Pengemudi RX King Ditendang Polisi

Bonsaibiker.com – mas bro sekalian, masih seputar berita kelanjutan kasus motor RX King yang ditendang polisi Tangerang sampaek ndlosor beberapa waktu lalu. Yup mas bro, kini Polresta Tangerang Telusuri Sindikat Motor Bodong Online usai kasus RX-King Ditendang polisi. Pengemudi RX King Ditendang Polisi Kini Masih Diperiksa, kasusnya bakal panjang dan berbeit-belit makanya Hati-hati Beli Motor Bodong. Yup mas bro, ketik itu motor ini tanpa helm, tanpa SIM, dan tanpa STNK, pengemudi ngakunya beli via online. Dari sinilah polisi mulai bertindak.

Pengemudi-RX-King-Ditendang-Polisi-Kini-Masih-Diperiksa
Pengemudi-RX-King-Ditendang-Polisi-Kini-Masih-Diperiksa

Jelasnya mas bro untuk menelusuri Sindikat Jual-Beli Motor Bodong Via Online, maka pak Kapolresta Tangerang memberi pesan untuk para penadah/pembeli motor bodong agar menyerahkan diri. Pasalnya mas bro, Unit Ranmor Satreskrim Polres Kota Tangerang mulai menyelidiki sindikat jual-beli kendaraan hasil kejahatan yang dilakukan dengan sistem online. Sekali lagi mas bro, langkah ini diambil sebagi tindak lanjut dari kau ditendangnya pengendara RX-King beberapa hari lalu. Uup AP (20) si pengendara RX King terjaring saat Operasi Patuh 2019 di tangerang.

Jadi mas bro, AP ini kedapatan mengendarai motor RX King tanpa dilengkapi surat resmi. Kemudin AP mengaku membeli motor bodongnya tersebu via online. Makanya polisi melakukan pendalaman dan dipastikan motor RX King itu bodong diduga kuat hasil kejahatan. Jadi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, Minggu (1/9/19) kemudian melaukan penyidikan kelanjutan kasus ini.

AP Masih Diperiksa

Masih menurut pak Sabilul melanjutkan, terhadap AP saat ini masih dilakukan pemeriksaan mendalam. Hal ini dilakukan guna menelusuri jaringan AP membeli motor itu. Ngeri kan mas bro. Kini saja si ma bro AP ini, menurut pak Sabilul, berpotensi menjadi tersangka penadah barang hasil curian. Alamak bikin ngeri.

Kini telah dibentuk tim khusus spesial menelusuri kasus tersebut. Selanjutnya im khsusu ini bakal bergerak membongkar sindikat dengan menggunakan jaringan para pelaku yang sudah ditangkap minggu ini. Kemudian juga dengan melihat barang bukti motor yang disita. Kemudian selanjutnya bakal mengembangkan dari jaringan media sosial dan informasi IT lainnya.

Pak Sabilul ni menghimbau pada masyarakat yang mengetahui terkait hal itu untuk menyampaikan kepada petugas. Ini dilakukan agar upaya mengungkap sindikat dapat berjalan dengan baik.

Sabilul mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat akan membeli kendaraan roda empat atau roda dua. Menurutnya, masyarakat harus memastikan kendaraan yang dijual dalam kondisi prima dan dilengkapi surat-surat resmi. Surat resmi itu pun, lanjut dia, harus dipastikan keasliannya, serta harganya pun harus wajar, kalau sangat murah walaupun dilengkap surat bisa saja suratnya adalah palsu, kalau ragu bisa di cek ke samsat terdekat, apalagi jelas kendaraan tsb tidak dilengkapi surat-surat resmi,sudah pasti itu pidana” tukasnya.