Seremkah Tanjakan Jalan Cinomati Batul Sampek Fortuner Gak Kuat?

tanjakan cinomati
tanjakan cinomati

Bonsaibiker.com – Seremkah Tanjakan Jalan Cinomati Batul Sampek Fortuner Gak Kuat? Ya ini adalah segelintir kisah tentang sebuah tanjakan di daerah Bantul Jogjakarta yang terkenal dengan istilah Cinomati. Ya, namanya sih serem, Cina mati, tapi menurut orang sekitar tanjakannya tak seserem namanya.Namun buat orang dari luar daerah terutama yang belum mahir melahap jalan tanjakan, ya bakal serem gan. Banyak kendaraan yangtak kuat nanajak dan harus didorong petugas. Bahkan sebuah mobil Fortunerpun tak kuat nanjak. Ya ternyata sopirnya kurang liahai gan.

Cekidot saja yang berikut :

https://youtu.be/FQDKoZskVKU

Yup. Cinomati merupakan sebutan salah satu ruas jalan di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Panjangnya kurang-lebih 3 Km, yang menghubungkan Desa Wonolelo di Kecamatan Pleret dengan Desa Terong di Kecamatan Dlingo Bantul.

Cinomati ini dikabarkan begitu angker tanjakannya, sebenarnya karena ruas jalan yang bisa dikatakan berat. Ada yang bilang Cinomati merupakan tanjakan jahanam bila kita start dari dari Desa Wonolelo. Kemudian bila kita melewati tanjakan ini start dari Desa Terong, Cinomati isa kita lihat sebagai turunan terjal. Ya rumornya banyak yang gagaldi tanjakan inidan banyak nelan korban. Namun entah itu rumor atau bukan, agan sekalian bisa liat vidio di atas, kalau tidaklihat pengemudinya ya bakal gak kuat. Sekelasfortuner saja kalau pengemudianya gak lihai bakal gagal nanjak.

Ya untungnya pak polisi dan petugas lain dengan sigap membantu. Sehingga meringankanbag par pengguna jalan. Ya saran james BOns saat agan sekalian lewat tanjakan ini adalah:

  1. Usahakan siang hari gan,kalau ada apa-apa banyak kesempatan untuk cari bantuan
  2. Hindari lewatsini saat hujan, licin dan berat untuk nanjak.
  3. Persiapkan kendaraan dan skill anda saat mau lewat tanjakan ini.

Demikian kilas info tentang tanjakan cinomati.

 

8 thoughts on “Seremkah Tanjakan Jalan Cinomati Batul Sampek Fortuner Gak Kuat?

    • 26 Desember 2017 pada 01:16
      Permalink

      nggak seserem itu kok om, saya pake v150 bb115kg mah ecess bgt 60kpj bisa dapet,,,
      cuma kebanyakan yg gagal nanjak itu gatau medan karena diarahin oleh gmaps, gabisa jaga jarak antar kendaraan dan ga sempet ancang-ancang soalnya jalannya nanjak abis itu tikungan patah langsung nanjak lagi,,,

      Balas
  • 26 Desember 2017 pada 09:19
    Permalink

    Kayaknya biasa aja sih tanjakannya ya, sy pernah lebih ekstrim mau ke ranupane semeru tapi lewat senduro itu jauh lebih ekstrim habis belokan patah langsung tanjakan ekstrim,…alhasil kampas kopling langsung bau gosong….kwkwkwkw

    Balas
  • 26 Desember 2017 pada 20:12
    Permalink

    Memang ada makam2 orang Cina di situ mbah, makanya disebut Cinomati. Tanjakan sih nggak terlalu ekstrim, tapi jalannya sempit dan banyak tikungan. Kalau nggak pinter njaga ritme ya siap2 nggak kuat.

    Balas
  • 27 Desember 2017 pada 14:33
    Permalink

    mana fortunernya?

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: