Diskusi RWD dan FWD Mana Plaing Nyuss? | Bonsaibiker

Diskusi RWD dan FWD Mana Plaing Nyuss?

8266_2959302077414_366805902_n

8266_2959302077414_366805902_n

Skedar cari masukan gan tentang FWD- RWD-AWD. Setidaknya kita bisa diskusi tentang ini lalu memutuskan membeli mobil yang mana sesuai selera dari sisi penggerak bannya.Pertama sapa tahu ada yang lupa singkatan dari  WD-WD ini, monggo kita ulas dulu sedikit:

Rwd merupakan singkatan dari Rear wheel drive, perangkat ini merupakan suatu sistem dimana tenaga mobil keluar melalui ban belakang atau letak gardan berada pada ban belakang mobil. Sistem ini populer atau banyak diadopsi pada mobil-mobil keluaran sekitar tahun 70-85an seperti sedan Toyota Trueno GT-S AE-86 yang populer saat diajak bermain film Initial D. Tetapi dewasa ini ada juga mobil-mobil yang memakai sistem Rwd pada mobil-mobil MPV(Multi Purpose Vehicle) , SUV(Sport Utility Vehicle) dan sedikit sedan(Biasanya sedan sport). Kelebihan sistem ini adalah pada saat anda melewati jalan menanjak,licin, dan biasa digunakan oleh para pembalap untuk melakukan slalom. Kekurangannya yaitu banyak tenaga yang terbuang karena jauhnya jarak dari mesin ke roda belakang dan terlalu memakan tempat untuk menaruh gardan.

Fwd merupakan singkatan dari Front Wheel Drive. Sistem ini membuat mobil mengeluarkan tenaganya pada ban depan mobil. Sistem ini populer dari tahun 1990-sekarang. Banyak mobil-mobil yang memakai perangkat ini terutama pada mobil-mobil city car, hatchback, sedan, dan sedikit SUV. Mobil-mobil yang menggunakan perangkat ini seperti: Karimun, yaris, jazz, swift, Vios, City, dan CR-V. Kelebihan dari perangkat ini adalah tidak memakan banyak tempat, tidak banyak tenaga yang terbuang, untuk kaum muda sistem seperti ini membuat mobil mudah untuk di ajak burn out. Kekurangandari sistem ini kurangnya tenaga pada saat tanjakan dan jalan licin dan juga mudah slip, sistem ini lebih cepat rusak di banding sistem Rwd.

4wd adalah singkatan dari Four Wheel Drive. Perangkat ini membuat semua ban pada mobil mengeluarkan tenaga, walaupun ada beberapa merk mobil menetapkan pembagian antara ban depan dan belakang seperti (60%belakang-40%depan). Beberapa produsen mobil biasanya memberikan teknologi tambahan yaitu memungkinkan pengemudi dapat mengatur bagian ban yang mana yang mengeluarkan tenaga, seperti yang diaplikasikan pada Mitsubishi Strada. Perangkat ini membuat mobil anda menjadi semakin stabil dan kencang namun kelemahan dari perangkat ini yaitu konsumsi BBMnya yang lumayan besar. Biasanya peranti ini diaplikasikan pada kendaraan off-road atau SUV.

Awd adalah singkatan dari All Wheel Drive. Perangkat ini hampir sama dengan 4wd hanya saja perbedaannya yaitu kalau 4wd dapat di atur bagian ban mana saja yang ingin mengeluarkan tenaga tetapi kalau Awd tidak dapat di atur alias permanent. Biasanya yang memakai peranti ini yaitu sedan-sedan sport, gunanya yaitu agar mobil mendapat traksi yang sangat optimal, menambah top speed, dan tidak akan ada gejala under steer atau over steer seperti Rwd dan Fwd. Tetapi peranti ini memiliki kekurangan yaitu besarnya konsumsi BBM yang harus digunakan.

Seperti ulasan di atas bahwa tahun 60-70an semua mobil rwd, kemudian tahun 80 an sampai tahun 2000, mobil didominasi fwd, lalu belakangan rwd muncul kembali terutama di mobil2 sport setelah adanya sistem elektronik yang bisa mengurangi karakteristik handling yang buruk pada rwd. Adanya traction control dan stability control bisa mengurangi keburukan rwd. Sementara fwd pada mobil sport yang bertenaga besar cenderung kehilangan traksi roda depan karena akselerasi besar menyebabkan beban berpindah ke belakang. Fwd pada mobil sport juga sebabkan gejala understeer. Setelah ditemukan traction control, mobil sport mengadopsi kembali rwd dan kemudian awd.

Nah misalkan kita ambil contoh mobil sekarang, sebut saja mislanya ertiga?? Tidak ada justifikasinya ertiga harus kembali ke jaman kuda gigit besi menggunakan rwd.

Untuk mobil penumpang(bukan sport) kelebihan menggunakan fwd:

  • Berat total kendaraan lebih ringan karena gak ada as kopel dan gardan sehingga jelas fc lebih efisien.
  • Tidak ada beban berat untuk memutar as dan gardan menyebabkan kerja mesin lebih ringan dan fc tambah efisien.
  • Ruang kabin yang lebih lega dan flat.
  • Karena akselerasi ertiga tidak seperti mobil sport, traksi lebih baik karena roda penggerak berada persis dibawah beban mesin.
  • Kecenderungan bergerak lurus kedepan pada saat roda penggerak kehilangan traksi, krn roda penggerak berada dibawah berat mesin.
  • Tenaga yg disalurkan ke roda penggerak lebih banyak karena tidak ada yang hilang di as dan gardan. Otomatis tarikan lebih ringan, tanjakan lebih kuat.

Kekurangan fwd:

  • Kenderung kehilangan traksi (slip) saat berakselerasi tinggi. (masalah buat mobil sport. Buat ertiga? No problem. Ertiga bukan mobil sport yg akselerasinya bisa sebabkan slip.
  • Ruang mesin menjadi penuh dan rumit. Space buat sistem suspensi menjadi kecil sehingga design suspensi lebih sulit. Kaki2 biasanya lifecyclenya lebih singkat. Lebih sering ganti dah tu ball joint.
  • Distribusi beban pada kondisi normal tidak merata dimana beban mesin dan transmisi terpusat didepan. Untuk mobil sport distribusi beban yang merata lebih baik dalam hal handling. Berhubung ertiga bukan mobil bertenaga besar untuk di sirkuit. Distribusi beban gak jadi issue.

Mitos fwd gak kuat nanjak? Saya belum menemukan sumber referensinya gan. Yang jelas, narik ataupun dorong sama saja karena beban yang ditarik/didorong sama, sementara gaya dorong ataupun gaya tarik yang diperlukan dihasilkan dari horse power yang sama pula. Jika agan memerlukan mobil sport, jangan ambil macam ertiga yg fwd gan. Cari yang awd dijamin cocok untuk menghandle tenaga besar. Tapi kalo agan cari mobil penumpang ringan, ertiga aja gan…. Karena udah fwd.

Haayo bagaimana menurut sampean?

 

Sumber

Kaskus

http://willycar.wordpress.com/2008/01/31/rwdfwd4wd-dan-awd/

Advertisements
%d bloggers like this: