Bonsaibiker.com – mas bro sekalian, update info nih. yakni bahwa Perekam Vidio Mobil Patroli Kegencet Truk Diperiksa Polisi. Sebagaimana kita share dalam artikel lalu bawha ada Video mobil PJR Tol Jatim II ringsek tertabrak truk. Yakni dengan posisi kegencet di antara 2 truk. Nah vidio ini beredar di media sosial. Selanjutnya kemudian perekam video tersebut diperiksa polisi lalu meminta maaf.

Perekam-Vidio-Mobil-Patroli-Kegencet
Perekam-Vidio-Mobil-Patroli-Kegencet

Yup mas bro, perekam vidio tersebut adalah Abdullah Affan. Pria ini adalah seprang pengemudi mobil pikap. Dia adalah warga Desa Jekek, Nganjuk, Jawa Timur. Pria ini diperiksa polisi di Mako PJR Tol Jatim 2, Waru-Sidoarjo.

Perekam Vidio Mobil Patroli Kegencet Truk Diperiksa

Mas bro alasan Perekam Vidio Mobil Patroli Kegencet Truk ini diperiksa adalah lantaran dalam video berdurasi 30 detik yang dia unggah tersebut, dia bertutur kata bahwa petugas PJR seolah-olah bersalah setelah menindak dirinya. Makanya hal ini menjadi penyebab terjadi kecelakaan pada polisi tersebut.

Lebih jelasnya simak saja dalam artikel lalu berikut :

Mobil Polisi Kegencet 2 Truk di Surabaya, Konon Mau Nilang

Ketika Vidio Mobil Polisi Kegencet Truk Dishare di Grup Trukmania, Ini Komentarnya

Ketika-Vidio-Mobil-Polisi-Kegencet-Truk-Dishare-di-Grup-Trukmania
Ketika-Vidio-Mobil-Polisi-Kegencet-Truk-Dishare-di-Grup-Trukmania

Nah, nampaknya statmen Perekam Vidio Mobil Patroli Kegencet Truk berikut ini yang jadi sumber masalah;

“….bos gara-gara nyekel aku bos, lho bos hancur bos, hancur bos, lho masih selamet, masih selamet, masih selamet, ……,”

Yup mas bro, menurut penuturan Kanit PJR Tol Jatim II AKP Roni Faslah statmen Abdullah dalam video tersebut menerangkan seakan-akan polisi yang mau menindak tersebut salah. Padahal itu kan sudah sesuai SOP.

Masih dari pak kanit ini, yang bersangkutan hanya merekam video yang viral ini. Tapi yang mengunggah ke media sosial bukan dia, tapi rekannya sesama pengemudi Truk.

Dalam insiden ini pihak kepolisian mendatangi keluarga perekam video ini Ini lantaran merupakan insiden murni kecelakaan, bukan atas kesalahan anggota. Nah kemudian perekam vidio tersebut diperiksa. Lalu kemudian yang bersangkutan membuat surat pernyataan dan meminta maaf.

Masih dari pak Roni, bahwa dengan ditandatanganinya surat pernyataan dan permohonan maaf tersebut, polisi menganggap bahwa masalah tersebut selesai secara kekeluargaan.