Anak SMP Tewas  Dalam Tawuran  by bonsaibiker.com – Sebuahtawuran terjadi antar pelajar di Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, JakartaPusat, kemarin,  Kamis (13/12), kuranglebih pukul 17.30. Dalam tawuran ini seorang pelajar tewas tertusuk benda tajamhingga berdarah-darah.

Anak SMP Tewas  Dalam Tawuran di Gunung Sahare Jakpus, Bentrk Antar SMP
Anak SMP Tewas Dalam Tawuran di Gunung Sahare Jakpus, Bentrk Antar SMP

Menurut penuturan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu insiden tawuran ini terjadi antara dua kubu Sekolah Menengah Pertama, yaitu antara SMP 17 Karang Anyar dan Sekolah Tribuana.

Korban Tewas dalam Dalam Tawuran di Gunung Sahare Jakpus

Yup mas bro, dikabarkan seorang anak atas tewas mengenaskan dalam tawuran tersebut. Korban ini adalah dengan nama Wahyu Ramadan (15) dari SMP 17 Karang Anyar. Ia meninggal dunia saat dipukuli oleh sejumlah pelajar dari Sekolah Tribuana. Ketika melihat vidionya nampak siswa ini diseret temennya ke pinggir jalan dengan kondisi ada yang mengucur,kemungikan darahnya yang mengucur.  Wahyu diketahui merupakan warga daerah Pademangan, Jakarta Utara. Selanjutnya jenazah korban dibawa RSUK Sawah Besar.

Vidio Anak SMP Tewas  Dalam Tawuran di Gunung Sahare Jakpus

Mas bro sekalian, dalam bentrok antar SMP ini ternyataadayang merekam, lalu kemudian dishare ke FB. Salah satunya yang shareadalahakun FB Eris Riswandi yang menyatakan sebagai berikut :

ANAK SMP SALING BUNUH DI JALAN.

Telah terjadi tawuran antar SMP di di jalan Gunung SahariJakarta Pusat. 1 siswa meninggal dunia terkena sabetan senjata tajam.

Yang jadi pertanyaa, ini anak SMP bawa parang ke sekolah??seharusnya anak anak yang tawuran langsung di keluarkan aja, kalau enggak yabakal saling dendam dan gak akan selesai sampai disini aja.

Berikutlink vidionya :

(https://web.facebook.com/eris1011/videos/10156878451767661/)

Kepolisian Amankan Siswa Yang Terlibat Tawuran Antar SMPDI Gunung Sahare

Mas bro sekalain,usai kejadian, Pihak kepolisian langsung menambil tindakan, yaitu dengan mengamankan 8 orang untuk dimintai keterangannya. Sejauh ini 8 orang ini masih menjadi saksi atas bentrokan yang menewaskan Wahyu. Selanjutnya polisi akan melakukan pengembangan penyidikan.

Yang menangan  kasus ini saat ini adalah Polsek Sawah Besar. Selanjutnya menurut rencana, hari ini pihak sekolah akan dipanggil polisi.