Pasien Covid-19 Gak Mau Dibawa ke RS di Madiun, Heboh Sampai Bupati Turun Tangan

Pasien Covid-19 Gak Mau Dibawa ke RS

Bonsaibiker.com – mas bro sekalin, ngeri banget ini, Pasien Covid-19 Gak Mau Dibawa ke RS di Madiun. Bupati Turun Tangan, datang ke kantor desa dan minta dianter ke rumah yang bersangkutan untuk menghimbau supaya mau dibawa ke rumah sakit. Nah ngerinya mas bro, ini tinggal di daerah yang mayan padat penduduk.

Pasien-Covid-19-Gak-Mau-Dibawa-ke-RS
Pasien-Covid-19-Gak-Mau-Dibawa-ke-RS

Kejadian ini dishare langsung oleh akun ig @pemkabmadiun dengan statmen berikut :

Setelah satu orang kembali dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 di Wilayah Kabupaten Madiun, Bupati bergegas kunjungi kantor desa pasien tersebut Kamis sore (14/5). Sesampainya di kantor desa, Bupati mendapat informasi bahwa pasien tersebut tidak berkenan dibawa ke rumah sakit. Pada saat itu juga, Bupati didampingi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan perangkat desa setempat menuju rumah pasien.
Bupati bertemu langsung dengan orang tua pasien dan menghimbau agar pasien segera dibawa ke rumah sakit.

Baca berita selengkapnya di:
madiunkab.go.id

Jadi mas bro, dalam kasus Pasien Covid-19 Gak Mau Dibawa ke RS ini, ketika pak Bupati dapat info bahwa pasien enggan dibawa ke rumah sakit. Pak Bupati ini didampingi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan perangkat desa langsung bergegas ke rumah pasien. Di rumah pasien ini pak Bupati madiun ini bertemu orang tua pasien kemudian menghimbau supaya lekas dibawa ke rumah sakit

Pak Bupati ini menjalaskan memang manusia, termasuk dirinya dan jajarannya tidak bisa menjamin kesehatan, dan hanya Allah yang bisa menentukan sehat dan sakitnya manusia. Tapi pak bupati ini menghimbau bahwa kita sesuai tuntunan agama tetap harus patuhi anjuran dari ahlinya. Yaitu dokter, yang merupakan ahlinya dalam bidang penyatakit, khusunya Covid-19 ini. Nah mas bro, protokol penanganan Covid-19 menjelaskan bahwa pasien yang dinyatakan positif harus dirawat di Rumah Sakit.

Pak bupati ini juga menekankan bahwa semua pihak harus paham dengan dengan bahaya virus ini. Segenap elemen haru menrapkan sistim Gotongroyong dan sadar diri harus untuk bersama menghadapi pandemi ini. Berikut ini satmennya ;

“Jangan ada masyarakat ya ng merasa terzo limi bila dinyatakan positif Covid-19. Pemerintah memiliki tugas untuk melindungi masyarakat lain agar tidak tertular…..”

“Semoga pandemi virus Korona segera hilang di muka bumi ini, agar kita bisa menjalankan kehidupan sehari-hari dengan aman dan nyaman. Jangan lupa selalu berdoa dan berikhtiar”

Mas bro, ya memang prihatin bila Pasien Covid-19 Gak Mau Dibawa ke RS, lah kan memang virus Covid-19 tidak hanya diKabupaten Madiun atau di Indonesia saja, tapi di seluruh dunia. So ya harus sama-sama saling mendukung agar cepat berlalu.

2 thoughts on “Pasien Covid-19 Gak Mau Dibawa ke RS di Madiun, Heboh Sampai Bupati Turun Tangan

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: