Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai Dalam Sehari, Lautan Penuh Darah

Bonsaibiker.com – Mas bro sekalian, sebuah info telah beredar hingga viral di dunia maya yakni video tentang Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai Dalam Sehari, Lautan Penuh Darah. Tradisi merupakan suatu keyakinan masyarakat di suatu daerah yang dilakukan secara berulang bisa dalam bentuk ucapan atau perbuatan. Dan hal tersebut tak pernah sekalipun terlewatkan dan harus dilaksanakan turun-temurun. Ada tradisi yang baik dan ada juga yang amat merugikan. Seperti yang terjadi pada info kali ini nih. Cuma karena tradisi, 1.400 lumba-lumba habis dibantai dalam sehari. Hinggaair lautan berubah berwarna merah.

Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai
Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai

Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba

Yup mas bro, info tentang Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai ini juga diposting dalam akun Instagram @gtvindonesia_news. Diketahui dari keterangan postingan info tersebut bahwa perburuan lumba-lumba di Kepulauan Faroe, Denmark saat ini telah menjadi perhatian internasional. Sebab 1.400 lebih hewan mamalia tersebut dalam sehari dibunuh yang mereka yakini telah berhasil memecahkan rekor tangkapan dari sekian waktu. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (12/9/2021).

baca juga Polisi PJR Diduga Aniaya Pengendara Karena Salah Paham, Viral Trus Berakhir Matrai

Tabrak 3 Gerobak Dan 2 Mobil, Sopir HRV Ini Dihakimi Warga Saat Mencoba Kabur

Sekumpulan lumba-lumba yang sisi badannya berwarna putih (white-sided dolphin) tersebut dari tengah laut didorong ke daerah sempit di pinggir laut di antara tebing di daerah Atlantik Utara nih mas bro. Kemudian lumba-lumba tersebut digiring dengan perahu ke perairan dangkal di pantai Skalabotnur di Eysturoy. Lalu lumba-lumba tersebut langsung dibantai secara massal dengan pisau. Tubuh lumba-lumba ditarik ke darat lalu dibagikan ke penduduk setempat untuk dikonsumsi.

Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai.
Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai.

Perburuan mamalia laut inidisebut grind atau Grindadrap yakni tradisi perburuan massal legal yang sudah ratusan tahun ini dilaksanakan setiap musim panas nih mas bro. Acara ini selalu melibatkan mamalia laut seperti lumba-lumba dan paus pilot. Postingan inipun menuai ragam komentar dari warganet, antara lain:

rioramadhan675: Ga pernah belajar pancasila ya?

putri.nugraheni.56: Enggak punya adat

ajikun_chen: Kenapa…? . Bayangkan klo kita jd mereka, sekeluarga digiring lalu….

raphael_leonardo12: Pantesan mau punah

lihat juga Bayi 7 Bulan Tewas Oleh Tetangganya Cuma Gegara Minta Segelas Air Minum

Sekelompok LSM Serang Kantor Adira Finance, 13 Pelaku Langsung Diciduk

Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai`
Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai`

reniyuliana3854: Tradisi yg merusak lingkungan karena pantai tercemar oleh darah ikan dan lagipun kapan habisnya ikan sebesar itu dimakan, perlu dievaluasi lagi tradisi begini, kalau hanya satu atau dua ekor boleh lah tapi ini sangat banyak utk ukuran ikan sebesar itu

lina.nurlinaa: Numpang nanya ada yg tau caranya supaya nurunin berat badan tanpa harus diet ribet ga?

Rsutrisnohadi: Terus boleh gak tradisi bunuh para penghuni kepulauan tersebut min, jadi biar gak ada tradisi pembunuhan lumba atau paus??

Demikianlah info tentang Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai Dalam Sehari, Lautan Penuh Darah ini.

intip juga Niat Kabur Takut Ditilang,Pemotor Ini Malah Jatuh. Ini Penjelasan Kapolres

Nelayan Ketakutan Lihat 6 Kapal Perang Cina Mondar-mandir Di Natuna

4 komentar pada “Karena Tradisi 1.400 Lumba-lumba Dibantai Dalam Sehari, Lautan Penuh Darah

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: