Ledakan Dahsyat Guncang Beirut

Bonsaibiker.com – mas bro sekalian, Ledakan Dahsyat Guncang Beirut Lebanon. 72 Tewas dan ribuan lainnya terluka dalam insiden ledakan besar yang mengguncang Beirut, ibu kota Lebanon sebanyak dua kali ini. Tapatnya ledakan dhsyat ini berlokasi di kawasan pelabuhan ibu kota, terjadi pada hari Selasa, 04-08-2020 kemarin.

Ledakan Dahsyat Guncang Beirut
Ledakan Dahsyat Guncang Beirut

Ledakan ini memang dahsyat mas bro, mengguncang bangunan dan menebarkan kepanikan warga Beirut. Saat usai ledakan tersebut, kepulan asap oranye membubung ke langit, khususnya ledakan ke 2. Selanjutnya gelombang kejut mirip tornado yang menyapu Beirut. Nger mas bro, penampakannya kayak bom Hirosima dan Nagasaki dizaman perang dunia 2.

Ledakan dipicu Ammonium Nitrat

Mas bro sekalian, terkait Ledakan Dahsyat Guncang Beirut ini Perdana Menteri Hassan Diab angkatbicara. Ia menyatakan bahwa sebanyak 2.750 ammonium nitrat yang merupakan pupuk pertanian diduga jadi biang keroknya. PM Diab melanjutkan keterangannya bahwa pupuk tersebut disimpan selama bertahun-tahun dalam gudang di tepi laut. Dan inilah yang memicu bencana ledakan ini.

Ledakan-beirut-dipicu-Ammonium-Nitrat
Ledakan-beirut-dipicu-Ammonium-Nitrat

Ngeri memang mas bro, insiden ledakan ini terdengar samapi ke negara tetangga seperti Siprus. Padahal letaknya mayan jauh, kurang lebih 240 kilometer jauhnya.

Menurut warga setempat, ledakan ini menimbulkan tekanan yang begitu hebatnya. Tekanan ini bahkan membuat mereka terhempas ke belakang. Nah pasca kejadian ratusan warganet memposting pengalaman memilukan yang mereka alami di media sosial.

Korban Ledakan Dahsyat Guncang Beirut

Dieberitakan bahwa seorang prajurit yang tak mau disebut namanya mengungkapkan bahwa insiden ini memang begitu mengerikan. Banyak mayat bergelimpangan diarea tersebut. Sementara ambulans terus mengevakuasi para korban baik yang luka maupun meninggal. Sementara itu Makrouhie Yerganian, seorang pensiunan guru berusia 70-an yang sudah bertahun-tahun tinggal dekat pelabuhan menyatakan bahwa insiden ini mirip bom atom.

Pasca musibah ini Kementerian Kesehatan Lebanon menyampaikan terkait jumlah korban. Yakni bahwa sebanyak 73 orang tewas dan 3.700 orang terluka. Korban ini dihitung di seluruh wilayah ibu kota Libanon saat setelah ledakan.

Pemerintah Langsung Gelar Penyelidikan

Menurut kantor berita AFP pada Selasa (4/8/2020) kemarin, pemerintah Lebanon bakal langsung menggelar penyelidikan untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas insiden ini. Ya ngeri mas bro, segitu banyak korbna meninggal dan luka kan musti jadi peringatan keras buat penanggungjawabnya. Jelasnya untukmengantisipasi agar tidak terjadi hal seperti ini di kemudian hari.

Dalam kaitannya dengan ini, Kepala Keamanan Umum, Abbas Ibrahim, menyampaikan bahwa beberpa tahun sebelumnya pihaknya telah mengamankan “material berdaya ledak tinggi” yang seperti ini. Dan pastinya ini dilakukan guna menghindari musibah seperti ini.

Pihak Lebanon menyerukan kepada negara sekutu agar bersedia membantu mereka atas kejadian ini. Dan memang usai kejadian belasungkawa langsung disampaikan seluruh dunia kepada negara Teluk ini. Dan bayang musuh besarnyapun mengulurkan bantuan.