Sebuha berita yang diterbitkan oleh OKZone yang menyatakan keprihatinannya terhadap pemuda yang Lapor Kehilangan Motor ke Polsek, ternyata Malah Diminta Uang Rp400 Ribu. Inilah nasib kurang beruntung yang  dialami Rian Kristian ((28) warga Jalan Lebak Permai II Utara nomor 35 Surabaya, Jawa timur. Ia kehilangan motor  tapi masih dimintai uang Rp400 ribu oleh oknum petugas SPK Polsek Kenjeran, Aipda MF saat ia lapor minta surat kehilangan atas motor scoopynya yang bernopol L 6048 FD. Si mas bro ini tak punya duit gan, walau pinjem sana-sini tetep gagal, padhal surat kehilangan ini untuk dia mengurus motornya ke leasing karena masih kredit.

Begini statmennya ngutip dari OKzone pada Jumat (9/6/2017):

“Saat saya laporan kehilangan motor bersama teman ke SPK Polsek Kenjeran dimintai Rp 400 ribu kemarin sore, katanya untuk biaya alternatif. Karena tidak punya uang, akhirnya saya pulang dengan rasa kecewa.”

Motornya sendiri hilang saat diparkir di samping rumah temanya, Yanto, warga Jalan Pogot Jaya I Surabaya. Ia sedang betulin HP di rumah temennya ini. Ia kaget saat mau pulang motor kesayangan hilang, tinggal helmnya saja yang ditaruh di bawah pintu rumah temannya oleh pencuri yang telah kabur.

Kapolsek Kenjeran Kompol Achmad Faisol Amir secara terpisah saat dikonfirmasi membantah jika dalam laporan kehilangan korban harus bayar, ia tegaskan bahwa  ini gratis. Maka jika terdapat indikasi oknum  maka akan dilakukan tindakan tegas. Kini korban kembali melaporkan motornya yang hilang di SPK Polsek Kenjeran, dan sudah mulai diproses oleh penjaga SPK.

Kejadian ini rupanya banyak dishare ke sosmed khususnya group Pasuruan, dan menuai banyak tanggapan. Salah satu tanggapan yang unik adalah dari  mas bro Didin Motokyep Utekusek yang mengatakan bahwa polisi “Koyok ultramen.berubah….hhhhh”. Ya pagi kedelai sore tempe, berubah, aihihih, katanya bayar, setelah ramai jadi gratis. 

So, Kata Netizen Polisi Kaya Ultraman Bisa Berubah, ibarat pepatah jawa mengatakan bahwa Pagi Kedelai Sore Tempe di Kasus Motor Ilang ini. Hanyasaja bukan ini saja gan tanggapan netizen, banyak gan, pro dan kontra, sebagai berikut:

  • Bhenny Stresht Mungkin si anak itu minta tolong buat ngurisin asuransi motor tsb sampai selesai, tapi yg ngeshare berita malah mlintir….
    Wong wis kelangan dijaluki kon mbayar, logikane porayo mesakno….
    Kiro” sing ngeshare berita wis jelas duduk permasalahane tah kiro kiro…????
  • Nieta Wie Piepiet Udah tau orang kesusahan kok malah d persulit dgn d mintai uang. Kalo udah di laporin k atasan baru di tindak. Begitulah indonesia raya, nunggu kejadian dulu baru bertindak
  • Yhopi Latul Awas beritanya salah paham dicari loe
  • Nugros tapi kalo motor kita yg hilang dah ketemu, pasti kita suruh tebus, walaupun surat2nya sesuai kepemilikan, injeh ngoten toh pak polisi
  • Mokhamad Hasan Mudah2an oknum tersebut dan oknum2 lainnya yg terbiasa seperti itu cepet2 berubah dan bertobat…indonesia harus bisa berubah.

Nah, bagaimana menurut agan sekalian?