Kasus CBR 250 Bisa Jadi Kerikil Tajam Di tengah Usaha Honda Menjadikan India Home Base Ekspor

17-1439786577-honda-cbr250r
17-1439786577-honda-cbr250r

Brader sekalian beberapa waktu lalu santer dibicarakan bahwa India bakal menjadi Home base eskpor motor/moge Honda ke seluruh dunia, artinya setiap Honda mengekspor motornya pastilah melalui India. Ya, dalam waktu dekat basis ekspor Honda akan dipindah dari Jepang ke India, ya apalagi kalau bukan karena di India tenaganya jauh lebih murah ketimbang Jepang.

  Namun belakangan beberapa hari ini sebuah isu tentang CBR 250 mengguncang India, sesuai tulisaan James Bons terdahulu bahwa CBR 250 ini mengalami masalah pada grab rails, engine cowls (penutup mesin), serta spion. Nah bila masalah ini tentu kalau tidak diklarifikasi tentu bakal menjadi batu ganjalan di tengah upaya Honda memboyong home base ekspornya ke India, atau malah jadi kerikil tajam yang embuat roda ban Honda berhenti berputar. Pasalnya bila reputasi Honda India dalam meproduksi untuk urusan dalam negeri saja masih belum perfik apalagi harus ekspor. Tentu dalam hakl ini nama baik Honda India dipertaruhkan.

Sebuah kasus kecil dalam apapun termasuk permotoran akan segera diketahui duni aat ini, sehingga orang Epropa atau Amerika pasti tahu secepat mungkin akan hal ini. Ditambah satu fenimena bahwa India kini sedang kuat-kuatnya semangat nasionalisme produk, tentu ini menambah pr bagi Honda untuk emnjadikan India basis ekspor.

Wallah kok nggak pindah Indonesia aja mas broooooooooooooooooooooooooo!

Advertisements
Advertisements

13 Comments

  1. Vote indo sbgai base nya honda. .
    Jgn karna murah kualitas jadi nomer pitu likur lima. . .
    Vote indo wkwkwk

    Ngimpi. . .

  2. jepang tentunya takut atau penjualannya menurun setelah INDIA bisa membuat teknologi muktahir permotoran. intinya semangat nasionalisme trhdp produk dalam negeri india yg akhir” maju ingin diredam oleh jepang (honda) ini strategi pemusnahan diam” trhdp produk dlm negeri india , kl seandainya home base motor jepang dipindah ke india.

  3. iya kok gak ke INA yaa……..kekeke..
    para fanboi hongkongnya udah capek berkoar2, koq gak dihargai dengan bikin di sini aja gitu lho…….hahaha……

    berarti masih kurang dahsyat koar2nya fanboi…

    BTW, india dipilih mungkin krn lebih mantap iklim investasinya dan infrastrukturnyakah? Walau mungkin pekerjaan berat hendi adalah melawan mindset ‘semangat cinta produk dalam negeri’ di sono…

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin