Pengumpul Ranjau Paku Diintimadasi Orang Tak Dikenal di “Flyover” Roxy

Pengumpul Ranjau Paku Diintimadasi Orang Tak Dikenal
Pengumpul Ranjau Paku Diintimadasi Orang Tak Dikenal

Pengumpul Ranjau Paku Diintimadasi Orang Tak Dikenal. Ya, ini adalah dari pengakuan sejumlah anggota relawan ranjau paku yang tergabung dalam komunitas Saber atau disingkat dari Sapu Bersih. Mereka dikabarkan dibentak dan diusir oleh orang tak dikenal. Orang ini mengaku sebagai aparat dan mengintimidasi petugas saber ketika mejalankan tugas mengumpulkan ranjau paku di flyover ITC Roxy Mas, Jakarta, Rabu (22/6/2016) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Berdasarkan pengalaman anggota Saber, mereka mengumpulkan ranjau paku pagi hari sebelum pukul 07.00 WIB karena arus lalu lintas saat itu belum terlalu padat. Demikian menurut pendiri komunitas Saber, Abdul Rohim, ngutip dari Kompas.com, pada Kamis (23/6/2016) kemarin.

Dugaan sementara orang yang memarahi mereka ini adalah bagian dari kelompok oknum tukang tambal ban yang sering menyebar ranjau paku. Sebuah kabar ngeri bahwa selama bulan puasa ini, ranjau paku memang lebih banyak dari hari biasanya yang berhasil ditemukan tim ini.

Ketika itu pelaku mengenakan jaket jeansdengan celana panjang hitam serta sandal jepit berwarna hitam membawa motor dengan pelat nomor hanya dipasang di bagian depan. Saat diajak bicara baik-baik, orang ini tetap meminta anggota Saber pergi dan tidak mengumpulkan ranjau paku lagi. Pelaku bahkan sampai menutup jalur bus way hingga tertahan beberapa saat.

Dikabarkan pula pelaku memaksa anggota Saber ikut ke pos polisi terdeka. Namun saat cekcok, salah satu anggota Saber berusaha memfoto wajah pelaku dan sepeda motornya. Kemudian ternyata langsung menghindar terus nutupin mukanya. Lalu kabur.

 

 

10 komentar pada “Pengumpul Ranjau Paku Diintimadasi Orang Tak Dikenal di “Flyover” Roxy

    • 24 Juni 2016 pada 22:55
      Permalink

      ingin berkata kasar… ternyata sudah diwakili sama om kobay :v

      Balas
    • 25 Juni 2016 pada 09:12
      Permalink

      Husss…lg puasa kaga boleh pake kata kasar, tambahin “e” aja jadi bangsate, kan diplesetin jadi bangsat e…. hihihihi……

      Balas
  • 24 Juni 2016 pada 17:21
    Permalink

    Ayo donk aparat lindungin petugas yg mempunyai niat baik ini

    Balas
  • 24 Juni 2016 pada 22:29
    Permalink

    masalah sepeti ini aja nggak beres2, apalagi masalah yang lebih rumit.
    mungkin aparat baru bertindak jika ada yang lapor.
    laporanpun harus ada bukti yg valid,saksi,dll.
    jika sudah lengkap baru di introgasi.
    lalu fungsinya aparat apa ya??

    Balas
  • 25 Juni 2016 pada 02:57
    Permalink

    Tadi sekitar jam 20.15 di jl.kh.hasyim ashari selepas hujan paku berserakan di jalan .. temen ane kena ulah si tebar paku -_- tukang tambalnya gk nerima tambal .. ganti ban dalam 80rb ..kamfreet tuh orang -_-

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: