Heboh, Mahar Fortuner Disita Polisi di Pati

Mahar Fortuner Disita Polisi

Bonsaibiker.com – mas bro sekalian, beberapa hari ini kita dihebohkan dengan pernikaan seorang juragan Bakso yang memberikan mahar sebuah mobil Toyota Fortuner. Nah setelah Heboh, Mahar Fortuner Disita Polisi di Pati.

Mahar Fortuner Disita Polisi di Pati
Mahar Fortuner Disita Polisi di Pati

Yup, simakdulu statmen dari akun FB Seputar Pati pada 7 jam lalu ini:

Kasian mempelai wanita di Desa Talun Kayen Pati !!! Fortuner VRZ yg jadi seserahan disita polisi sebagai barang bukti. Belum bisa buat jeng-jeng sama pengantin deh !!!

Gara2nya adalah, uang pembayaran mobil senilai Rp 500 jutaan yg dibeli di dealer digelapkan oleh sales. Sang sales dealer pun berhasil diringkus polisi dan mobilnya kini jadi barang bukti, belum bisa dipake jeng2 sama penganten .. 😭😭

Yup mas bro, jadi kini Kepolisian Resor Pati, Jawa Tengah menyita mobil fortuner yang jai mahar pernikahan yang akhirnya ramai di media sosial ini. Jadi ternyata Toyota Fortuner ini merupakan mobil curian dari dealerPT Nasmoco Cabang Pati yang dijual kepada mempelai pria.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto di Pati, pada hari ini Kamis, 20-06-2019 menjelaskan bahwa mobil Fortuner putih yang kemarin sempat ramai diarak jadi mahar memang barang bersengketa. Purwanto Ucok warga Desa Winong, Kecamatan Winong Kidul, Kabupaten Pati, sebagaimempelaipria memang membeli mobil tersebut secara kontan. Namun ternyata membelinya tidak langsung ke dealernya. Tapi ternyata lewat staf marketing PT Nasmoco Cabang Pati berinisial DS.

Permasalahan Mahar Fortuner Disita

Nah mas bro. Akar permasalahannya adalah bahwa uang pembelian Fortuner sebesar Rp 506,6 juta yang dibayarkan secara kontan ini tidak disetorkan ke PT Nasmoco Cabang Pati oleh staf marketing tersebut. Tapi justru dipakai untuk judi game daring atau online. Kemudian si pelaku ngakunya uang habis. Dan ruwednya akad jual beli yang dilakukan dengan Ucok tanpa sepengetahuan pihak PT Nasmoco Cabang Pati. Duh kok ya ngeri!

Jadi modus operandinya, marketing ini berdalih mobil tersebut merupakan mobil milik pelanggan yang harus menjalani perbaikan. Makanya ia gampangbisa bawa keluar. Usai di luar, mobil fortuner ini diserahkan kepada Purwanto telah bayar kontan sesuai sesuai harga jual mobil baru ini.

Mas bro, kini Marketing yang berinisial DS iniditangkap jajaran Polres Pati pada Rabu 19-06-2019. Ia mengakui perbuatannya itu dan uang yang diterima untuk pembelian mobil sebesar Rp 506,6 juta dari Purwanto dihabiskan untuk bermain judi game daring. Katanya uang ini telah diterima sebelum Lebaran 2019. Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

1 Comment

  1. Itu dealernya yang kacau masa mobil dari dealer gampang aja di bawa2 sales. Di Jakarta aja sales cuma boleh pakai mobil opersional atau unit test drive (yang jelas ada tanda2nya) mobil yang di deliver ke customer cuma bisa dibawa sama driver ekspedisi dari gudang langsung ke customer pakai surat jalan pula. Kasian yang beli mungkin karena belum pengalaman diboongin sama oknum sales-nya. Selalu transfer ke rekening dealer langsung jangan kasih cash ke sales kalau mau bayar ke kasir dealer minta bukti kwitansi-nya. Terus pastikan kalau beli fortuner punya tempat parkir supaya gak dibakar tetangga yg sebel.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.