Jembatan Suramadu Gratis Jadi Heboh, Komoditas Politik?

Jembatan Suramadu Gratis Jadi Heboh, Komoditas Politik?

Jembatan Suramadu Gratis Jadi Heboh Komoditas Politik
Jembatan Suramadu Gratis Jadi Heboh Komoditas Politik

Jembatan Suramadu Gratis by bonsaibiker.com – mas bro sekalian, berita yang cukup menyegarkan sebenarnya, terutama bagi warga Surabaya dan Madura. Yaitu bahwa Jembatan Suramadu Gratis. Namun beritanya ini Jadi Heboh dan kemudian menyeruak sebagai Komoditas Politik. Yup mas bro, banyak yang acung jempol kebijakan yang dilakukan Jokowi menggratiskan jembatan Suramadu. Namun banyak juga yang menilai kebijakan membebaskan biaya tol Jembatan Suramadu ini lantaran terkait dengan Pilpres. Ya Jokowi kanbentar lagi bakal maju Pilpres 2019 mas bro.


Jadi mas bro, sebelumnya Presiden Jokowi secara resmi telah menghapus tarif jembatan Surabaya-Madura (Madura). Menurut pak Presiden ini usulan pembebasan tarif lewat jembatan Suramadu ini sudah ada sejak tahun 2015. Jadi setelah dilakukan usulan maka pemerintah beserta instansiterkait melakukan penghitungan dan menimbang masukan dari berbagai pihak. Lalu sekarang merubah TOL Suramadu resmi berganti nama menjadi Jembatan Suramadu non tol alias gratis.

Nah, usai digratiskan ini, maka ramai komentar bermunculan.

Simak saja misalkan statmen Ketua DPP Partai Gerindra, Sodik Mudjahid, pada hari ini, Minggu, 28/10/2018 yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menghapus tarif jembatan Surabaya-Madura merupakan bentuk ‘show off power’ Jokowi. Kader Gerindra ini menganggap popularitas Jokowi terus menurun maka melakukan apa saja yang dalam genggaman kekuasaannya untuk menarik simpati pemilih, pada 2019 nanti. Termasuk menggrratiskan tarif jembatan Suramadu ini.

Sementara itu Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono juga tak mau kalah, ia turut angkat bicara mengenai kebijakan ini. Menurutnya ia memang tidak boleh terburu-buru mengatakan kebijakan itu salah. SBY tahu bahwa tiap presiden punya hak dan kewenangan dalam menetapkan kebijakan. Namun, SBY menyatakan bahwa penggratisan biaya tol jembatan Suramadu menuai kontroversi di masyarakat.

Nah, lantaran menurut SBY bahwa hal ini sekarang menimbulkan polemik alias pro dan kontra di kalangan masyarakat, maka SBY menuntut Jokowi bisa menjelaskan hal ini. SBY meminta Jokowi mengemukakan alasan biaya tol jembatan Suramadu itu digratiskan. Jadi ini merupakan pertimbangan ekonomi, sosial atau pertimbangan lain-lain.

Aihihihi,  tahun politik nampaknya mas bro, aihihihihihi. Ya terserah aja pada ribut, yang penting digratiskan hehehe.

4 komentar pada “Jembatan Suramadu Gratis Jadi Heboh, Komoditas Politik?

  • 28 Oktober 2018 pada 21:43
    Permalink

    Bisa aja aktor

    Balas
  • 28 Oktober 2018 pada 22:07
    Permalink

    Menurut saya memang nggak perlu digratiskan, dimurahkan saja misal mobil pribadi 5 ribu, truk 15 ribu. Dananya untuk perawatan sehingga jembatan kebanggaan rakyat Jawa timur ini akan selalu apik dan aman, tanpa nunggu APBN yg kadang seret.
    Yang saya takutkan adalah karena gratis, motor akan masuk ke jalur utama seperti jembatan umumnya. Padahal itu sangat berbahaya, sebabnya di bagian tengah jembatan kadang angin dari samping sangat kencang dan sering datang tiba-tiba, ini potensial terjadinya kecelakaan

    Balas
  • 28 Oktober 2018 pada 22:41
    Permalink

    Karena suara orang madura ke Prabowo smua?

    Balas
  • 29 Oktober 2018 pada 12:08
    Permalink

    Gawat deh, bisa banyak maling besi nih ntar kalo digratisin

    Balas

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: