Memahami Logika Berpikir korban Kecelakaan CBR150R dan R15 Ban Cacing

Kecelakaan CBR150R dan R15 Ban Cacing by bomnsaibiker.com – Mas bro sekalian? dalam seminggu ini terjai kecelakaan 2 motor sport yang menggunakan ban cacing atau ban cungkring. Dua kecelakaan di tempat dan waktu yang berbeda ini menjadi sorotan tajam warganet, lantaran terjadi perdebatan panjang terkait aman tidaknya ban cungkring. Kemudian obrolan melebar pad masalah rem depan motor yang sering tidak dipasang. Akhirnya seperti tak ada ujungnya, dimana perdebatan terus berjalan dan tak ada fihak yang mengalah.

kecelakaan R 15 dan CBR150R Ban Cacing
kecelakaan R 15 dan CBR150R Ban Cacing

 

Untuk flash back ke artikel lalu, bahwa di bawah ini dijelaskan segala sesuatunya terkait Kecelakaan New CBR150R ban cacing yang terjadi di Sidoarjo sebagai berikut :

Kali Ini Giliran Kecelakan CBR150 Ban Cacing Yang Menuai Pro Kontra

Kronologis CBR150R Ban Cacing Tabrakan vs Mobil di Sidoarjo

Sebelumnya terjadi kecelakan yang sama, yaitu Yamaha R15 ban cacing di daerah Situbondo sebagai berikut :

R15 Ban Cacing Tabrakan vs Mobil Tuai Pro Kontra Warganet

Warganet Malah Fokus Ke Gelang Emak-emak Dalam Kecelakaan R15 Ban Cacing Situbondo

Oceh masbro sekalian, beberapa hal yang menarik dicermati ada”h dalam beberapa point berikut :

  • Pertama bahwa kedua kedaraan ini mengalami kecelakaan di tempat yang berbeda, dimana R 15 terjadi di Situbondo, sementara yang CBR150R terjadi di Sidoarjo. Dua kecelakaan ini kejadiannya mirip yaitu tabrakan dengan mobil dari samping, dengan waktu kejadian yang berbeda, yaitu lebih dulu yang terjadi di Situbondo.
  • Kedua motor ini sama-sama menggunakan ban cacing dan pelk jari-jari keil.
  • Point menarik selanjutnya adalah bahwa ternyata menurut analisa warganet, atau bisa dilihat di gambar, kedua motor sama-sama tidak menggunakan rem depan.
  • Kedua motro ridernya sama-sama usia muda.

Baik masbro sekalian, hal yang paling disorot adalah memahami cara berpikir anak muda bahwa kenapa musti menggunakan ban cacing,an  juga kenapa musti rerm depan tidak dipasang?

Sebuah  motor lahir pasti berdasarkan riset panjang dan perhitungan yang njlimet, lalu kenapadengan mudah dirubah dengan modifikasi yang mungkin tidak safety. Nah di siilah letak perbedaan sudut pandang, ketika orang lain memandangnya sebagai hal yang tidak safety, tapi kelompok ini memandangnya sebagai hal yang stylish.

Di sisi lain, ketika ngobrolin masalah kecelakaan, sebagian menganggap itu sebagai takdir, di sisi lain banyal orang beranggaan bahwa meski itu takdir, setidaknya untuk menggunakan sesuatu yang sesuai aturan biasanya, dimungkinkan bisaa mengurangi angka kecelakaan.

Kelompok lain lagi bicara, bahwa kecelakaan adalah musibah, kenapa diungkit-ungkit, dipublish, dibicarakan, seakantidak menghargai yang sedang kena musibah? Seentara kelompok lain lagi bicara,bahwamusibah semacem ini harus diambil pelajaran dari peristiwa ini, arus ada koreksi, analisa sehingga bisa mengurangi musibah yang terjadi.

Nah, monggo bagaimana menurut mas bro sekalian?