Gile Polisi Ajak Mesum Korban Yang Terjaring Razia

Gile Polisi Ajak Mesum Korban Yang Terjaring Razia
Gile Polisi Ajak Mesum Korban Yang Terjaring Razia

Gile Polisi Ajak Mesum Korban Yang Terjaring Razia, parah ni gan. Ya, kompas TV merilis berita tentang seorang anggota polisi lalu lintas yang mencoba mencabuli anak perempuan yang terjaring razia di Kota Batu, Malang Jawa Timur. Korban dipaksa melayani nafsu pelaku di pos polisi agar tidak ditilang. Dalam berita tersebut disampaikan bahwa oknum polantas yang mengajak mesum ini mengaku khilaf. Kemudian ia meminta maaf atas sikapnya yang telah meminta korban untuk melayani nafsu di Pos polisi. Oknum Polantas tersebut juga bahkan sempat menwarkan sejumlah uang agar korban mau melayani nafsu birahinya. Ini Gan Vidionya:

kalau di FB silakang cek link INI!

Berikut Kompas TV yang meposting 12 hours ago menurutkan:

“Polisi Ajak Mesum Gadis di Pos?

Seorang anggota polisi lalu lintas mencoba cabuli anak perempuan yang terjaring razia di Kota Batu, Jawa Timur. Korban dipaksa melayani nafsu pelaku di pos polisi agar tidak ditilang.
Ad-ada saja gan!

Yup lengkapnya ngutip dari forum Merdeka, bahwa ada oknum satlantas yang tidak terpuji, oknum ini adalah polisi di Kota Batu, Jawa Timur. Angggota Satlantas Polres Batu Brigadir E, 28, dia mengajak siswi SMK, DW, 15, berhubungan seksual karena menolak ditilang saat kedapatan melanggar lalu lintas.

Metrotvnews.com melansir bahwa setelah kejadian itu diadakan pertemuan antara korban dan oknum polisi berlangsung di Pos Polisi Alun-alun Kota Batu. Korban kemudian didampingi aktivis Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT), adapun Polres Batu diwakili Kasubag Humas, AKP Waluyo dan Kepala Seksi Propam Polres Batu. Pada dasarnya dalam pertemuan tersebut korban sudah memaafkan dan oknum polisi tersebut mengakui kesalahannya dan mengaku khilaf. Selanjutnya menurut Aktivis JKJT, Agustinus Tedja, kasusnya sudah ditangani Propam dan Satlantas Polres Batu, sementara korban dan aktifis ini juga sudah laporan resmi.

Menurut pengakuan korban DW masalah bermula saat ia terjaring razia di sekitar Alun-alun Batu oleh oknum Polisi berinisial E, karena Ia tidak membawa STNK dan SIM dan diminta masuk Pos Polisi Alun-alun untuk proses tilang. Korban diminta membayar Rp250 ribu, karena tidak memiliki uang sebesar itu, ia pun menolak membayar. Menurut pengakuannya kemudian oknum polisi tersebut minta dibayar dengan hubungan intim saja, wlah repot nih aihihihih.
Korban  memang tidak sampai dipaksa, cuma diancam, jika tidak mau bayar ya harus kikuk-kikuik gan. Yup kini Polres Batu segera melakukan penyelidikan dan mendalami adanya laporan tersebut. Kasubag Humas Polres Batu, AKP Waluyo, menyebut, Brigadir E membenarkan telah mengajak siswi SMK berhubungan layaknya suami istri.
Advertisements

1 Trackback / Pingback

  1. Dua Polisi Dinonaktifkan dan Ditahan Propam Jatim Pasca Pelecehan

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan