Kronologis Polisi Tembak Polisi

Bonsaibiker.com – mas bro sekalian, masih dari berita terkait Polisi Tembak Polisi yang terjadi di Depok. Ya, Polisi berpangkat Bripka berinisial RE (41) menjadi korban dari penembakan oleh rekannya sendiri di Polsek Cimanggis, Kamis (24/7/2019) malam. Nah selengkapnya dalam artikel ini diampaikan Kronologis Polisi Tembak Polisi Lantaran Perkara Tawuran di Depok.

Kronologis Polisi Tembak Polisi
Kronologis Polisi Tembak Polisi

Kronologis Polisi Tembak Polisi Menurut Ketua RT

Mas bro, menurut Sumarma Ketua RT 03 di kawasan kediaman korban, penembakan ini berawal saat korban bersama kakak iparnya mengamankan seorang pelaku tawuran. Pelaku tawuran ini adalah seorang pemuda berinisial FZ yang diamnkan dan dibawa ke Mapolsek Cimanggis.

Jadi usai Salat Isya ada yang telpon ketua RT yang dijumpai di kawasan rumah korban Perumahan Permata Tapos, Cimanggis, Kota Depok, Jumat (26/7/2019) ini. Bahwa pak RT diminta datang ke Polsek Cimanggis. Hal ini ada kaitannya dengan pelaku tawuran tertangkap yang hendak di BAP.

Selang beberapa saat, orang tua pelaku tawuran datang bersama anggota polisi lainnya berinisial RT (31) yang merupakan terduga pelaku. Nah, saat itu terduga pelaku ini meminta kepada korban agar FZ dilepas untuk dibina orang tuanya.

Namun mas bro, korban menolak dan tetap akan memproses FZ ini. Nah disitulah terjadi insiden tembak ini.

Kronologis Kejadian Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya

Sementara itu menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Brigadir Rangga Tianto (RT) tersinggung saat Bripka Rahmat Efendy (RE) menolak permintaannya dengan nada kasar.

Jadi menurut pak Argo ini, Bripka RE mulanya mengamankan seorang pelaku tawuran inisial FZ. Pemuda ini diamankan beserta barang bukti berupa sebuah clurit. Ia digiring ke Polsek Cimanggis. Selanjutnya orangtua FZ datang ke polsek didampingi Brigadir RT dan Brigadir R. Mereka ini meminta supaya FZ dibebaskan. Hanyasaja prmintaan ini ditolak oleh Bripka RE.

Ternyata mas bro, Bripka RT gak terima dengan perlakuan tersebut, lalu pergi menuju ruangan lainnya yang bersebelahan dengan ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis. Pak Bripka RT ini ngambil sebuah senjata api jenis HS 9. Kemudian melepaskan tembakan ke arah Bripka Rahmat. Akhirnya korban Tewas di TKP.

Berikut data Fakta yang Beredar Luas di Sosmed

*Kronologis Penembakan Anggota Polri*

Kejadian : Hari Kamis, Tanggal 25 Juli 2019.
Jam : 20.50 Wib.

TKP : Ruangan SPK Polsek Cimanggis Jl. Raya Bogor Jakarta KM 33 Kel Curug Kec Cimanggis Kota Depok.

Korban An.
Nama : Bripka RAHMAT EFENDY 
Bogor, 02 Januari 1978, islam Polri alamat : Permata Tapos Blok A No.1 Rt.003/008 kel Sukamaju baru Ke Tapos.

Kesatuan SAMSAT POLDA METRO JAYA

Pelaku An. 
Nama : Brigadir RANGGA TIANTO
Jakarta : 01 – Januari 1987,islam, Polri, Jatijajar Rt.006/003 Kel Jatijajar Kec Tapos Depok.

Saksi : KSPK 1 IPDA ADHI BOWO SAPUTRO
( Dinas )
ZULKARNAEN jakarta 01 07 1973,islam pekerjaan Karyawan swasta alamat : Jatijajar Rt.004/003 Kel Jatijajar Kec Tapos Depok.

KRONOLOGIS :

Telah terjadi penembakan terhadap anggota Polri di ruangan SPK Polsek Cimanggis awal mula kejadian Korban An. Bripka RACHMAT EFFENDY ( anggota Samsat PMJ ) mengamankan Pelaku tawuran an FAHRUL ZACHRIE Ke Polsek Cimanggis Hari Kamis tgl 25 Juli 2019, jam : 20.30 Wib , dengan Barang Bukti Clurit, tidak lama kemudian datang orang tua pelaku an. ZULKARNAEN bersama Brigadir RANGGA TIANTO dan Brigadir RANGGA meminta agar FAHRUL ZACHRIE untuk bisa dibina oleh orang tuanya, namun BRIPKA RAHMAT EFFENDI langsung menjawab bahwa Proses sedang berjalan dan Saya sebagai Pelapornya, dengan nada agak keras bicaranya sehingga membuat Brigadir RANGGA TIANTO Emosi karena tidak terima, kemudian ke ruang sebelah dan mengeluarkan senjata dan langsung menembak Senjata Api jenis HS 9 Ke arah Bripka Rahmat sebanyak 7 kali tembakan ( isi magazin 9 butir ) selongsong sesuai dengan yang di temukan 7 selongsong, dan mengenai bagian dada ,leher ,paha dan perut sehingga korban meninggal di tempat.