Truk Pengangkut Bata Sruduk Bangunan Madrasah, 3 Tewas Dan Belasan Luka-Luka

Bonsaibiker.com – Mas bro sekalian, sebuah video beredar di dunia maya yakni Truk Pengangkut Bata Sruduk Bangunan Madrasah, 3 Tewas Dan Belasan Luka-Luka. Ketika berkendara kita memang tidak mengetahui apa yang akan dialami saat diperjalanan. Maka dari itu sudah seharusnya dalam berkendara itu lebih erhati-hati dan mampu memperkirakan semua tindakan yang dilakukan. Seperti video kecelakaan maut kali ini nih. Sebuah truk menyeruduk bangunan sebuah madrasah tempat santri-santri mengaji. Dan mengakibatkan anyak korban berjatuhan.

Truk Pengangkut Bata Sruduk Bangunan
Truk Pengangkut Bata Sruduk Bangunan

Truk Pengangkut Bata Sruduk Bangunan

Yup mas bro, video tentang Truk Pengangkut Bata Sruduk Bangunan ini juga diposting dalam akun Istagram @eritakotabandung. Seperti dilansir dalam Merdeka.com bahwa pada Jumat (2/4/2021) sore sebuah truk pengangkut batu bata telah alami kecelakaan yakni menyeruduk Madrasah Diniyyah Nurul Barokah yang berada di Kampung Harendong Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Videonya KLIK

disini.

Kronologis Truk Pengangkut Bata Sruduk Bangunan

Kanit Laka Satlantas Polres Garut Ipda Priyo mengungkapkan bahwa, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Ketika itu truk yang dikemudikan Suhanda (50) bernomor polisi Z 8229 DW mengangkut batu bata dari pabrik pembuatan mengarah ke arah bawah. Memang kondisi jalannya terlihat menurun. Lalu diduga ketika melewati pertigaan, truk itu hilang kendali yang akhirnya menabrak sebuah bangunan madrasah yang erada dekat dengan lokasi kejadian.

Akibat kejadian ini, sopir dan 1orang siswa meninggal dunia akibat luka di bagian kepala dan dada serta belasan lainnya luka-luka. Namun pada malam harinya korban yang tewas bertambah, yakni seorang santri putra madrasah diniyah berusia 12 tahun. Korban ketiga ini meninggal sekitar pukul 23.00 WIB, di RSUD dr Slamet setelah dirawat dan meninggal karena luka berat yang dialaminya pada bagian kaki. Jadi korban tewas keseluruhan berjumlah 3 orang. Sat ini masih ada 7 orang korban lainnya yang masih dirawat di RSUD dr Slamet Garut. Dan seluruh biaya pengobatan para korban kecelakaan ditanggung oleh Jasa Raharja yakni ahli waris korban meninggal dunia telah menerima santunan masing-masing sebbesar Rp 50 juta.

Demikianlah info tentang Truk Pengangkut Bata Sruduk Bangunan Madrasah, 3 Tewas Dan Belasan Luka-Lukaini. Semoga yang ditinggalkan dapat tabah dan yang luka-luka segera pulih kembali.

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: