Ayah Gendong Jenazah Anak Lantaran Tak Difasilitasi Ambulan oleh Puskesmas

Ayah Gendong Jenazah Anak

Bonsaibiker.com – Mas bro, ada sebuah berita viral dimana seorang Ayah Gendong Jenazah Anak Lantaran Tak Difasilitasi Ambulan oleh Puskesmas. Menurut berita yang berkembang, peristiwa ini terjadi pada hari Jumat tanggal 23/8/2019 lalu kurang lebih pukul 14.30 WIB.

Ayah Gendong Jenazah Anak Lantaran Tak Difasilitasi Ambulan
Ayah Gendong Jenazah Anak Lantaran Tak Difasilitasi Ambulan

Mas bro sekalian, kejadian ini dshare oleh akun fb Info Tangerang· 8 jam lalu dengan statmen berikut :

Ini di Tangerang lohh… Sekelas kota tangerang mempunyai SOP seperti ini?? Puskesmas cikokol menolak mentah2 seorang ayah yang meminta jenazah anak nya di antar menggunakan ambulance, tapi kata pihak puskesmas ambulance hanya untuk orang sakit WHAT?????.
.
.
Kronologis bisa cek di postingan sebelum nya.
.
Gausah pake lama ayo tag! @ariefwismansyah
@puskesmascikokol @dinaskesehatankotatangerang .
#millenialTNG #infotangerang #pasarlama #kotatangerang

Mas bro, kejadian yang menyentuh hati ini berlangsung di Tangerang. Bapak yang nggendong jasad anaknya ini aqdalah warga di Kampung Kelapa, Kelurahan Kelapa Indah, Kota Tangerang. Ia menggotong mayat anaknya setelah ambulan Puskesmas Cikokol menolak mengantar ke rumah duka.

Berikut ini vidio kejadiannya :

Anak si bapak ini adalah Muhamad Husen (8 tahun) adalah korban musibah tenggelam di Sungai Cisadane. Si bocah ini ketika msibah terjadi ditolong kemudian dilarikan oleh warga ke Puskesmas Cikokol guna mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya nyawa bocah ini tak tak tertolong. Begitu sampai di Puskesmas Cikokol alu diperiksa, petugas puskesmas menyatakan Husen telah meninggal. Ini terjadi lantaran boch ini terlalu banyak menelan air saat tenggelam.

Ayah Husen ini meminta jenazah Husen diantar ke rumah dengan menggunakan mobil ambulan. Tapi menurut kabar yang berkembang ditolak pihak puskismas dengan lasan bahwa mobil ambulan Puskesmas hanya untuk mengangkut pasien sakit. Katnanya seperti itulahstandar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Sang bapak yang ingin segera memakamkan jenazah anaknya kemudian menggotong jenazah Husen berjalan kaki keluar puskesmas. Sang bapak ini lalu menggendong jenazah sang anak menuju jembatan penyeberangan orang. Untungnya ada seorang pengendara budiman yang menghentikan laju mobilnya dan memberikan tumpangan kepada ayah Husen.

2 Comments

  1. mas bro, ada perbedaan antara ambulance dan mobil jenazah,
    puskesmas menyebut ambulance bukan mobil jenazah.
    mungkin puskesmas tidak punya mobil jenazah

  2. ALLAHU AKBAR…. ketika rasa kemanusiaan kalah dengan SOP. Mudah2an mampus nya ngga ada yang nganter nanti tu pegawai puskesmas.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.