Biadab, Geng Motor Bunuh Sepasang Kekasih dan Perkosa Ceweknya

Geng Motor Bunuh Sepasang Kekasih dan Perkosa Ceweknya
Geng Motor Bunuh Sepasang Kekasih dan Perkosa Ceweknya

 

Geng Motor Bunuh Sepasang Kekasih dan Perkosa Ceweknya. Ya, kejadian yang amat memilukan di Cirebon gan. Sepasang kekasih dibunuh oleh kawanan geng motor. Sebelum dibunuh, polisi menduga ceweknya diperkosa bergiliran oleh kawanan geng motor ini. Setelah diperkosa dan dibunuh, keduanya dibuang di jalan layang Talun, Kabupaten Cirebon. Kejadian pada Sabtu malam (27/8) sekitar pukul 23.00 WIB.

Pelaku sengaja membuang korbannya di jalan layang tersebut dan dibuat sedemikian rupa seolah-olah korban kecelakaan tunggal. Awalnya polisi menduga memang ini kecelakaan tunggal dimana keduanya meninggal setelah menabrak tiang listirik. Namun belakangan muncul fakta baru. Keduanya diduga kuat korban pembunuhan. Keduanya adalah Eky Rudiana (16) warga Bumi Arum Sari, Desa Cirebon Girang Kecamatan Talun. Kemudian Vina Dewi Arista (16) warga Samadikun Kota Cirebon.

Polisi mensinyalir bahwa kedua korban dibunuh geng motor yang dieksekusi di lahan kosong di belakang sebuah showroom mobil bekas di Jl Perjuangan, Kota Cirebon. Kemudian dua korban ini  dibuang dengan motornya di Talun. Menurut keterangan Kapolres Cirebon Kota AKBP Indra Jafar SIK, setelah diselidiki, anggotanya menyimpulkan bahwa kedua korban meninggal dunia tidak wajar, ini jelas pembunuhan. Kini 8 orang terduga pelaku sudah dibui di Mapolres Cirebon Kota. Sementara 3 pelaku lagi yang masih diburu polisi.

pembunuhan sepasang kekasih oleh geng motor
pembunuhan sepasang kekasih oleh geng motor

Kejadian ini diulas lengkap koran Radar Cirebon pagi ini.

 

13 komentar pada “Biadab, Geng Motor Bunuh Sepasang Kekasih dan Perkosa Ceweknya

  • 2 September 2016 pada 09:39
    Permalink

    Polisi cirebon lebih sibuk nilang & razia bikers non plar E, sementara geng motornya didiemin. Sampe makan korban baru diburu

    Balas
  • 2 September 2016 pada 09:41
    Permalink

    Model kayak gini sebaiknya di hukum maksimal dan dikasih tanda mata cacat kaki supaya kapok dan tobat gak bakal bisa main motor lagi….

    Balas
  • 2 September 2016 pada 09:55
    Permalink

    AKTIVIS HAM MANA NIH?????
    GA NONGOL2

    Balas
  • 2 September 2016 pada 11:27
    Permalink

    petrus harus diadakan kembali

    Balas
  • 2 September 2016 pada 13:36
    Permalink

    Lucunya tu kalau nyangkut keluarga dari aparat pasti cepat ketangkep pelakunya,,,, coba kalau yg jadi korban rakyat jelata…. Apalagi tidak terekspose media, alamat bakal lama n bukan hal mustahil gak ketangkep pelakunya

    Balas
  • 2 September 2016 pada 17:00
    Permalink

    Jelas cepet, lhawong korban anak polisi. Tanya mana HAM? Ntar kalo tersangka disiksa apalagi dibunuh, penggiat HAM bakal datang tanpa diundang, tenang aja

    Balas
  • 2 September 2016 pada 22:23
    Permalink

    kebetulan sy orng cirebon , bukan masalah anak aparat trus bisa langsung ketangkep pelakunya , kronologi emang si korban ga jalan sendiri tp sm rekan (mantan anggota XTC) nya tp beda motor , karena apes atau apalah si korban melintas di area geng motor , awalnya cuma di lemparin batu tp ga tau kenapa malah dikejar tuh si korban sekitar 4km dr lokasi pelemparan batu korban di pukul pake bambu sampe tersungkur ke aspal tp rekannya masih bisa kabur dr kejaran , si korban dan pacar nya dibawa ke tempat seperti yg di atas , si cowo di aniaya sampe meninggal sedangkan cewenya di perkosa sebelum dibunuh , untuk ngilangin jejak mereka naruh korban ke tempat pemukulan bambu tadi dan di set seolah2 lakalantas , berhubung si rekannya bisa kabur bisa jadi saksi dan juga mantan anggota geng motor juga jd mungkin tau betul geng motor yg nyerang temennya itu . makanya polisi cepet nangkep pelakunya , tp menurut kabar sih masih ada 3 pelaku yg masih buron

    Balas
  • 3 September 2016 pada 09:02
    Permalink

    Semoga pemerkosanya mati mengenaskan

    Balas
  • 6 September 2016 pada 13:17
    Permalink

    gpp lah korban nya juga anak geng.
    jadi sama sama geng.!! seharusnya malu tuh orang tua nya penegak hukum sedangkan anak nya pelanggar hukum.
    jangan disiksa pak kasian, toh sesama geng.

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: