Motorcycle News: Aksi Super Dramatik Valentino Rossi Di Qatar Bisa Jadi Mimpi Buruk Yang menghancurkan Harkat dan martabat Ducati | Bonsaibiker

Motorcycle News: Aksi Super Dramatik Valentino Rossi Di Qatar Bisa Jadi Mimpi Buruk Yang menghancurkan Harkat dan martabat Ducati

Demikian Motorcycle news menggambarkan bahwa ketika Rossi berada di Ducati dia sedang mengalami mimpi buruk yang amat berkepanjangan. Ditambah lagi sedikit bumbbu penyedap dari James Bons biar sedikit nendang hahahaha. Ya, setidaknya monggo lihat pemula paragraf dari MNC berikut;

rossi-j

rossi-j

Valentino Rossi’s Ducati nightmare seemed like a distant memory in Qatar last night after the Italian made a dream return to Yamaha by finishing second after a terrific late tussle with rookie Marc Marquez. An early mistake and failure to quickly navigate a way by German Stefan Bradl in the opening exchanges of the 22-lap race seemed to have crushed the nine-times world champion’s hopes of a top three finish on his YZR-M1 return.

But reminiscent of some of his famous fightbacks in the past, Rossi clawed back a deficit of close to four seconds on Cal Crutchlow to haul himself back into the podium fight that also involved Marquez and struggling Spaniard Dani Pedrosa. The 34-year-old took second from Marquez on lap 20 and then brilliantly fended off a relentless attack from the reigning Moto2 world champion to help Yamaha to a 1-2 for the first time since the Estoril round in Portugal at the end of 2010.

Ya, si MNC begitu mengapresiasi drama yang dipersembahkan Rossi yang selama ini terpuruk bersama Ducati. Banyak yang bilang bahwa Rossi telah habis, Rossi tak sehebat Stoner dalam hal menaklukkan Ducat, Rossi terlalu ngoyo, maksain dan sekian banyak tudingan miring seputar dirinya ketika di Ducati Setidaknya berikut ini petikan statmen bagaiman terpuruknya Rossi:

A jubilant Rossi, who only managed three podiums in 35 races at Ducati, said: “After the last race of 2012 my first target was to try arrive in the podium in Qatar in my come back with Yamaha so I am so happy for this.

Bayangkan saja 35 race di Ducati tanpa sekalipun juara dan hanya naik podium 3 kali gan apa nggak mumet buat orang sekaliber Rossi. So kalau dulu Rossi mengalami mimpi buruk, justru sekarang Ducati yang mengalami mimpi buruk yang sangat mungkin akan menjatuhkan harkat dan martabat Ducati. Karena sekarang Rossi hanya butuh waktu beberapa menit untuk belajar lagi menyalip meski awalnya gagal, tapi akhirnya menemukan kembali irama penetrasinya dalam menekan pembalap lain sehingga ia mampu menyalip sekian banyak pembalap dan menjadi juara dua.

Advertisements
%d bloggers like this: