Mobil Murah bakal Dijual 95 jeti, Konsumsi BBM Minimal Harus 20 KPL, wew Motor Boros Bertumbangan! Gonjang-ganjing! | Bonsaibiker

Mobil Murah bakal Dijual 95 jeti, Konsumsi BBM Minimal Harus 20 KPL, wew Motor Boros Bertumbangan! Gonjang-ganjing!

Menarik inf yang berkembang saat ini bahwa mobil murah aka LCGC kabarnya bakal dijual 95 juta, dan konsumsi bbm bakal minimal 20 kpl. Ya, 95 jutanya sih masih mahal gan, kirain bisa tembus 65-70 jetian, namun konsumsi bbm 20 KPL itu lho yang bikin kegi. Artinya konsumsi segitu mirip mirip dengan konsumsi Ninja 250, CBR 250, Inzuma 250, ya masih iritan motor-motor seperempat liter sih tapi kan mendekati. Kalau benar nih, motor boros bakal bertumbangan, alias harga secondnya bakal jeblog. Ya mesti gak langsung otomatis jeblog, wong motor ini ada segmennya tersendiri, tapi setidaknya memberi efek yang cukup significant.

daihatsu Ayla

daihatsu Ayla

Ya bayangkan seliter bbm, apalagi untuk motor macem Ninja 250 harus pertamax, bisa nempuh 25-30 kpl hanya bawa 1-2 orang, lalu bawa lcgc 1 liter 20 kpl bisa bawa 4-5 orang gak kehujanan lagi, wew pasti ini bisa menggoyahkan pendirian untuk tetap menjadi biker meski sudah dikatakan cinta. ya lain tentunya klau orang kaya dah punya mobil lalu beli Ninja! Ratjoen ini gan! Sisi positifnya, hahahah!

Sisi negatifnya coba simak yang ini nih dari Kompas!

Dalam bocoran draf Permenperin yang diterima KompasOtomotif, hari ini (3/7/2013) harga maksimal LCGC ditetapkan Rp 95 juta off the road. Artinya, belum termasuk pajak daerah, Bea Balik Nama (BBN) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Harga acuan ini juga masih diperbolehkan naik sampai 15 persen jika terjadi perubahan pada kondisi ekonomi di Indonesia. Lonjakkan inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), kurs nilai tukar Rupiah (Bank Indonesia) atau harga bahan baku boleh jadi alasan. Tapi, harus mendapatkan lampu hijau dari lembaga survei independen Surveyor.

Pemicu lain, jika pabrikan menambah teknologi transmisi otomatis, kelengkapan keselamatan seperti anti-brakelock system (ABS) dan electronic brake-force distribution (EBD).

Namun, pemerintah menegaskan tetap membatasi kenaikan tidak lebih dari 15 persen dari Rp 95 juta. Perubahan harga juga baru bisa dilakukan setahun setelah merek resmi mendapatkan insentif pemerintah.

Ya 95 jeti of the road, hahah on the roadnya tetp aja sama ama xenia-spin r3, bah, bukan mobil murah namanaya, apalagi tambah fitur abs, atau kantog sampah, eh kantong udara ding, dlll tetep aja mahal. Nah pertanyaan paling mendasar, apakah mutu LCGC ini lebih baik dari Xenia-Avanza dan kawan-kaean? kalau gak ya ngapain digembar-gemborin mobil murah, wong nyatanya mahal!

Advertisements
%d bloggers like this: