Tilang Elektronik Mulai Diterapkan

Bonsaibiker.com – mas bro sekalian, kabar berita terkait Tilang Elektrnik nih. Jadi setelah diujicobakan sejak akhir tahun 2018 lalu, Tilang Elektronik Mulai Diterapkan Hari ini di Jakarta. Secara resmi Polda Metro Jaya memberlakukan tilang elektronik atau yang dikenal dengan istileh E-TLE. Yaitu sinkatan dari electronic-traffic law enforcement. Tilang Elektronik ini hadir dengan tambahan fitur baru. Yaitu 2 fitur baru.

Tilang-Elektronik-Mulai-Diterapkan
Tilang-Elektronik-Mulai-Diterapkan

2 Fitur Baru Kamera ETLE

Fitur Liat Wajah

Mas bro, pertama fitur barunya kamera ini bisa melihat wajah pengemudinya di dalam mobil. Hal ini disampaikan Kombes Pol. Yusuf, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Sabtu (29/6/2019) kemarin.

Kameranya dah bertebaran di berbagai sudut mas bro. Misalnya udah terpasang sebanyak 10 kamera CCTV dengan fitur baru tersebut di sepanjang ruas Sudirman-Thamrin. Jadi musti lebih tertib lagi kitanya.

Jadi mas bro, dengan fitur baru yang ditanamkan pada kamera CCTV tersebut, bakal mampu merekam pelanggaran yang dilakukan pengemudi secara lebih detail. Ini lebih detail dai waktu ujicoba sejak akhir tahun lalu. Jadi kalau CCTV yang lama mengidentifikasi pelanggar dari tampak belakang, seperti menerobos lampu merah dan melanggar marka jalan. Nah sekarang ditambah beberapa fitur yang bisa mendeteksi dari tampak depan. Ternyata mas bro, fitur ini, dah diuji coba sejak bulan lalu. 

Hati-hati mas bro, fitur ini juga bisa mendeteksi yang dilakukan pengemudi dalam mobil. Muali dari pake telepon genggam saat mengemudi, pemakaian sabuk pengaman, nomor plat ganjil genap, dan batas kecepatan pengemudi. Lhadalla lengkap amat.

Fitur Barcode

Fitur yang ke 2 mas bro, dijelaskan oleh Kasie STNK Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Arif Fazlurrahman. Yaitu bahwa dalam surat konfirmasi pelanggaran sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) telah dilengkapi fitur kode barcode. Ini katanya memudahkan para pelanggar untuk mengetahui jenis pelanggaran yang dilakukan dan waktu pelanggaran dilakukan. Kode barcode tersebut mulai dilampirkan dalam surat konfirmasi pelanggaran sejak hari ini, Senin (1/7/2019).

Jadi mas bro, ketika kode barcode di scan, pelanggar akan masuk ke website (ETLE). Nah, di sana bakal tertulis informasi lebih detail tentang jenis pelanggaran yang dilakukan. Nampak juga video misalkan kita melanggar dimana.

Selanjutnya mas bro, surat konfirmasi tilang elektronik ini bakal dikirimkan ke alamat pengemudi yang melanggar paling lama tiga hari setelah pelanggaran dilakukan. Lalu kemudian pelanggar diberikan waktu 14 hari untuk melakukan pembayaran denda melalui BRI Virtual Account. Rinciannya adalah :

  • 3 hari (setelah pelanggaran) asumsinya surat konfirmasi telah diterima (pelanggar).
  • 3 hari untuk menjawab atau konfirmasi (telah melanggar).
  • 7 hari waktu tambahan untuk menyelesaikan pembayaran.