Tim Cobra Polres Lumajang Grebek Markas Bos Q-Net Kediri

Tim Cobra Polres Lumajang Grebek Markas Bos Q-Net

Bonsaibiker.comberita dari dunia gonjang-ganjing terkait “Horra Umum”Q-net. Ya, dikabarkan bahwa Tim Cobra Polres Lumajang Grebek Markas Bos Q-Net Kediri. Tepatnya rumah Managing Director PT. Amoeba Internasional, GITA HARTANTO alias TOBING, yang berada di Jalan Argo Wilis Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, didatangi TIM Kobra ini, kemarin sore, Kamis, 03-10-2019.

Tim Cobra Polres Lumajang Grebek Markas Bos Q-Net
Tim Cobra Polres Lumajang Grebek Markas Bos Q-Net

Dalampenggerebekan ini diamankan sejumlah barang bukti termasuk di antaranya uang sebesar Rp130 juta. Ini dia selengkapnya :

  • 4 buah laptop
  • bukti pembayaran
  • 2 kardus berisi starter kit
  • satu mesin printer
  • tujuh senter
  • tiga spanduk
  • dua tas ransel dan uang tunai Rp130 juta.

Selama 2 jam lamanya Tim Cobra Polres Lumajang menggrebek rumah Managing Director PT. Amoeba Internasional Gita Hartanto alias Tobing ini. Rumah atau markas ini berada di Jl. Argo Wilis Kecamatan Semen Kabupaten Kedir. i pada Kamis (3/10/2019) sore.

Sayangnya mas bro ketika digerebek, TOBING, pemilik rumah tidak berada di tempat. Tim kobra kabarnya cuman menemukan beberapa karyawannya saja.  

Dilakukannya penggerebekan adalah lantaran adanya laporan warga Lumajang yang mengaku jadi korban dugaan penipuan berkedok money games yang menurut beritanya dijalankan oleh TOBING. Kabarnya money games ini pake sistem skema piramida. MoneyGames ini dijalankan Direksi PT Amoeba International bernisial MK. Nah Setelah dilakukan penyelidikan lebih mendalam, ternyata diketahui bahwa PT Amoeba International ini berafiliasi dengan PT Q-Net sebagai induk perusahaan.

Bos-Q-Net-Digerebek
Bos-Q-Net-Digerebek

Selanjutnya mas bro, Polres Lumajang memanggil tiga bersaudara pemegang usaha QNet ini yaitu :

  • GITA HARTANTO alias TOBING,
  • DENI HARTOYO
  • TRI HARTONO.

3 orang ini dipanggil sebagai saksi terlapor atas dugaan penipuan yang disinyalir dilakukan terhadap korban. Hanyasaja mas bro, mereka tidak ada. Menurut info dari salah satu karyawan yang ditemui petugas menyebutkan jika ketiganya sedang sakit Ketiganya kini masih menjalani perawatan medis di Pantai Hospital, Kuala Lumpur, Malaysia.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP HASRAN S.H menyampaikan bahwa kini polisi masih memiliki satu kali kesempatan pemanggilan pada 3 saksi ini. Nah bila panggilan ke 2 tak diindahkan, polisi bakal bawa paksa para saksi ke Polres Lumajang. 

Ini bro 2 vidio penggerebekan yang beredar di Internet :

 

 

Kini, Polres Lumajang terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

1 Comment

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.