Peluang Fino ditengah Ganasnya Penetrasi Scoopy | Bonsaibiker

Peluang Fino ditengah Ganasnya Penetrasi Scoopy

persaingan, sementara si Fino baru merangkak terseok-seok untuk bertarung merebut hati konsumen Indonesia. Karena itulah, so pasti kalau ingin bersaing si Fino ni musti dibekali dengan segudang senjata rahasia yang dapat melumpuhkan lawa. Lalu apa senjata andalan Fino untuk menantang Scoopy ini?

fino

fino

Ya, Fino dibekali mesin 113 cc SOHC empat tak berpendingin udara dengan sistem asupan bahan bakar karburator. Dimensinya 1830Γ—705×1050 mm. Dengan kata lain, spesifikasi Fino yang akan mengaspal di Indonesia sama dengan Fino yang sudah hadir lebih dulu di negeri Gajah Putih, Thailand. Yang membedakan hanya desain striping dan harga.

Nah dari sini monggo kita bandingkan Spek FIno dengan Scoopy:

Vino Scoopy
  • Engine Type: Air-c. 4 Stroke SOHC
  • Displacement: 113.7 cc
  • Compression: 8.8 : 1
  • Bore & Stroke: 50.0 x 57.9 mm
  • Ignition Power System: DC-CDI
  • Starter: Electric & Kick starter
  • Fuel Tank Capacity: 3.7 liters
  • Transmission: V-Belt Automatic
  • Dimension: 1830 x 705 x 1050 mm
  • Min Ground Clearance: 130 mm
  • Wheel Base: 1, 240 mm
  • Dry Weight: 87 kg
  • Front Break: Hydraulic Single Disc
  • Rear Break: Drum Brake
  • Front Pressure: 200 kPa (2 kgf/cm2)
  • Rear Pressure: 225 kPa (2.25 kgf/cm2)
  • Spark Plug Type (NGK): CR7 HAS
  • Spark Plug Type (Denso): U22 FSR-U

 

  • Tipe mesin : 4 langkah, SOHC
  • Volume langkah : 108 cc
  • Perbandingan Kompresi : 9,2 : 1
  • Diameter x langkah : 50 x 55 mm
  • Sistem Pengapian : DC-CDI,
  • Starter : Pedal dan Elektrik
  • Kapasitas tangki bbm : 3,5 liter
  • Transmisi: otomatis v belt
  • Dimensi : 1.844 x 699 x 1070 mm
  • Jarak terendah ke tanah : 150 mm
  • Jarak Sumbu Roda : 1240 mm
  • Berat kosong : 94 kg
  • Rem depan : Hydraulic Single Disc
  • Rem belakang : Tromol
  • Ban depan : 80/90 – 14 M/C 40P
  • Ban belakang : 80/90 – 14 M/C 46P
  • Busi : ND U24EPR9, NGK CPRBEA-9
  • Daya Maksimum : 8,28 PS/8.000 rpm
  • Torsi Maksimum : 0,85 kgf.m/5.500 rpm
  • Harga: 13.725.000

Menengok kapasitas, si Fino dengan 113 CC dengan kompressi : 8.8 : 1 melawan Scoopy yang 108 cc berkompressi 9,2 : 1 maka boleh jadipowe akan mirip tinggal masing-masing mengoptimalkan torsi atau speed. Di sini tentu Fino harus mengutamakan hal yang tidak dipunyai Scoopy misalakn lebih irit, atau lebih responsif, atau lebih nyaman. Selain itu fino akan mempunya peluang juka mengandalkan fitur yang lebih superior macem Injeksi.Sayangnya James BOns belum menemukan Powe dan torsi Fino ini. Sbagai caatatan FIno di Indonesia nampaknya adir dalam versi Palang bukan jari-jari

Nah mengingat sepertinya Fino ini speknya mirip atau sama dengan Tahi punya maka bisa ditebak seberapa kemapuan fino ini. Untuk mengoptimalkan persaingan dengan menambah fitur nampaknya bukan pilihan jitu atau bahkan tertutup kemungkinan untuk itu, lalu peluang terbesar untuk menjadikannya senjata melawan Scoopy adalah harga dan stripping atau warna yang lebih menarik. Tanpa adanya pricing strategis tentunya Fino is no thing. Sebagai petimbangan harga Fino di India yang juga sama dengan Indonesia mboyong dari Thailand adalah Rs. 45,000 atau sekitar 7,95juta Rupiah, maka bisalah bersaing untuk sedikit lebih murah dari Scoopy di India aja jauuh lebih murah masak di indonesia gak bisa. Selamat berjuang Fino!

%d bloggers like this: