Detik-Detik Penjemputan Pasien Covid-19 Yang Menolak Dibawa ke RS di Madiun

Detik-Detik Penjemputan Pasien Covid-19 Yang Menolak

Bonsaibiker.com – mas bro, ini adalah Detik-Detik Penjemputan Pasien Covid-19 Yang Menolak Dibawa ke RS di Madiun. Jadi dikabarkan bahwa, satu warga kabupaten Madiun terkonfirmasi positif terkena virus Covid-19. Ini adalah warga Kecamatan Dagangan yang terkait dengan klaster Temboro. Warga ini diketahui positif Covid-19 ke 15  berdasar hasil tes swab.⁣

Detik-Detik Penjemputan Pasien Covid-19 Yang Menolak
Detik-Detik Penjemputan Pasien Covid-19 Yang Menolak

Mas bro sebagaimana dalam artikel lalu, dikabarkan bahwa warga ini, atau keluarganya, yakni orang tuanya menolak dibawa ke rumah sakit. Sampai-sampai bupati turun langsung ke rumah waga ini untuk menjemput. Bahkan dikawal tim dari tentara dan kepolisian juga.

Ya, dalam Detik-Detik Penjemputan Pasien Covid-19 Yang Menolak kali ini nampak 2 vidio, dimana nampaknya memerlukan waktu lama penjemputannya. Yakni dari terang waktu ashar sampai gelap waktu maghrib, baru kemudian dibawa ke rumah sakit.

Simak artikel lalu terkait hal ini :

Pasien Covid-19 Gak Mau Dibawa ke RS di Madiun, Heboh Sampai Bupati Turun Tangan


⁣Ini dai mas bro vidio pertama, detik-detik saat orang tua pasien menolak anaknya dibawa ke RS setelah ahsil tes swab menyatakan positif Covid-10 :

Ini dia vidio ke dua ketika hari sudah gelap akhirnya bisa dijemput dibawa ke rumah sakit :


Mas bro, data dari istagram @timesmadiun menyebutkan bahwa ada 6 Warga Kabupaten Madiun Positif Covid-19. Terkait hal ini ⁣Bupati Madiun H. Ahmad Dawami pada hari ini, Jumat (15/5/2020) mengumumkan adanya penambahan warganya yang positif Covid-19 ini.

Yakni sebjumlah 6 orang dari Kecamatan Kebonsari dan Dagangan. Dari penambahan ini,maka otal hingga hari ini ada 21 warga Kabupaten Madiun positif mengindap virus corona ini. ⁣

Jadi mas bro, rinciannya adalh 6 positif baru, satu orang dari klaster Temboro Magetan, lima lainnya tertular dari orang tersebut.⁣

Selanjutnya mas bro, dengan terus bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Madiun ini, pak Bupati, H. Ahmad Dawami menegaskan agar warga terus meningkatkan kewaspadaan. Warga dihimbau untuk mematuhi anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19.⁣

Selanjutnya pak bupati menegaskan bahwa di kecamatan yang ada pasien positif atau PDP-nya, masyarakat harus menerapakan physical distancing. Tidak boleh berkerumun dan gak boleh keluar rumah jika tidak penting.

Jadi mas bro, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Madiun ini tracing penularan virus ini berasal dari 2 klaster. Paling banyak dari Klaster Temboro sebanyak 10 orang. Kemudian dari Klaster Asrama Haji Sukolilo sebanyak 5 orang.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: