polisi-dibantu-fpi-tangkap-komplotan-geng-motor-tambun-mau-tawuran
polisi-dibantu-fpi-tangkap-komplotan-geng-motor-tambun-mau-tawuran

48 Anggota Geng Motor Diringkus Polisi di Pondok Gede, Dibantu FPI. Ya, setelah beberapa minggu heboh geng motor, kini Polres Metro Bekasi Kota bertindak tegas menangkap 48 anggota geng motor yang berulah di Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. Dari 48 orang itu, 11 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan senjata tajam. Demikian statmen kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono ngutip dari detikcom, Rabu (24/5/2017).

Penangkapan 48 remaja yang diindikasikan sebagai geng motor tersebut dilakukan di Gang Subur, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada Minggu (21/5) pukul 04.30 WIB. Mereka diduga melakukan pengeroyokan terhadap sekelompok remaja yang mengakibatkan satu orang mengalami luka, yakni sobek jari tengah dan bagian kepala, kemudian korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Adapun korban atas nama Luky Lubis (19).

Masih menurut sumber ini bahwa Geng motor yang tenar disebut ‘Tambun 45’ itu melakukan penyerangan pada Minggu (21/5) pukul 02.00 WIB. Geng ini start dari base camp-nya di sebuah underpass di Tambun sebanyak 120 orang dengan berboncengan 50 motor. Wah ngeri amat gan. Dari tambun ini merengsek ke arah Bekasi dengan tujuan akan menyerang geng Prumpung dengan titik temu di Taman Mini, Jakarta Timur. Lalu dari Tambun Selatan bergerak menuju Kalimalang, lalu belok ke kiri ke Pangkalan Jati. Sesampainya di Setia, banyak warga yang menghadang massa tersebut.

Polsek Pondokgede dibantu oleh ormas FPI dan FBR Jati Cempaka menghadang geng motor ini, Nah, dalam kondisi panik, ternyata geng motor dari Tambun ini masuk ke gang buntu lalu kemudian dibekuk polisi. 11 orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara polisi menyita 13 bilah senjata tajam berupa parang, cobek, celurit dan samurai. Ngeri amat gan.

Sebanyak 11 orang yang ditetapkan menjadi tersangka yakni: SA, OM, AS, MRS, IB, GK, HP, MZA, YT, YY, YS. Namun, salah satu dari tersangka mengatakan bahwa dia bukanlah kelompok dari Tambun 45.