Mandeknya Penjualan CBR 250 Karena Kurangnya Stok, Ruwetnya Administrasi, Atau Kurangny Peminat? | Bonsaibiker

Mandeknya Penjualan CBR 250 Karena Kurangnya Stok, Ruwetnya Administrasi, Atau Kurangny Peminat?

Mencermati penjualan CBR 250 belakangnay ini nampaknya sedikit menarik, bahwa ternyata motor sport gacoan honda ini penjualannya bisa dikatakan tersendat bahkan beberapa periode dikatakan mandek. Contoh saja di bulan Juni hingga Juli tidak nampak terdistribusi 1 pun, sebelum itu terakhir distribusi yakni bulan Mei 2013 yang kalau tidak salahΒ  terjual 98 Unit. Sementara di September lalu Honda hanya mendistribusikan 1 unit CBR250R saja ke Indonesia, dan pada Agustus 0, ngutip data AISI dari detik oto.

CBR 250 r

CBR 250 r

Kenapa? Ya banyak hal yang simpang siur menjadi jawabannya, ada kabar, kurang stok, ruwetnya administrasi, dan ada pula yang berpendapat motor ini kurang diminati.

Menurut Marketing Regional Head PT Astra International Tbk-HSO Semarang (AI-HSO Semarang), Sukamto Margono, Motor sport memiliki penggemarnya sendiri. Kalau dibilang, berapa pun harganya, motor sport tetap akan dibeli. Yang menjadi masalah bukannya tidak laku, tetapi justru karena kurangnya stok. Hal itu lah yang membuat penjualan varian motor sport premium Honda seperti CBR250R di wilayah Jawa Tengah (Karesidenan Semarang, Pati, Solo, Pekalongan), menjadi mandek.

Pada kesempatan lain, Margono mengatakan bahwa tersendatnya adalah karena faktor ruwetnya administrasi, tepatnya ada perubahan kode-kode yang menuntut waktu lebih lama yang bila dipaksa diselesaikan dalam waktu cepat,Β  nanti bermasalah dengan pembuatan surat-surat karena ada beberapa daerah yang agak ribet bila kode berbeda dengan yang lama.

Sementara di lapangan banyak para peminang sport 250 cc ini lebih sreg pilih yang 2 silinder yakni yang Nija 250 meski kini harganya selangit hehehehe. Bijimana menurut agan sekalian?

%d bloggers like this: