atas insiden itu dengan Marc Marquez di Sepang, sehingga ia harus tart dari grid belakang saat final di Valencia, dan iapun kalah point dengan Lorenzo sehingga gelar juara dunia di depan mata melayang. So, nampaknya ia masih dendam dengan hal itu.

Lanjut mas Hohe! Mas Ross, anggap saja riak-riak MotoGP!

19 komentar pada “Rossi Terlibat Insiden Panas dengan Lorenzo di Fp4, Lihat Vidionya!

  • 20 Maret 2016 pada 07:59
    Permalink

    rossi kok gampang mewek…
    kalo ga terima, ente tendang aja si lorenzo…

    Balas
  • 20 Maret 2016 pada 08:34
    Permalink

    star kid on March 20, 2016 at 7:59 am
    rossi kok gampang mewek…
    kalo ga terima, ente tendang aja si lorenzo…

    Komen paling bodoh nihh……

    Balas
  • 20 Maret 2016 pada 09:07
    Permalink

    Kalau perlu sekali2 ajak duel adu fisik saja, masak sama pak tua ga berani

    Balas
  • 20 Maret 2016 pada 09:52
    Permalink

    Sampah, moto GP udah ga rame setelah negara api “spain” menyerang!!!

    Politik, konspirasi, busuk.
    Yang masih ngefans sama JL99 n MM93 gw yakin dalem hati kecilnya bilang “kok kalian curang”
    Wkwkwkwk masih di idolakan jg soalnya mereka curang?

    Balas
    • 20 Maret 2016 pada 10:47
      Permalink

      Ayo fans Rossi mewek berjamaah, siapa tahu RD menghukum pembalap lain dan Rossi bisa juara tanpa balapan.

      Balas
  • 20 Maret 2016 pada 10:56
    Permalink

    Rossi kebanyakan di manja ,apapun itu pasti selalu benar

    Balas
    • 20 Maret 2016 pada 13:05
      Permalink

      Setuju…. Apapun kesalahan nya Rossi selalu BENAR…

      Balas
  • 20 Maret 2016 pada 13:29
    Permalink

    Fans sebelah kok pekok gak bisa mencerna berita, mbah komplain krn kejadian sama persis tahun lalu dan hohe mewek yg berujung rossi kena penalti.
    Kadang kepekokan pembalap menular ke fansnya…ngoahahahahaha

    Balas
    • 20 Maret 2016 pada 15:17
      Permalink

      y awajar to ga ada pinalti, lha dulu kejadiane kan pas lagi qualifikasi yg penting banget buat posisi start , lha ini cuma free practise (kagak ngaruh apa2 buat posisi start)

      Balas
  • 20 Maret 2016 pada 13:49
    Permalink

    ternyata “Rossi hater” banyak juga ya? 😛

    Balas
    • 20 Maret 2016 pada 13:55
      Permalink

      Biasanya rossi hater baru liat gp setelah mm jurdun, bocah kemarinlah..

      Balas
      • 20 Maret 2016 pada 14:24
        Permalink

        ane dulu rossi lover, sejak jaman dia masih di gp 125 cc malahan, tapi setelah kejadian rossi vs biaggi & rossi vs stoner, ane jadi ga respect lagi sama rossi…

        Balas
  • 20 Maret 2016 pada 16:55
    Permalink

    wkwkwk trio spain tuh first row
    bisa masuk leading pack, kita lihat apakah 3 spain nggoreng 1 non spain
    atau malah ijostabilo yg mainin anak anak kmaren spre yg mungkin di pandangan ijostabilo
    -ngelap ingus aja belum beres-

    Balas
  • 20 Maret 2016 pada 18:04
    Permalink

    Moga Rossi tar nabrak ampe mampus Wong balapan kok ngoceh wae sitik2 mureng2

    Balas
    • 20 Maret 2016 pada 19:22
      Permalink

      ati2 doa jelek mbalik sama dirimu sendiri..

      Balas
  • 20 Maret 2016 pada 20:02
    Permalink

    Masih megang jl99 and mm93, berarti sama aja dong bancinya,,,wkwkwkwkw,,

    Balas
  • 21 Maret 2016 pada 12:33
    Permalink

    keep calm rossi

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: