About these ads
jump to navigation

Renungan Jumat; Makna Sebenarnya Dari Sebuah Doa 24 Maret 2011

Posted by Bonsai Biker in Bonsai bakal, Portal Otomotif, Uncategorized.
Tags: , , , , , ,
trackback

DOABrader sekalian, Allah memerintahkan kepada kita:  أدعونى أستجيب لكم ” Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku ijabahi” jadi setiap doa insallah akan di ijabhi oleh Allah. Lalu dalm sebuah do’a biasanya disebut makbul atau kabul atau sering kita bilang Ya Allah kabulkanlah doa kami! : ربنا تقبل منا إنك أنا العليم الحكيم . “Ya Allah kabulkanlah doa kami sesungguhnya engkau maha mengetahui dan maha bijaksana”.
Brader sekalian dari perinntah di atas lalu banyak diantara kita yang berdoa, pagi sore malam dan siang. Ada yang minta rizki, lalu ada yang minta jodoh, minta anak yang salih, dan bahkan ada yang bilang langsung minta N 250 kepada Allah, “Ya Allah berilah hamba N 250′ amiiin“.
Brader sekalian kalau kita melihat fakta yang ada, banyak sekali doa-doa kita yang tidak terwujud, banyak kehendak kita yang kita sampaikan kepada Allah namun tetep saja keinginan kita belum terwujud. Ada seorang bapak yang shalih minta anaknya shalih, tapi  pada kenyataannya anaknya bandel. Ada seorang pekerja berdoa sebelum berangkat pergi agar dia selamat, namun malah celaka. Bahkan ada yang terang-terang minta N 250 namun tetep saja Allah baru memberinya rizki sebuah p 200, hehehe bukan ngenyek ya, hanya perumpamaan. Lalu mana janji Allah bahwa setiap doa itu dikabulkan?
Jawaban Secara Bahasa
Brader sekalian minta kepada Allah insallah semua dikabulkan dan ijabahi, namun diwujudkannya bisa sekarang, ataupun bisa setelah kiamat nanti di hari akhir. Ketahuilah makna ijabah إجابة itu adalah jawaban, kita berdoa diijabahi oleh Allah berarti jawaban dari Allah bisa ya, dan bisa tidak, bisa diwujudkan sekarang atau nanti. lalu makna dikabulkan adalah قبل , مقبول yang artinya diterima, tentu saja semua doa kita diterima oleh Allah namun diwujudkannya bisa sekarang atau nanti atau hanya diterima dulu, namun diwujudkannya nanti di hari akhir.
Jawaban Secara Maknawi
Brader sekalian di kitab-kitab yang disusun oleh paru sufi terdapat sebuah cerita: Ada 2 orang pendoa yang sedang berdoa kepada Allah minta diberi rizki yang banyak. Yang satu melarat, namun ikhlas dan selalu berbuat baik, sedangkan satunya kaya namun tamak, pelit dan serakah. Ketahuilah doa si kaya langsung diterima dan diwujudkan oleh Allah, kekayannya ditambah berlipat ganda. Sementara doa yang melarat tadi tak diwujudkan oleh Allah. Kemudian melihat hal ini Malaikat yang menjadi saksi akan kesalihan si pendoa melarat tadi langsung menghadap Allah dan bertanya, “Ya Allah kenapa engaku kabulkan dan wujudkan doa si kaya itu, padahal dia sudah kaya, namun masih pelit dan tidak mau sedekah, lalu kenapa tak engkau ijabahi dan wujudkan doa si melarat itu, padahal nyata-nyata dia shalih, ihlas, dan betul-betul membutuhkan sesuap nasi untuk mengganjal perutnya yang kosong?” lalu Allah menjawab, “Hai Malaikat, ketahuilah, si kaya itu tamak dan rakus, suara kerakusannya begitu mengganggu telingaku, kukabulkan doanya suapaya ia tak minta lagi karena Aku tak suka suaranya. Sementara si melarat itu doanya terdengar ihlas, shalih, merdu. dan enak didangar oleh telingaku, maka tak kuwujudkan permintaannya supaya ia tetap berdoa, aku suka suaranya, aku ridla kepadanya”.
Inti sebuah doa adalah bukan pada perkara kabul atau tidak, tapi doa adalah suatu keridlaan Allah, percayalah semua doa terkabul, namun ada yang sekarang, dan ada yang nanti di yaumul qiyamah. Wahai pendoa yang terkabul jangan sampean merasa GR dulu, boleh jadi itu merupakan ujian Allah kepad sampean, dan juga wahai pendoa yang belum terkabul, jangan pesimis, boleh jadi suara doa sampean memang terdengar ihlas sehingga Allah menyukainya, suatu nanti pasti keinginan sampean akan diwujudkan oleh allah. Doa adalah komunikasi antara hamba dan Tuhannya untuk membuktikan kekurangan kita dan kebutuhan kita atas Allah sang penguasa. Sebuah ayat tentang doa menyatakan :
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Jikalau hambaku bertanya kepadmu Muhammad tentang Aku, maka jawablah aku sungguh dekat, Aku akan mengijabahi doa setiap pendoa yang memohon kepad-Ku, maka segeralah meminta ijabah kepada-Ku dan beriman kepada-Ku supaya mereka mendapat petunjuk (pencerahan)
Ayat ini turun karena ada seorang pendoa yang ingin sekali berdoa, lalu bertanya pada Nabi Muhammad SAW, “Hai Muhammad, dimanakah Allah jauh atau dekatkah, kalau jauh aku akan segera mencri-Nya dan bermunajat, lalu kalau dekat aku akan segara meminta ijabah kepada-Nya”, lalu turulah ayat di atas sebagai jawaban atas pertanyaannya.
Inilah arti sebuah doa agar kita mendapat pencerahan, petunjuk, dan kerelaan dari Allah meski diwujudkannya belum tentu sekarang. Doa adalah simbol pengakuan kita pada Allah atas kebesaran-Nya. Doa membuat hati kita plong, nyaman, lega, dan husnuzon kepada Allah, wal akhir doa adlah kepasrahan nasib kita pada Allah, mari tetap kita berdoa!

About these ads

Komentar»

1. #99 bro - 24 Maret 2011

turut merenung di tengah malam

Bonsai Biker - 24 Maret 2011

monggo

2. one08 - 24 Maret 2011

alhamdulillah….
bertambah lagi pencerahan hati ini…… matur nuwun!
mari kita bersama-sama berdo’a untuk mendapat kebaikan di dunia dan akhirat. :wink:

Bonsai Biker - 24 Maret 2011

amiin bgi kita semua, amiin ya rabal alamin

3. Triyanto Banyumasan - 24 Maret 2011

tambahan COPAST

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)

Bonsai Biker - 24 Maret 2011

makasih tambahannya

4. absoluterevo - 24 Maret 2011

Tiada kata seindah doa.!

Bonsai Biker - 24 Maret 2011

tul mas bro

5. martini - 24 Maret 2011

ya allah..berikan hambamu ini istri lagi…yang kumplit ajah…amieeen..dikabulke kapan2 aku yo manut….sing penting isih enom,ayu,solikah,sugih..tur iso nggawekke adek sing ayu,ngganteng soleh solikah….

Bonsai Biker - 24 Maret 2011

lek umpomo kabul tenan ngono kuat ngayahi ra Begawan?

martini - 24 Maret 2011

kuat….!!! kan wis diniati pak haji…hehehhe…sekedar ngikuti sunah rosul…padahal yang wajib banyak bolongnya!! (PARAH)

Bonsai Biker - 24 Maret 2011

wes mugo-mugo kabul, tapi barengi wajibe yo, kikikik

martini - 24 Maret 2011

sing abot kie wajibe je pak haji….insya allah dengan bertambahnya umur..semuanya akan tercover….baik wajib maupun sunnahnya…dari pada bikin ibadah yang gak genah juntrungannya trus melegalkan dengan kata2 “kan ora ono eleke tho??”…..hehehehe

Triyanto Banyumasan - 24 Maret 2011

Aku melu AAMIIN… ngko aku dicritani olehe ngayaih Pakdhe.. sing adil pripun.. :)

Bonsai Biker - 24 Maret 2011

weheheheh, umur memang mendewasakan
adil juga butuh proses, sing jelas tak secepat mengurus proses pajak motor

Triyanto Banyumasan - 24 Maret 2011

Enggih… sing penting iso Ngising wajib disyukuri, enggih mboten ?

Bonsai Biker - 25 Maret 2011

insallah nggih mas bro

6. Maskur - 25 Maret 2011

di catet sik

Bonsai Biker - 25 Maret 2011

monggo Kang MAs

7. sabdho guparman - 25 Maret 2011

ada anekdot kalau berdoa itu mbok ya tau diri . . .
kalau mampunya pulsar ya jangan minta ducati

keep brotherhood,

salam,

Bonsai Biker - 25 Maret 2011

semoga kang sabdo nggak kegeeran ya karena punya P 200 kiikkikiikkikkk
salam

8. elsabarto - 25 Maret 2011

kadang aku malu terus meminta dalam doa sebab Allah SWT sendiri sudah melimpahkan nikmat disetiap detik kehidupan kita tanpa kita minta, yo wis sing utama aku berdoa untuk selalu bisa melaksanakan ibadah scr. istiqomah, amin…

Bonsai Biker - 25 Maret 2011

seep mas bro


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.101 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: