Demo Buruh di Magetan

Bonsaibiker.com РMas bro sekalian, ada kabar berhembus bahwa Magetan dimasukkan dalam zona merah virus Corona. Update terkini dibakabrkan bahwa ada 8 warga Magetan telah positif terjangkit virus corona (covid-19). 6 dari 8 warga yang positif tersebut, merupakan satu keluarga. Nah mas di tengah gencar upaya pemerintah untuk work from Home antisipasi Corona, di magetan ada demo buruh. Ya, memang ngeri mas bro, Demo Buruh di Magetan di Tengah Ancaman Maut Corona, Zona Marah mas bro.

Demo Buruh di Magetan di Tengah Ancaman Maut Corona
Demo Buruh di Magetan di Tengah Ancaman Maut Corona

Yup mas bro, kurang lebih 2.000 buruh pabrik pakaian dalam, PT Bintang Inti Karya melakukan demo terkait molornya gaji. Demo ini dilakukan di Jalan Raya Maospati-Barat Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Magetan/ Mereka ini berunjuk rasa Selasa malam (24/3/2020), semalem.

Ribuan karyawan pabrik pakaian dalam PT Bintang Karya Inti di Desa Karangsono Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan ini belum memberikan hak gaji bulan Pebruari yang seharusnya di terima setiap tanggal 11.

Aksi demo buruh ini sempat memanas, ketika itu sejumlah pendemo melempar botol air mineral ke kaca dan mobil perusahaan. Pendemo juga membakar ban bekas di depan kantor perusahaan.

Mas bro, aksi yang digelardalam bayang-bayang virus maut Corona ini baru berakhir hingga dini hari tadi Rabu (25/3/2020). Demo itu sendiri menghasilkan kesepakatan bahwa perusahaan sementara ini bakal bayar 1/2 dari upah buruh. Kemudian sisanya, Pemkab Magetan berjanji menjamin akan membayar upah para buruh ini.

Jadimas bro, jadi kemungkinan seprti dapat dana talngan gitu kira-kira. Jadi kekurangan gaji para buruh pabrik dibayar pemerintah. Sementara perusahaan nantinya akan berhubungan langsung dengan pemda magetan. Demikian penjelaan Bupati Magetan Suprawoto seperti dikutip dari detikcom hari ini Rabu (25/3/2020). Pak bupati menambahkan perusahaan juga akan menggaji karyawan dengan separuh gaji hingga 3 bulan kedepan.

Konon permasalahannya adalah kondisi lapangan dimana ekonomi dunia yang semua impor bahan dari Cina. Nah bahan baku perusahaan terhenti dan pasar negara tujuan juga lockdown.

Yup, sudah teratasi. dah ada solusi