Dua Gengster Gagal Tawuran Ciut Nyali Diomeli Risma, Walikota Surabaya

Dua Gengster Gagal Tawuran

Bonsaibiker.com – Kabar berita dari Jawa Timur nih mas bro. Yaitu berita terkait garangnya bu Risma dalam membenahi kota Surabaya. Kalau dalam beberapa waktu lalu dikabarkan mahasiswa demo tak berani rusak taman dan memunguti sampai. Konon takut disemprot bu Risma ini. Nah sekarang ada kabar viral lagi, bahwa Dua Gengster Gagal Tawuran Ciut Nyali Diomeli Risma, Walikota Surabaya ini. Wew, sangar.

Dua-Gengster-Gagal-Tawuran-Ciut-Nyali-Diomeli-Risma-Walikota-Surabaya
Dua-Gengster-Gagal-Tawuran-Ciut-Nyali-Diomeli-Risma-Walikota-Surabaya

Berikut ini statmen yang diusampaikan dengan berani dan bernada marah-marah, Walikota Surabaya ini gagalkan tawuran 2 geng remaja yang telah berhadapan:

“Kalian Boleh Jadi Bonek Tapi Tidak Boleh Jadi Geng!”

Yup mas bro, dalam kesempatan ini Tri Rismaharini, Walikota Surabaya mengumpulkan 2 geng remaja yang sedang akan mau tawuran di Surabaya. Kedua geng ini menamai diri mereka dengan Jawara dan Surabaya All Star. Ketika itu dikabarkan bahwa dua kelompok remaja ini bakal tawuran antar kelompok.

Ngutip dari Kompas, bahwa salah seorang anggota geng dapat info bahwa kampung mereka bakal diserang geng lain. Makanya mereka siap siap memberikan perlawanan. Nah, kalau dah gin alamat bahwa tawuran tak lama lagi terjadi.

Untungnya mas bro informasi mengenai tawuran antar geng ini cepat sampai ke kepolisian. Yaitu tepatnya ke Polrestabes Surabaya. Gerak cepat mas bro, akhirnya 2 kelompok ini langsung digiring ke markas polisi dan disemprot dah oleh emak-emak kebanggaan masyarakat Surabaya. Ya, bu walikota surabaya, Risma langsung melakukan pembinaan di Gedung Mall Pelayanan Publik Siola lantai 2, pada Kamis (10/10/19) lalu.

Pembinaan dari Bu Risma

Bu Walikota Surabaya ini ketika melakukan pembinaan didampingi oleh Kapolrestabes Surabaya, Perwakilan Kodim Surabaya, dan Polrestabes Tanjung Perak. Tak tanggung-tanggung bro, selain para pemuda anggota geng dikumpulkan, orang tua dari masing-masing kelompok juga didatangkan ke tempat tersebut.

Bu Risma ini marah besar pada dua geng yang mau ibut ini. Dengan nada keras bu walikot ini memberi nasihat kepada kedua geng ini. Berikut ini beberapa statmennya :

“Pernahkah kalian berpikir betapa sedihnya orangtua kalian saat kalian ini tertangkap oleh polisi membawa senjata kemudian dipenjara……………..?”

“Kalian lahir, kalian tidak bisa apa-apa. Bisanya cuma nangis saja. Orangtua kalian menyusui, enggak tidur, bangun terus karena kalian pipis, karena kalian beol. Dibersihkan oleh orangtua kalian, ……………….Sudah, sekarang tidak ada lagi Jawara, tidak ada lagi Surabaya All Star. Kalian boleh jadi Bonek tapi tidak boleh jadi geng yang mengganggu kemanan. Kalian adalah arek-arek Suroboyo.”

Akhirnya para abg ini meminta maaf kepada kedua orang tua dengan mencium kaki mereka.

Be the first to comment

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.