Kanit Provos Dibacok Pengidap Gangguan Jiwa di Pati

Kanit Provos Dibacok

Bonsaibiker.com – Sebuah kabar berita dari Jawa Tengah mengawali pagi bersama Bonsaibiker. Yup, ada berita bahwa Kanit Provos Dibacok Pengidap Gangguan Jiwa di Pati. Korban adalah Kanit Provos Polsek Tlogowungu Pati, Aiptu Kosrin. Pak polisi ini diserang seorang warga yang mendatangi kantor Polsek Tlogowungu, Selasa (27/8) kemarin.

Kanit-Provos-Dibacok-Pengidap-Gangguan-Jiwa
Kanit-Provos-Dibacok-Pengidap-Gangguan-Jiwa

Dan setelah ditelusiri, pelaku yang bernama Muhammad Purwadi (35) warga Desa Regaloh Rt 2 Rw 5 Kecamatan Tlogowungu Pati ternyata merupakan pengidap gangguan jiwa mas bro.

Kronologis PembacokanKanit Provos

Kronologi singkat kejadian menurut info krobyokan adalah sebagai berikut:

Datang Seorang laki laki hendak melapor kehilangan, karena SPK sedang menerima Laporan TSk menuju ke ruang Reskrim berhubung ruang Reskrim tidak ada yang berpakaian dinas, kembali menemui Kanit Provos dengan mengeluarkan Sajam sejenis Bendo dan membacokkan kearah kepala Kanit Provos AIPTU KOSRIN, ditangkis dan ditendang AIPTU KOSRIN dan di bantu Anggota lain mengamankan Pelaku

Kemudian hal ini diperjelas oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen (Pol) Rycko A Dahniel ngutipdari detik. Bahwa insiden pembacokan ini berawal saat pelaku mendatangi Mapolsek Tlogowungu sekitar pukul 09.30 WIB. Kabarnya pelaku mengaku mau mengurus surat kehilangan KTP. Saat itu pelaku memakai kaos lengan panjang, menggunakan jaket, dan mengenakan celana pendek. Pelaku memang orangnya kekar mas bro.

Lantaran petugas kepolisian sedang melayani warga lainnya, maka pelaku ini diminta untuk mengantri. Nah, pada saat itulah tiba-tiba pelaku mengeluarkan golok yang telah disimpan di dalam bajunya. Lalu pelaku menyerang korban yaitu kepala Kanit Provos AIPTU KOSRIN yang saat itu memberikan pelayanan. Pak polisi ini terkena luka bacok di kepala bagian atas. Korbanpun kemudian dibawa ke Puskesmas lalu dijahit lukanya di bagian kepala.

Mengetahui ini, polisi lainnya langsung berusaha mengamankan pelaku. Saatpelaku telah dilumpuhkan, ia tak mau melepas senjata tajam yang dibawanya. Bahkan sampai dengan diborgol tangannya belum juga sajamnya dilepaskan. Hingga akhirnya kemudian dirampas oleh petugas. Ngerinya mas bro, setelah pria ini ditangkap, lalu dilakukan penggeledahan, ditemukam pula 3 buah pisau lipat. Pisau ini disimpan di dalam dompet oleh pelaku.

Pelaku Mengindap Gangguan Jiwa

Mas bro, usut punya usut ternyata pelaku adalah pengidap gangguan jiwa. Hal ini diketahui dari keterangan orang tua, kerabat, tetangga, dan bahkan oleh kepala desa setempat. Ada juga surat keterangan dari dokter bahwa memang pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: