Penemuan Tumpukan Batu Yang Disinyalir Candi di Ciamis

Penemuan Tumpukan Batu Yang Disinyalir Candi

Bonsaibiker.com – mas bro, beberapa hari ini, dunia pemberitaan diramaikan oleh kabar dari Ciamis. Yaitu terkait Penemuan Tumpukan Batu Yang Disinyalir Candi di Ciamis Jawa barat.

Penemuan Tumpukan Batu Yang Disinyalir Candi
Penemuan Tumpukan Batu Yang Disinyalir Candi

Penemuan batu ini adalah berlokasi di Desa Sukaraharja, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Batu ini ditemukan dalam bentuk susunan di sebuah tebing. Tepatnya susunan batu yang berada di sebuah tebing yang diduga Candi ini adalah di Desa Sukaraharja, Kecamatan Lumbung, Ciamis, Jawa barat. Lantaran susunannya begitu unik dan rapi, maka banyak yang menduga bahwa itu adalah Candi.

Pascaenamuan ini para ahli naskah Sunda Kuno kemudian ramai membicarakan hal ini. Bahkan ada yang memperkirakan bahwa susunan batu tersebut merupakan peninggalan sebuah kerajaan kuno yang telah berumur ratusan tahun.

Kabarnya kini temuan ini bakal segera diteliti oleh tim filologi, atau ahli naskah Sunda Kuno dari Universitas Padjajaran. Diberitakan bahwa tim ahli telah mengambil beberapa sampel batu untuk diteliti di laboratorium.

Letak penemuan ini memang rada jauh dari pemukiman penduduk mas bro. Supaya mencapai situs yang diduga Candi ini, memang tidaklah mudah. Jadi para peneliti musti jalan kaki dulu melalui jalur yang curam sejauh kurang lebih 5 KM dari permukiman Desa Sukaraharja. Posisinya adalah di tebing di ujung persawahan warga. Jadi tumpukan batu ini nampak sebagian lantaran posisinya di tebing. Sebagian lagi tertutup reimbunan semak dan tumbuhan.

Gallery photoBatu Candi Ciamis

Berikut ini gallery Photo Penemuan batu Candi ini:

Mas bro sekalian, batu ini memang lama terabaikan, Makanya susunannya tertutup oleh tanah, akar pepohonan, dan rerimbunan semak-semak.

Tanah tempat susunan batu yang ditemukan ini merupakan milik warga Desa Sukaraharja, yang tadinya dianggap sebagai batu biasa. Sekarang mas bro, lokasi susunan batu yang diduga Candi tersebut menjadi obyek wisata. Kemudian diberi tanda, papan. Para ahli naskah kuno sunda berharap masyarakat dan pemerintah setempat menjaga keberadaan susunan batu, sembari penelitian terus dilakukan. Namun sejauh ini belum bisa disimpulkan apakah ini batu candi atau batu biasa yang terbentuk oleh alam yang merupai candi.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: