Gonjang-ganjing, Mobil Esemka Bikinan Sendiri Atau Hanya Impor Mobil Cina

Banyak memang yang dateng ke warung James Bons menanyakan langsung sebenarnya seperti apa sih luar dalem mobil Esmka ini? Sekedar rakitan barang impor dari Cina atau memang hasil dari putra bangsa? Pasalnya memang ada beberapaa buah mobil mirip dengan Esemka ini di rakit di Guangzou Cina. Nah monggo simak beberpa hal berikut ini tentang kabar pembuatan mobil ini!

  1. Ketika melihat kasus yang terjadi kini yakni polemik antara Pemkot Solo pemilik bengkel karoseri Kiat Motor ini mencuat, semua mulai terlihat jelas, sesaat Sukiyat mengatakan bila seluruh komponen mobil Esemka tersebut menggunakan onderdil mobil buatan Jepang. Padahal Sukiyat dianggap baru bergabung dalam pembuatan Esemka, setahun lalu. Sedangkan rencana awal produksi mobil Esemka i di mulai pada tahun 2007, dan murni seluruhnya dikerjakan para siswa SMK. Nah banyak sumber mengatakan klaim Kiat bahwa mobil ini partnya buatan Jepang dianggap tidak benar.
  2. Ternyata berdasarkan sumber http://bodrexcaem.blogspot.com/2012/01/foto-foto-perakitan-mobil-esemka-di.html mobol Esemka ini partnya adalah rakitan alias buatan lokal dengan mengandalkan mesin bubut bukan meson press.
  3. Lihat di head mesinnya sudah terpampang Logo BEsar Esemka 1.5 mm jleas kan!

Lebih jauh ternyata untuk memasok part mobil ini agar bisa dibuat lebih cepat dan lebih baik alias tidak dibikin dengan mesin bubut, pihak Pemkot Solo mengajak pabrik pengecoran logam asal Klaten untuk memasok partnya. Beberapa produk komponen mesin produksi Ceper, sudah dipasarkan secara luas dan bisa diterima pasar. “Kalau hanya silinder roda, tromol, manipol dan komponen blok mesin lainnya, kita bisa bikin. Asal ada mesin cetakannya, kita pasti bisa,” kata sumber pencetak part seperti dikutip tribunnews.

SementaraTeknologi pengecoran logam yang dimiliki UKM di Ceper, sudah sama dengan teknologi pengecoran logam yang digunakan untuk komponen mobil hasil rakitan produsen mapan. Hanya, masih membutuhkan dukungan alat tambahan dari Pemerintah.

pabrik-esemka-1
pabrik-esemka-1
Mesin Esemka siap dipasang di mobil. Esemka dibuat dengan manual dan tidak dengan mesin press seperti produsen mobil global.
pabrik-esemka-2
pabrik-esemka-2
Dibantu guru pembimbing bersiap memasang mesin ke mobil.
pabrik-esemka-3
pabrik-esemka-3
Mempersiapkan sasis dan suspensi.
pabrik-esemka-4
pabrik-esemka-4
Melakukan pengecekan kondisi mesin.
pabrik-esemka-5
pabrik-esemka-5
Sasis mobil siap dipasangi bodi dan mesin.
pabrik-esemka-6
pabrik-esemka-6
Ramai-ramai memperhatikan mesin Esemka 1.5i. Mesin ini sudah menggunakan teknologi injeksi.
pabrik-esemka-7
pabrik-esemka-7
Seorang siswa dengan mesin bubut. Proses pembuatan bodi Esemka terbilang sulit karena SMKN 2 Surakarta belum memiliki alat press.

Nah berdasarkan beberapa hal tadi boleh jadi kalau memang semua benar dalam artian mobil ini dirancang sejak tahun 2007 dan dikerjakan secara manual oleh anak Esmka, maka layaklah mobil ini diebut Mobil Nasional, meskipun boleh jadi beberapa part masih ada yang impor, ya wajar kan ke depannya bisa bikin sendiri. Nah bilabrader sekalian ada sumber lain yang mendukung atau mementahkan hal ini monggodi share, sekedar cross ceck. Yang jelas mobil ini kini sedang dalam perbaikan untuk proses uji emisi yang ke 3 kalinya, semangat Esemka!

Advertisements
Advertisements

33 Comments

  1. wow. Patut di dukung,
    Semoga dapat cepet terwujud, sebenere kalau ngrakit doang juga ga papa, malaysia juga nglakuin ini buat perusahaan mobnas keduanya (perodua), perodua myvi aka daihatsu Sirion yang diterima dengan baik oleh masyarakat sana..

    BTW Knalpotnya pake vanvolker ga ya :p

    • asal jujur… dan apa adanya it’s OK
      semua akan memaklumi..

      jangan tepu-tepu.. ibarat blog, ada yang menyadur, lalu menulis kembali gak apa2 asal menyebutkan sumbernya…

      • iya. Asal Jujur,
        Ane rasa masyarakat bakal maklum en ga permasalain. 😀
        Tetep bangga ama karya bangsa

  2. koment di blogku Mbah, lagi tak minta datanya, tetap dukung eSeMK esemka BISAAA
    ———————————————————-
    awan, on Maret 2, 2012 at 12:21 pm said: Sunting Komentar
    Proyek mobil esemka dimulai thn 2007.design dari SMKN Singosari Malang tahun 2008 dan prototipe selesai 2009, trus Foday ajak kerjasama SMKN Singosari Malang (orang cina foday datang langsung ke sekolah SMK di singosari malang utk pelajari prototipenya) tahun 2010… dan beberapa bulan kemudian tiba2 foday keluarkan seri yang mirip 99% karya anak SMK.

  3. “…SementaraTeknologi pengecoran logam yang dimiliki UKM di Ceper, sudah sama dengan teknologi pengecoran logam yang digunakan untuk komponen mobil hasil rakitan produsen mapan..”

    Ini maksudnya sak mesin2 die castingnya equal sama yang di pabrik2 Toyota dkk ?
    Setau saya, untuk mesin inject casting dengan tipe High Pressure, dengan ukuran part sebesar blok mesin mobil, harganya gak boleh 10M.
    kalo modal segitu, bukan UKM lagi kan ?

    Kalo mo pakai yang sistem gravity die cast, saya sangsi tidak ada keropos di dalam part produknya

    cmiiw

    • paling tidak SMK bisa maju, ada kebanggaan sekolah di SMK tidak cuma gelut dan dpt ijazah tapi dapat ilmu dan keterampilan. Soal mobnas memang bukan wilayahnya anak SMK. SMK Bisa. Amien

  4. gak mudeng tehnis pembuatan blok mesin . . .
    yang penting ada dukungan dari pemerintah, tanpa campur tangan pemerintah sama juga omong kosong . . . .

    gak usah malu kalau memang bikinan china , paling kurang ada alih tehnologi

    keep brotherhood,

    salam,

  5. sebenarnya ada beberapa mobnas yang sudah lebih dulu ada tapi mungkin kurang ekspose … dari blog http://asianusa.blogspot.com/ saya dapat beberapa info mobil bikinan dalEm negri :
    GEA
    TAWON
    FIN KOMODO
    KANCIL dll

    coba bandingkan mobil GEA bikinan PT INKA sebuah BUMN yang sudah mapan puluhan tahun di industri Kereta Api dengan mobil ESEMKA … mutlak cakepan ESEMKA kemana-mana … tidak perlu diragukan lagi

    tapi masak insinyur2 PT INKA dengan segala sumberdaya yang dimiliki kalah sama anak2 SMK … ini INKA yang bodo apa SMK yang jenius 😕 ❓

    ::::: kenapa tidak prioritaskan motor nasional dulu dari pada mobil nasional ::::

  6. Dengan hadirnya Mobil ESEMKA menunjukkan bahwa putra-putri Indonesia mampu menghasilkan suatu produk yang berkualitas, tapi akibat kurangnya perhatian dari PEMERINTAH, banyak karya putra-putri bangsa ini tidak bisa optimal. Pemerintah lebih suka Impor dari pada mendukung pembuatan Mobil Nasional yang diprakarsai Siswa ESEMKA Solo ini. Hal ini semangkin menunjukkan ketidakberpihakan rezim saat ini pada RAKYAT KECIL.

  7. Saya bangga liat Esemka. Mereka kreator yang patut diberi apresiasi karena hasilnya walaupun tidak 100 % orisinil tapi jangan direndahkan.

  8. aku kok jadi kurang yakin dengan mobil esemka … sudah digembar-gemborkan..eee kok kenyataanya seperti ini kalo benar mesin impor dari cina

Monggo Tinggalkan Komen Sini Gan, Isian Kolom 3 Pake http://www.... Bila Susah Kosongin