Ratusan Orang Berkerumun Antrian SIM di Kediri, Diluar Prediksi Aparat Mas bro!

Ratusan Orang Berkerumun Antrian SIM

Bonsaibiker.com – mas bro sekalian, sebuah pemandangan yang nampaknya dikritik oleh warganet. Ya di tengah pandemik atau wabah Covid-19 atau virus Corona, pemerintah menghimbau untuk social disance, atau tepatnya phisical distance. Jaga jarang antar person. Lah tapi justru ini di ranah kepolisian malah sebaliknya. Ratusan Orang Berkerumun Antrian SIM di Kediri, Lha Phisical Dishtance Udahankah? Demikianlah protes yang disampaikan warganet. Nah ternyata ini diluar dugaan aparat ini mas bro.

Ratusan-Orang-Berkerumun-Antrian-SIM-di-Kediri
Ratusan-Orang-Berkerumun-Antrian-SIM-di-Kediri

Kritikan atau mungkin pertanyaan ini disampaikan pleh akun fb Ag243 Radio ANDIKA pukul 09.08 dengan statmen berikut:

Gatekeeper Radio ANDIKA nenerima banyak sekali keluhan dan kritik dari masyarakat terkait antrian panjang pengurusan SIM pada sejumlah Satpas SIM Satlantas di Polres Kediri Raya. Ratusan orang berkerumun dalam jarak dekat untuk antri pendaftaran, tes kesehatan dan tes psikologi. Masyarakat meminta polisi juga ikut mentaati ketentuan pemerintah tentang pelayanan umum dan physical distancing atau kaga jarak. Polisi juga diharapkan memberikan kebijaksanaan dispensasi soal pengurusan SIM selama wabah covid 19. (atc/daf)

Yup mas bro, kalau untuk layanan pajak memang polisi telah memberi kelonggaran sampai bulan Mei. jadi bayar pajaknya belakangan, tapi tidak kena denda. Selengkapnya simak di artikel lalu ini :

Denda Pajak Kendaraan Bermotor Dibebaskan Selama Darurat Corona Boleh Telat

Nah mas bro, untuk perpanjuangan SIM ternyata belum seperti bayar pajak, bisa diundursaat pandemik corona ini. Nah ketika dibuka layanan SIM akhirnya mbludak warga diluar dugaan aparat, dan terjadilah yang seperti di atas ini, dan kemudian diprotes warga. Lalu kemudian polisi ambl tindakan sebagaimana ditulis dalam update akun FB di atas Pukul 09.48 sebagai berikut :

Kapolres Kediri, Kota AKBP MIKO INDRAYANA, Saat On Air di Radio ANDIKA menjelaskan terkait dengan antrian pemohon SIM di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi (SIM) Polres Kediri Kota di Jalan Brawijaya Kota Kediri, dan di Tempat test psikologi dan Tes Kesehatan yang ada di jalan WR Supratman Pocanan Kota Kediri.

Kegiatan tes psikologi dan tes kesehatan bukan ranah dari kepolisian Polres Kediri Kota, karena dikelola oleh biro penyelenggara. Menurut Kapolresta, karena memang kemarin permohonan SIM sempat ditutup sementara, sehingga, saat ini terjadi penumpukan pemohon SIM. Saat ini, Polres Kediri Kota sedang melakukan koordinasi dengan biro penyelenggara tes kesehatan dan tes psikologi, agar ada physical distancing.

Bahkan, di kantor pemohon SIM di jalan Brawijaya Kota Kediri, juga terjadi penumpukan pemohon SIM, namun petugas kepolisian, sudah memperingatkan warga yang berkerumun. Rencananya, mulai besok akan ada pembatasan pemohon SIM, agar physical distancingnya tetap terjaga, sebagai antisipasi penyebaran virus corona (Covid 19).(atc/nis)

Tindakan Lanjutan Polisi

Lalu polisipun mengambil langkah pencegahan Pukul 11.05 sebagai berikut:

Kapolres Kediri, AKBP LUKMAN CAHYONO lagsung merespon cepat keluhan warga mengenai antrean membludaknya pencari SIM di Pare, yang masuk ke Radio ANDIKA. Kapolres langsung memerintahkan anak buahnya mengatur antrian dan membuat batas antar warga yang sedang mengurus SIM.

Agar tidak berulang, AKBP LUKMAN CAHYONO juga sudah memerintahkan Satlantas Polres Kediri agar membuat sistem antrian berdasarkan berakhirnya periode SIM. Petugas di layanan tes kesehatan bagi pencari SIM juga diminta memberikan nomer antrian agar tidak lagi terjadi kerumunan. (atc/daf).

Dan akhirnya masihd ari sumber Radio ANDIKA pada pukul 12.19 dilakukanlah sistem peretiban administrasi sebagai berikut :


IPDA DARWATI, Kanit Dikyasa Polresta Kediri baru saja ON AIR di Dermaga Raya Radio ANDIKA mengatakan, pelayanan SIM hari ini dibuka kembali sejak jam 08.00 WIB. Diluar prediksi, antrian warga pencari SIM membludak. Polresta Kediri mengambil langkah cepat dengan menutup pelayanan SIM hari ini. Ada jadwal terbaru bagi pemohon SIM yang bisa dilihat pada gambar di postingan ini.

Pelayanan SIM mulai besok, 9-11 April tetap buka seperti biasa, tetapi hanya melayani perpanjangan SIM yang masa aktifnya habis sesuai tanggal dan pembutan SIM baru. Jam buka Senin-Kamis 08.00 – 12.00 WIB. Jumat, Jam 08.00-10.30 WIB. Sedangkan Sabtu, Jam 08.00 – 10.00 WIB.

Polresta Kediri juga terus berupaya menekan angka persebaran virus covid-19. Di kantor Satpas SIM Polresta Kediri sudah dilengkapi dengan bilik penyemprotan dengan disinfektan, tempat cuci tangan, hand sanitizer. Bahkan pemohon SIM diwajibkan memakai masker. (ikj/aut)

Sip mas bro, moga makin tertib, ngeri mas bro nyawa manusia nih.

1 Comment

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.