Bonsaibiker.com – mas bro sekalian, dalam beberapa hari ini ada pemandangan Motor 250 CC pada Ditilangin di Tangerang. Sebabnya simpel mas bro, karena pada pake Knalpot Racing alias knalpot non standar. Termasuk juga motor-motor yang di bawah 250 cc yang pek knalpot brong alias tidak standar mas bro.

Motor 250 CC pada Ditilangin di Tangerang
Motor 250 CC pada Ditilangin di Tangerang

Motor 250 CC pada Ditilangin di Tangerang

Perihal Motor 250 CC pada Ditilangin di Tangerang ini dishare langsung oleh aku IG @satlantas_polrestangsel dengan statmen berikut :

Pertama

Personel Satlantas Polres Tangsel Melakukan Penindakan Kendaraan Moge Diatas 250cc Berknalpot Broong (Tidak Standar) Dan Pelanggaran Lainnya di TL Froggy BSD,Pagedangan Minggu (4/10).
.
.
@humaspolrestangsel
@polisi_tangsel

Ke dua

Personel Satlantas Polres Tangsel Melakukan Penindakan Terhadap Kendaraan Sepeda Motor Diatas 250cc Yang Berknalpot Tidak Standar (Brong) di Sekitar TL Forggy BSD Pagedagan ,Tangerang Minggu (18/10)
.
.
@humaspolrestangsel
@polisi_tangsel
@gadingserpongupdate
@kabartangsel
@seputartangsel
.
.
#satlantaspolrestangsel#polantas#polrestangsel#polisitangsel#tangsel

tilang-kanlpot-racing-di-tangsel
tilang-kanlpot-racing-di-tangsel

Kemudian juga dishare akun FB About Tangerang sebagai berikut :

@satlantas_polrestangsel menindak pemilik kendaraan bermotor di atas 250cc yang menggunakan knalpot non-standar (knalpot brong) di sekitar gedung Froggy BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu (18/10/2020).

Penggunaan knalpot brong ini seringkali menimbulkan kebisingan dan bisa mengganggu kenyamanan. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 7 Tahun 2009 Tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor.

Sementara untuk penggunaan knalpot non-standar diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), dan pemilik kendaraan bisa dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu

Mas bro, kalau menilik tanggal nampaknya ini dilakukan sudah dalam beberapa minggu. Ya dengan menyimak postingan pertama adalah tanggal 04-10-2020, lalu yang ke dua postingan Satlantas Tangsel adalah tanggal 18-10-2020. Jadi nampaknya razia knalpot racing ini dilakukan simultan terus menerus, dan rutin.

Mas bro, terkait penilangan ini warganet banyak yang setuju, karena ini dinilai brisik dan mengganggu. Simak saja komentar-komentar berikut :

  • Muliadi Athiam : Jangan hanya ditilang saja,bila perlu diknalpotnya disita dan motornya ditahan bila diganti knalpot standar bawaan pabrik baru dikasih kembali ke pemiliknya
  • Nia Njen : Tetangga harusnya baca ini neh, yg setiap hari lewat, klo di tegur, pasti jawabnya (motor2 gue, napa lu yg ribet) rasanya pengen di bikin anyaman tuh bibir
  • Ibnu Hajar Budiman : Padahal pake knalpot yg standar nya atau yg lebih low lebih enak di dengernya. Malah lebih jantan ketimbang knalpot begituan.
  • da Sutan : Alhamdulillah sy kirain ngak ada undang2nya ,sebenarnya sy dri dlu udh muak jgk yg namanya knalpot yg kyk gitu, ap lgi ngak sesuai standardnya,kyk sepeti metik di kasih knalpot gituan jgk ,ap lgi bebek,sy mau nanyak pada netizen,ap yg kepikir sama kalian ap bila di jln macet ,trus posisi qm pas di blakang knalpot resing,ap sy aj yg benfikir ,klu itu knalpot ,bikin gregetan,kyk di tonjok 2 tau, klu pas di bulakang itu motor ,mau ngelak ngak bsa karna macet ,sy mau tau ap yg kepikiran sama kalian satu kata aj ?

Yup mas bro, demikian artikel Motor 250 CC pada Ditilangin di Tangerang, lantaran pake Knalpot Racing. Moga jadi pembelajaran buat kita semua.