Tengah Malam Dikuburan Dalam Kacamata James Bons | Bonsaibiker

Tengah Malam Dikuburan Dalam Kacamata James Bons

Sudah bukan hal baru lagi kalau kuburan sepi menjadi anggapan sebagian besar orang sebagai tempat yang angker, penuh hawa mistik dan layak untuk dijauhi. Apalagi tengah malam berada dikuburan sepi, gelap, dan seorang diri. Merasa was-was, bulu kuduk berdiri, merasa diikuti, merasa diawasi, dan perasaan sejuta kekhawatiran lain yang menghantui kita ketika dalam posisi itu. Pertanyaannya adalah benarkah itu semua?

2010

kuburan

kuburan

Alkisah nyata ada sebuah lokasi pemakaman sepi di penghujung kampug yang sepi juga. Kabarnya makam ini ada penjaganya berupa harimau yang sering muncul dan terlihat oleh orang yang suka usil. Makam tertua di komplek pemakaman ini usianya ratusan tahun, atapnya terbuat dari pohon padi yan dikeringkan. Bersemayam dalam makam ini adalah orang yang pertamakali babat kampung ini, beliau adalah salah satu panglima perang pasukan pangeran Dipoegoro yang dulu kocar-kacir setelah Diponegoro dijebak Belanda kemudian ditangkap. Saking antinya terhadap belanda beliau tak mau makamnya diberi atap genting karena dianggap simbol penjajah.

Penasaran James Bons ketika lewat makam tersebut terutama pada waktu malam selalu dihinggapi rasa takut, bulu kuduk berdiri dan rasanya cepat-cepat ingin berlalu dari areal tersebut. Perasaan selalu diahantui cerita orang-orang akan adanya Harimau penunggu, kakek-kakeh yang sering terlihat oleh orang yang lewat, dan segudang cerita lain akan hawa mistis di makam tetrsebut.

Suatu malam tepatnya jam 23 .40, nampaknya pas bulan purnama, dan boleh jadi malam itu adalah jumat kliwon. James Bons penasaran dengan apa yang dikatakan orang. Tiba-tiba saja langkah kaki James Bons mengarah terbimbing oleh azam dalam hati ke makam tersebut. Saat tiba di pintu gerbang makam yang gelap itu langkah James Bons terhenti. Bulu kuduk mulai berdiri, rasa takut mulai menghantui, sementara agin malam berdesir membentuk suasana mistis, bulan purnama timbul tenggelam diantara awan yang ketika itu agak mendung. Tiba-tiba saja terdengar suara krieeeeeeeeeek, sontak jantung berdetak kencang kaget ditengah ketakutan, ternyata hanya suara bambu bergesekan diterpa angin yang mulai lencang. Perasaan hati muali takut dan nyerah untuk balik pulang ke rumah.

James Bons menghirup nafas panjang mencoba menguasai diri ditengah ketakutan dan kehawatiran, sambil membaca surat An-naas dan setelah emosi terkendali kembali James Bons melanjutkaan langkah masuk ke komplek pemakaman yang gelap itu seorang diri. Kembali pikiran James BOns dihantui cerita serem yang sering dikumandangkan orang akan angkernya kuburan, mmm jantung berdetak tambah kencang apalagi ketika sampai di pintu masuk makam tertua di situ. Kali ini pikiran James Bons bergumul antara hati-perasaan, dan pikiran. Satu sisi pikiran James Bons diahantui rasa takut yang amat sangat karena cerita orang-orang, namun satu sisi lain otak James BOns mengatakan, sejauh ini faktnya tak ada apa-apa, tak atupun kemistisan muncul. Lalu smpailah di makam tua ini dan masuk ke dalamnya. Sambil ketakutan yang amat sangat James Bons ucapkan Salam kepada Ahli Kubur, lalu dilanjutkan dengan doa pada ahli kubur:

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه واكرم نزله ووسع مدخله

Ya, hanya itulah do’a James Bons yakni permohonan ampun bagi ahli kubur, karena selain itu James Bons tak ada maksud lain kecuali penasaran dengan rasa takut. Usai berdoa, James Bons duduk di tengah komplek pemakaman itu sambil mengamati sekitar, sepi suyi sendiri dan rasa takut yang amat sangat tadi perlahan mulai sirna. Sejauh ini ternyata tak ada apapun yang muncul kecuali angin semilir dan bunyi bunyian binatang malam. Suasana malam dibawah temaram bulan ditengah malam tepat juga ditengah kuburan tepat, ternyata damaiii, tak ada bising, tak ada yang mengganggu, pantesan ya orang istirahat di makam gak ada yang kembalai, karena boleh jadi damaaaai gitu di alam sana hehehehehehe. Rasa takut ternyata ciptaan halusinasi pikiran kita sendiri. James BOns lalu pulang dan tidur ampek pagi.

%d bloggers like this: