1 Pelajar Tertancap Celurit di Kepala dalam Tawuran 2 SMK di Tangerang

1 Pelajar Tertancap Celurit di Kepala dalam Tawuran 2 SMK di Tangerang

Tawuran Pelajar Tangerang by bonsaibiker.com – mas bro sekalian, sebuah kejadian miris, dimana 1 Pelajar Tertancap Celurit di Kepala dalam Tawuran 2 SMK di Tangerang. Kejadian tawuran yang melibatkan 2 kelompok pelajar SMK ini terjadi di Jalan Raya Puspitek, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Banten, pada hari Selasa kemarin (31/7/2018). Setelah  pecah tawuran dan banyak yang membawa senjata tajam,  setu pelajar kondisinya kritis setelah menerima sabetan senjata tajam. Miris gan, nancep di kepala. Untungnya segera dibawa ke RS untuk mendapatkan pertolongan.

tawuran pelajar di tangerang satu pelajar tertancapgolok di kepala
tawuran pelajar di tangerang satu pelajar tertancapgolok di kepala
ktm indonesia

Kejadian ini dishare ramai di FB dan menjadi viral. Vidio saat salah satu siswa tertancapgolok di kepalapun juga menjadi viral. James Bons gak berani share gan miris liatnya, ya semoga jadi pembelajaran buat kita semua untuk tidakgampang tawuran, ngeri akibatnya. berikut vidio 1 Pelajar Tertancap Celurit di Kepala dalam Tawuran 2 SMK di Tangerang : (Copy sendiriya gan linknya dalam kurung)

(https://web.facebook.com/100010016597820/videos/751179271892619/)

Beritanya ternyata merambah juga ke web mainstrim gan, Suara.com misalnya, menuturkan bahwa para pelajar yang tawuran ini adalah dari SMK Bhipuri Serpong melawan anak-anak dari SMK Sasmita Jaya Pamulang. Anak-anak SMK ini mempersenjatai diri mereka dengan berbagai jenis senjata tajam mulai dari parang, celurit, golok, kayu balok, sebagainya. Ngeri pokoknya gan.

Nah, setelah terjadi tawuran berdarah dimana 1 Pelajar Tertancap Celurit di Kepala dalam Tawuran 2 SMK di Tangerang, warga sekitar yang menyaksikan aksi tawuran ini spontan membubarkan aksi tersebut, ya ngeri gan, sangat membahayakan baik para siswa yang terlibat tawuran sendiri atau masyarakat umum. Beberapa warga lain sempat mengabadikan aksi tawuran antar pelajar ini sehingga vidio dan beberapa fotonya beredar di Internet.

Korban yaitu 1 Pelajar Tertancap Celurit di Kepala dalam Tawuran 2 SMK di Tangerang adalah Ahmad Fauzan (18) Pelajar kelas 3 SMK Sasmita Jaya Pamulang, Tangerang Selatan yang kepalanya tertancap celurit. Korban terlihat masih sadar saat tertancap golok di kepalanyadan kemudian dinaikkan motor dibawa ke RS, namun hingga kini bocah 18 tahun masih tergeleak tak sadarkan diri di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Hermina Serpong. Hal ini juga diamini oleh seorang saksi mata yang bernama Indra (35) yang merupakan warga sekitar, bahwa ketika korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pertolongan, pelajar dari SMK Sasmita Jaya Pamulang ini memang masih sadar, hanyasaja banyak darah membasahi seragam putih abu-abunya.

Pas kejadian, korban dilarikan belasan teman sekolahnya dengan kondisi celurit yang menancap di kepalanya. menurut penuturan Wida yang merupakan sepupu korban, bahwa kaget ketika ada info dari RS, bahwa Ahmad Fauzan ternyata mengalami luka serius yaitu tertusuk di kepala saat tawuran antara SMKnya dengan para pelajar SMK Bhipuri. Keluarga korban pastinya syok ketika tahu bahwa Fauzan yang tinggal bersama orangtuanya di wilayah Pedurenan, Gunung Sindur, Bogor, ternyata mengalami luka tusuk di kepala dan kini dalam kondisi kritis.

Fauzan dalam tawuran pelajar di tangerang ini membawa sajam jenis samurai, ia terkena tusuk clurit lawannya di bagian kepala. Luka yang dideritanya sangat parah. Halini bisa diketahui dari beberapa foto dari dunia maya yang banyak beredar khususnya di FB.

masih menurut sumber Indra,bahwa ia mengaku tak tahu pasti bagaimana sebab dan kronologis tawuran tangerang ini. Tahu-tahu siswa SMK Sasmita Jaya Pamulang menyerang dan langsung terlibat duel dengan anak-anak dari SMK Bhipuri Serpong,dan mirisnya, keduanya sama-sama menggunakan senjata tajam yang telah dipersiapkan. Ngeri gan menurut penuturan saksi mata ini, ada yang membawa  samurai, celurit, parang, gesper berkepala gir, kayu, batu dan lain-lain.

Hingga kini petugas kepolisian dari Polres Tangsel belum memberikan keterangan resmi terkait insiden berdarah di kotanya ini. Pasca bentrok,duakelompk pelajar ini kabur melarikan diri.

 

5 Comments

  1. Lain kali di Rumah Sakit di tulis “Maaf tidak menerima siswa tawuran,sayangilah nyawa bisanya nyusahin orangtua”,,,,,

  2. Positive sekali mengurangi anak anak go blog di Indo…
    lanjutkan nak!
    emak mu bangga pasti bangga punya anak go blog

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.